• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Jumat, 12 Desember 2025
  • Login
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

BBM Satu Harga, Harapan Baru Tukang Ojek dan Sopir di Ujung Raja Ampat

by REDAKSI
31 Oktober 2025
in Berita Utama
0
BBM Satu Harga, Harapan Baru Tukang Ojek dan Sopir di Ujung Raja Ampat

Sopir Angkutan Penumpang Yesaya ketika mengisi BBM di SPBU.(Fauzia/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

Ardi : Kalau begini (ada SPBU), Hidup Jadi Ringan. Tidak Pusing Lagi Cari Bensin

Di antara birunya laut dan hijaunya hutan Raja Ampat, sebuah SPBU kecil berdiri tegak di Saonek yang berarti. Di tempat inilah harapan sederhana tumbuh dari tukang ojek yang kini tak lagi takut kehabisan bensin, hingga sopir kampung yang tak perlu menempuh puluhan kilometer hanya untuk mengisi bahan bakar.

Berita Terkait

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

12 Desember 2025
44
Papua Barat Daya Didorong Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim, Pemerintah Ajak Kolaborasi Lintas Sektor

Papua Barat Daya Didorong Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim, Pemerintah Ajak Kolaborasi Lintas Sektor

10 Desember 2025
79
Gandeng Astha Medica Clinic, Aston Sorong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis 100 Lansia

Gandeng Astha Medica Clinic, Aston Sorong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis 100 Lansia

9 Desember 2025
7

Oleh Norma Fauzia Muhammad

ADVERTISEMENT

DI TEPI jalan Napirboy, Kelurahan Saonek, Raja Ampat, suara deru mesin ojek terdengar bersahutan. Di antara mereka, seorang tukang ojek Ardi yang saban hari mengantar penumpang dan tamu dari homestay tampak lega usai mengisi bensin di SPBU Kompak BBM Satu Harga. Senyum lebar mengembang di wajahnya.

“Kalau di sini (SPBU) kita puas, kita tidak rugi. Kalau beli eceran, Rp20.000 cuma setengah botol air mineral, tidak sampai satu liter. Kalau di sini, pas satu liter. Kita bisa isi full tangki,” ujarnya, sembari menepuk motornya penuh rasa syukur.

Tukang Ojek, Ardi. (Fauzia/Radar Sorong)

Bagi Ardi yang tinggal di Waisai Kota, kehadiran SPBU ini lebih dari tempat mengisi bahan bakar. Dirinya menyebutnya sebagai “penolong” para pencari nafkah di jalanan.

“Saya ada tamu, disuruh jemput di homestay. Kalau kehabisan bensin, tinggal singgah di sini. Dulu, kalau tidak ada SPBU, motor bisa mati di jalan,” katanya sambil tertawa kecil mengingat masa-masa sulit.

Di pagi hari itu, Ardi kembali menyalakan motornya, bersiap mengantar penumpang ke dermaga. Tangki penuh, semangatnya pun ikut terisi.

“Kalau begini (ada SPBU), hidup jadi ringan. Tidak pusing lagi cari bensin,” katanya sebelum meninggalkan SPBU dengan pesan sederhana tentang arti besar kehadiran energi di pelosok negeri.

Sopir Angkutan Penumpang, Yesaya Marino.(Fauzia/Radar Sorong

Tak jauh dari situ, salah satu sopir angkutan penumpang asal Saporkren, Yesaya Marino merasakan hal yang sama. Ia membawa warga dari kampung ke Waisai atau Warsambin.

Menurutnya, Dulu perjalanan terasa berat bukan karena jauhnya jarak, tapi karena sulitnya mendapatkan BBM dengan harga wajar.

“Sebelumnya kami beli di masyarakat, pakai jerigen. Harganya Rp15.000 sampai Rp20.000 per liter. Sekarang Rp10.000 saja, sama kayak di kota. Itu sangat membantu,” ujar Yesaya dengan mata berbinar. Yesaya berharap kehadiran SPBU seperti ini tak berhenti di Saonek saja.

“Kalau bisa tambah lagi. Biar masyarakat tidak setengah mati cari minyak,” katanya.

