AFF ‘Diserbu’ Pengunjung

SORONG – Al Akbar Food Festival (AFF) di Jl. A. Yani depan Masjid Raya ‘diserbu’ pengunjung. Para pengunjung menikmati berbagai kuliner nusantara yang dijual di stand-stand AFF. Hasil dari penjualan di stand-stand AFF ini 2,5% nya diserahkan untuk membantu pembangunan Masjid Agung Al Akbar.

  Manager Operasional AFF, Toto Budiman menjelaskan bahwa, keberadaan AFF yang dibuka (soft opening) sejak tanggal 26 Desember 2022 itu tidak terlepas dari kebutuhan penggalangan dana pembangunan Masjid Agung Al Akbar yang membutuhkan dana sekitar Rp 220 Miliar, dimana saat ini baru berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 50 Miliar.”Kalau hanya mengandalkan filantropi donasi saja kita agak sulit untuk mengejar angka itu (Rp 220 Miliar), sehingga kemudian kita buat konsep social entrepreneur di sini dengan berbasis komunitas-komunitas, karena di Sorong kami analisa cukup banyak ikatan-ikatan kerukunan-kerukunan atau komunitas-komunitas, jadi ini prioritasnya komunitas atau kerukunan tapi tidak tertutup kemungkinan kalau ada personal yang sesuai dengan konsep kami bisa masuk juga ke sini dengan menyisihkan 2,5% nanti dari omset mereka,” terangnya.

  Dijelaskan bahwa saat ini AFF I ini ada 10 stand yang sudah diisi dari ikatan-ikatan kerukunan, yaitu ada dari Maros, Bima, Betawi, yang menyajikan menu khas daerah masing-masing serta masakan nusantara, dan ada juga pedagang-pedagang pakaian gamis dan lain-lain yang sebelumnya berdagang di depan Masjid Raya direlokasi ke stand-stand AFF. Kedepan akan dibuka lagi 15 stand yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, sehingga total akan ada 25 stand. “Di AFF ini kami bagi 2 klasifikasi, ada yang food dan non food. Yang food kami adakan sistem kasir digital, jadi sistem satu kasir di kami, mereka sewa Rp 30 juta satu tahun kemudian nanti karena sistem satu kasir dia masuk dulu di kasir kami, kami juga kerjasama dengan BSI, jadi H plus 1 baru kami transfer cash back nya untuk mereka dari hasil transaksi mereka. Untuk minuman semua kami handel,” ungkapnya.

  Toto juga menghimbau kepada para pedagang food dan non food di AFF ketika omset mereka nanti naik, mereka ingat bahwa awal tujuan di sini tidak hanya bermuamalah mencari bisnis saja tapi ada fungsi sosial yang harus dipikirkan bersama-sama yakni pembangunan Masjid Agung Al Akbar.”Kalau kami lihat ini masih soft opening saja omset mereka rata-rata sudah diatas Rp 1 juta sehari. Dan kami bukan hanya sebatas menyediakan tempat lahan untuk usaha tapi kami juga memikirkan dari sisi brandingnya, kami berharap ini akan jadi sebuah ekosistem digitalisasi makanya banyak pihak yang kami libatkan, ada Telkomsel juga yang nanti akan membantu kami untuk blast SMS traffic-traffic atau tempat-tempat yang berpotensi untuk mendatangkan pengunjung kemari itu sudah kami gali, karena kami merasa bahwa tidak mungkin bisa bergerak sendiri, entitas dakwah ini tidak mungkin bisa bergerak sendiri, lebih lama, kami butuh orang-orang profesional, korposari yang punya satu visi yang sama dengan kami disamping juga government karena kami sudah sounding program ini ke Pak Pj Walikota, dan beliau siap untuk mensupport,” terangnya.(akh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!