• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Sabtu, 3 Oktober 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Runa Maidepa Ahli Operasi LNG Asal Papua di Trinidad dan Tobago

by admin
16 Mei 2023
in Nusantara
0
Runa Maidepa Ahli Operasi LNG Asal Papua di Trinidad dan Tobago

Runa Maidepa

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

JAKARTA – Tampaknya jalan hidup Runa Maidepa – kependekan dari Reformator Usom Nathaniel Anthonius Maidepa – sudah jelas. Setelah kerja praktik selama tiga bulan di PT. Freeport Indonesia untuk skripsinya dalam bidang geologi, wajar bila ia berpikir bahwa setelah lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta pada tahun 2001, ia akan berkarir di perusahaan pertambangan tersebut.

“Superintendent di sana benar-benar ingin saya bergabung dengan mereka, karena saat itu tidak ada ahli geologi Papua (di Freeport),” kata pria berusia 50 tahun itu dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Berita Terkait

SPPG 3T Diresmikan, Makanan Bergizi Hadir hingga Pelosok Papua Barat Daya

SPPG 3T Diresmikan, Makanan Bergizi Hadir hingga Pelosok Papua Barat Daya

2 Oktober 2026
12
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
72
Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik

Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik

20 Juli 2026
21

Namun itu semua berubah setelah seorang adik kelas di universitas, yang juga karyawan bp, meneleponnya dan menceritakan tentang adanya kesempatan di sebuah perusahaan minyak dan gas yang akan mendirikan kegiatan operasi di kampung halaman ayahnya – Teluk Bintuni.
Keputusan yang diambil Runa dari sebuah panggilan telepon tersebutlah yang kemudian juga akan membawanya bekerja di Trinidad dan Tobago, sebuah negara kepulauan kecil di laut Karibia.

“Ayah saya berasal dari Distrik Idoor di Teluk Bintuni, dan banyak paman dan sepupu saya yang masih tinggal di Babo. Jadi saya merasa mereka pasti akan bangga jika saya bekerja di Teluk Bintuni,” katanya selain juga menambahkan bahwa ia merasa bertanggung jawab untuk membantu daerahnya berkembang.

Pada awal tahun 2000, bp secara aktif merekrut penduduk asli Papua untuk dilatih sebagai operator bagi kilang Tangguh LNG yang sedang dikembangkan saat itu. Pada tahun 2002 Runa adalah satu dari delapan orang Papua di Batch 3 yang dilatih secara intensif sebagai operator trainee dalam Papuan Development Trainee Programme.

Dalam pelatihan selama dua setengah tahun tersebut Runa dan rekan-rekannya digembleng bekerja untuk kegiatan operasional di fasilitas bp di Laut Jawa, dimana ia bekerja di Bravo Central Station (BCS).

“Setelah itu saya ditawari posisi sebagai ahli geologi di tim Eksplorasi – saya hanya bertahan kurang dari dua bulan sebelum saya meminta untuk kembali ke operations,” kata Runa seraya tertawa. Rupanya setelah bekerja di BCS, ia merasa pekerjaan di operations jauh lebih menarik.

Segera setelah Tangguh LNG mendapatkan keputusan investasi akhir pada tahun 2004, Runa dan para trainee lainnya dikirim untuk belajar menjadi operator kilang LNG di PT. Badak NGL yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur, dimana mereka tinggal selama dua setengah tahun.
Pada tahun 2006 saat konstruksi Tangguh sudah jauh lebih maju Runa, sebagai bagian dari tim Gas Production Facility (GPF), dikirim ke Tangguh untuk membantu mempersiapkan kedatangan anjungan VRB yang baru dibangun dari Cilegon di Jawa Barat.

“Pengalaman saya yang paling berkesan adalah saat pertama kalinya saya mengalirkan gas dari sumur VRB-01. Sejak saya bekerja di Offshore North West Java saya mengimpikan saat ketika Tangguh memiliki fasilitas lepas pantai dan saya menjadi orang pertama yang mengoperasikan sumurnya, “kata Runa.

Tangguh mulai beroperasi pada tahun 2009, dan sejak saat itu, Runa berperan dari seorang teknisi lapangan, operator ruang kontrol, pengawas sumur, hingga berperan ganda sebagai manajer instalasi lepas pantai dan pemimpin tim pasokan gas yang bertanggung jawab atas anjungan dan fasilitas penerima di darat.

Runa menjadi tertarik dengan posisi di bp Trinidad dan Tobago (BPTT) saat Tangguh area operations manager saat itu, yang juga mentor Runa, menyebutkan kemungkinan adanya kesempatan tersebut kepadanya. Sebelumnya Runa memang telah mencantumkan minatnya akan penugasan internasional di dalam rencana pengembangan diri.
Dengan adanya proyek pengembangan Tangguh, maka ini dirasa saat yang tepat untuk mengambil kesempatan tersebut.