SPBU Kompak BBM Satu Harga Napirboy yang dikelola PT Lima Putra YEF berdiri sejak 2021. Berjarak sekitar 7,4 kilometer dari Pelabuhan Waisai Raja Ampat, stasiun ini melayani warga di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Supervisor SPBU Kompak BBM Satu Harga Napirboy, Ardiansyah.(Fauzia/Radar Sorong)

Supervisor SPBU Kompak BBM Satu Harga Napirboy, Ardiansyah, mengatakan antusiasme warga sangat tinggi.“Mereka senang, karena tidak perlu jauh-jauh ke kota,” katanya.

Dikatakan bahwa Dalam sehari, SPBU ini menyalurkan hingga 1.000 liter Pertalite, sementara Bio Solar hanya untuk kendaraan berbarcode, seperti truk pengangkut logistik.

“Kami buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai 8 malam, melayani BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar,” katanya.

Tantangan utama, katanya, adalah kondisi wilayah yang belum seramai kota. Namun, semangat untuk melayani tetap menyala.

Sales Branch Manager Papua Barat I PT Patra Niaga, Irsan Firdaus Gasani, ketika menunjukkan alat pengukur kualitas BBM.(Fauzia/Radar Sorong)

Sales Branch Manager Papua Barat I PT Patra Niaga, Irsan Firdaus Gasani, menjelaskan bahwa SPBU seperti ini merupakan bagian dari program BBM Satu Harga yang ditugaskan oleh pemerintah.

“Setiap tahun selalu ada penambahan titik baru. Di Raja Ampat sendiri kini ada 3 SPBU dan 1 SPBU Nelayan. Dengan BBM Satu Harga, masyarakat kini lebih mudah dan terjangkau mengakses energi,” katanya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Patra Niaga, Ispiani Abbas, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi di wilayah timur Indonesia.

“Kami memastikan ketersediaan BBM secara berkelanjutan hingga ke daerah 3T. Meski medan sulit, cuaca ekstrem, dan biaya logistik tinggi, kami tetap berkomitmen menjalankan penugasan ini demi pemerataan energi di seluruh pelosok negeri,” ujarnya.

Ispiani mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku pun menerapkan strategi rantai suplai multimoda yaitu darat, laut, hingga udara untuk menjangkau wilayah paling terpencil. Dari kapal tanker, kapal kecil antar-pulau, hingga mobil tangki, semua bergerak memastikan warga tak lagi kesulitan bahan bakar.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu saat ditemui, Selasa (28/10/2025) di Ruang Kerjanya Lantai 2 Kantor Gubernur Papua Barat Daya.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Pertamina atas realisasi program strategis nasional, khususnya pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di wilayahnya.

Gubernur menjelaskan bahwa secara spesifik menyoroti dampak positif program ini bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat, yang dikenal sebagai salah satu daerah yang memilki ribuan pulau Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Pertama itu puji Tuhan ya, untuk program-program strategis nasional seperti Pembangunan SPBU BBM Satu Harga. Saya sebagai Gubernur Papua Barat Daya atas nama masyarakat yang menikmati fasilitas yang disediakan oleh pihak Pertamina. Saya apresiasi, rasa hormat, dan sekaligus terima kasih kepada PT Pertamina,” kata Gubernur kepada Radar Sorong, Selasa (28/10/2025) di Ruang Kerjanya Lantai 2 Kantor Gubernur Papua Barat Daya.

Gubernur Elisa juga mengatakan bahwa kehadiran SPBU BBM Satu Harga sangat vital mengingat karakteristik geografis Raja Ampat yang didominasi perairan.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa memang di Raja Ampat itu semua transportasi menggunakan transportasi sungai. Dan itu membutuhkan bahan bakar yang cukup tinggi kebutuhannya, dan harga yang terjangkau. Maka, kehadiran pangkalan atau ya SPBU BBM Satu Harga itu sangat membantu,” jelasnya.

Menurut Gubernur bahwa Raja Ampat, dengan ribuan pulau, termasuk dalam kategori daerah 3T. Kehadiran negara dalam pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk energi, adalah sebuah kewajiban.

“Raja Ampat ini termasuk salah satu daerah 3T. Karena memang kita punya pulau ribuan. Dan untuk menjangkau, walaupun penduduknya hanya sedikit, tapi ya kewajiban negara harus hadir di sana. Nah, itu sebabnya kalau dengan ketersediaan BBM Satu Harga itu juga akan membantu masyarakat di sana,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur Elisa Kambu menyatakan bahwa dampak terbesar program ini adalah pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. “Kehadiran BBM Satu Harga secara langsung menunjang transportasi laut yang merupakan urat nadi kehidupan di Raja Ampat,” katanya.