Runa memulai tugasnya di BPTT pada bulan Juli 2016 sebagai operations team leader yang memimpin tim di berbagai anjungan, dengan anggota multinasional yang berjumlah mulai dari delapan hingga 10 orang, tidak termasuk kontraktor. Sebagian waktunya juga dihabiskan bekerja di kantor BPTT di Queen’s Park, Port of Spain.

“Hal yang paling sulit adalah bahasa. Orang di sana berbahasa Inggris, tapi dengan aksen yang sangat kental yang biasa disebut ‘Trini-English’. Mereka juga sering memperpendek kata, sama seperti yang dilakukan orang Papua, sehingga membuat orang luar lebih sulit untuk mengerti,” katanya.
“Saya sering bercanda, mengatakan kepada mereka ‘you’re not using the proper English man’”. Dia tidak merasakan kesulitan lain karena orang Trinidad dan Tobago juga makan nasi.

Tugas Runa di BPTT berlangsung hingga tahun 2018, dengan rotasi kerja setiap empat minggu. “Saya suka bila ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, waktu sepertinya terbang dan tiba-tiba sudah waktunya pulang. Jika banyak waktu luang, saya merasa berat karena waktu akan terasa lambat,” katanya.

Runa kini telah kembali bekerja di Tangguh LNG menjabat sebagai project operations site manager. “Hidup saya penuh berkah, saya diberkati dengan keluarga saya, dan diberkati untuk bertemu dengan orang-orang yang semuanya berperan dalam hidup saya, dari sejak saya muda hingga sekarang. Anda selalu bisa belajar dari orang yang Anda temui,” kata Runa.

Bagi generasi muda Papua, ia mengatakan bahwa tidak ada cara lain untuk maju dalam hidup selain dengan belajar dan belajar.

“Tidak ada jalan lain. Bahkan sekarang, dalam pekerjaan, kita masih ada pelatihan, selalu ada sesuatu yang baru untuk dipelajari,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dan terutama bagi mereka yang ingin bergabung dengan industri minyak dan gas, Runa berpesan, “Ini adalah industri berisiko tinggi, membutuhkan orang-orang yang berkomitmen dan memiliki keterampilan tinggi. bp memiliki standar yang tinggi dan bagaimana cara memenuhi standar itu adalah untuk memulainya dengan belajar secara tekun.”

“Jika Anda mendapat kesempatan, jangan disia-siakan – karena itu adalah kesempatan emas, tidak akan datang dua kali. Jadi jika sejak awal Anda tidak yakin, lebih baik tidak mengambilnya dan beri kesempatan kepada orang lain. Industri ini membutuhkan orang yang mau bekerja keras dan profesional,” pungkasnya.(***/akh)

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sinkronisasi Usulan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, Dinas LHKP PBD Gelar Rakor

Next Post

Yoga Bacaleg Termuda Demokrat

Related Posts

SPPG 3T Diresmikan, Makanan Bergizi Hadir hingga Pelosok Papua Barat Daya
Nusantara

SPPG 3T Diresmikan, Makanan Bergizi Hadir hingga Pelosok Papua Barat Daya

2 Oktober 2026
12
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara
Berita Utama

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
72
Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik
Berita Utama

Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik

20 Juli 2026
21
Wakapolda Papua Barat Daya Hadiri Pembukaan Temu Raya V PAM GKI se-Tanah Papua di Kabupaten Sorong
Berita Utama

Wakapolda Papua Barat Daya Hadiri Pembukaan Temu Raya V PAM GKI se-Tanah Papua di Kabupaten Sorong

12 Juli 2026
23
Komandan Kodaeral XIV Sorong Resmikan Penggunaan Flat Bintara/Tamtama Wiratno
Berita Utama

Komandan Kodaeral XIV Sorong Resmikan Penggunaan Flat Bintara/Tamtama Wiratno

25 Juni 2026
21
Wakapolda Papua Barat Daya Hadiri Rapat Paripurna Penyerahan LHP LKPD Provinsi Papua Barat Daya
Berita Utama

Wakapolda Papua Barat Daya Hadiri Rapat Paripurna Penyerahan LHP LKPD Provinsi Papua Barat Daya

23 Juni 2026
18
Next Post
Yoga Bacaleg Termuda Demokrat

Yoga Bacaleg Termuda Demokrat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

11 Marga di Salawati Tuntut Ganti Rugi Lahan Adat yang Digunakan PT Petrogas

11 Marga di Salawati Tuntut Ganti Rugi Lahan Adat yang Digunakan PT Petrogas

2 Oktober 2026
Pemberitaan Tak Dikonfirmasi, Kasatpol PP Raja Ampat Akui Sempat Hubungi Wartawan dengan Nada Keras

Pemberitaan Tak Dikonfirmasi, Kasatpol PP Raja Ampat Akui Sempat Hubungi Wartawan dengan Nada Keras

2 Oktober 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!