Gubernur menjelaskan bahwa Dengan harga BBM yang terjangkau dan ketersediaan yang terjamin, kata Gubernur bahwa upaya masyarakat untuk meningkatkan pendapatan menjadi lebih mudah. Para nelayan, misalnya, dapat membawa dan menjual hasil tangkapan mereka ke pasar yang lebih luas. Hal yang sama berlaku bagi para sopir angkutan umum dan tukang ojek yang bergantung pada harga bahan bakar yang stabil.

“Ini yang penting. Dengan hadirnya SPBU BBM Satu Harga bagaimana upaya masyarakat untuk peningkatan pendapatan ekonomi mereka menjadi mudah. Seperti nelayan, semua hasil usaha tangkapan mereka bisa dibawa dan di jual ke masyarakat yang lain. Begitu juga dengan para sopir angkutan umum dan tukang ojek,” tegasnya.

Meskipun mengapresiasi harga yang seragam, Gubernur menitipkan harapan agar Pertamina dapat memastikan kelancaran distribusi BBM.

ADVERTISEMENT

“Kalau sudah ada SPBU BBM Satu Harga, yang kita harapkan distribusi lancar. BBM yang tepat waktu. Kita tidak ingin kalau terjadi kelangkaan di sana, walaupun BBM Satu Harga, tapi kalau kelangkaan pasti membuat orang akan mencari BBM susah dan akan harga tinggi,” katanya.

“Tapi kalau ketersediaan BBM-nya cukup, tepat waktu, jadwal yang pengisiannya tepat waktu, harga bisa dikendalikan. Nah, itu kita harapkan seperti itu,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo usai di wawancara.(Fauzia/Radar Sorong)

Kemudian, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo mengatakan bahwa program BBM Satu Harga atau SPBU Satu Harga yang dijalankan Pertamina juga memiliki peran besar dalam mendukung pariwisata di daerah kepulauan seperti Raja Ampat.

“Isu harga BBM sangat penting karena berpengaruh pada biaya transportasi dan operasional usaha wisata. Dengan adanya SPBU satu harga, masyarakat dan wisatawan tidak dirugikan oleh permainan harga,” jelasnya, Rabu (29/10).

Sekarang, di balik suara deru mesin dan senyum warga yang kembali lepas, SPBU Kompak BBM Satu Harga di Saonek bukan hanya bangunan dengan pompa bahan bakar. SPBU menjadi simbol kehadiran negara di tanah ujung timur menyalakan harapan di setiap liter bensin yang menggerakkan roda kehidupan masyarakat Raja Ampat.(*)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kehadiran Pertamina, Tidak Hanya Membangun Fisik Tapi Kemandirian dan Semangat Masyarakat di Saupon Adventure Village

Next Post

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Distribusi BBM Satu Harga di Desa Pasipalele

Related Posts

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya
Berita Utama

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

12 Desember 2025
44
Papua Barat Daya Didorong Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim, Pemerintah Ajak Kolaborasi Lintas Sektor
Berita Utama

Papua Barat Daya Didorong Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim, Pemerintah Ajak Kolaborasi Lintas Sektor

10 Desember 2025
79
Gandeng Astha Medica Clinic, Aston Sorong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis 100 Lansia
Berita Utama

Gandeng Astha Medica Clinic, Aston Sorong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis 100 Lansia

9 Desember 2025
7
Jawara Sorong Berbagi Sedekah Membawa Berkah
Berita Utama

Jawara Sorong Berbagi Sedekah Membawa Berkah

9 Desember 2025
34
Kolaborasi Pemerintah dan LMA IMEKKO Mantapkan Stabilitas Sosial di Sorong
Berita Utama

Kolaborasi Pemerintah dan LMA IMEKKO Mantapkan Stabilitas Sosial di Sorong

9 Desember 2025
30
Pohon Sukun 12 Meter: Tugu Terima Kasih 2025, Mercusuar Harapan 2026
Berita Utama

Pohon Sukun 12 Meter: Tugu Terima Kasih 2025, Mercusuar Harapan 2026

9 Desember 2025
52
Next Post

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Distribusi BBM Satu Harga di Desa Pasipalele

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

12 Desember 2025
Tabur Bunga di TMP Tri Jaya Sakti, KKSS Kota Sorong Peringati Hari Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan

Tabur Bunga di TMP Tri Jaya Sakti, KKSS Kota Sorong Peringati Hari Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan

11 Desember 2025
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!