AIMAS – Puncak perayaan hari jadi Kabupaten Sorong (Kabsor) ke-55, Selasa (14/6) berlangsung meriah dengan dihadiri seluruh tamu undangan dari berbagai kalangan. Termasuk perwakilan pemerintah dari setiap kabupaten dan kota se-Sorong Raya. Dimulai dengan apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan resepsi di Ballroom Aimas Convention Center. Pada kesempatan ini, dilangsungkan resepsi peringatan HUT Kabupaten Sorong ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Bupati Sorong – Isteri, Wakil Bupati Sorong – Isteri, serta Sekda Kabupaten Sorong – Isteri.
Potongan kue Ultah selanjutnya dibagikan kepada seluruh tanu undangan VIP, termasuk perwakilan Bupati dan Wali Kota yang hadir, Danpasmar 3, Danrem, Dandim, Danyonzipur, Kapolres, serta seluruh mitra strategis dan pimpinan perusahaan. Tampak tak ketinggalan, mantan Bupati dan mantan wakil bupati pun turut menghadiri dan mencivipi kue ulang tahun ke-55 Kabupaten Sorong.
Bupati Sorong Dr Johny Kamuru, SH M.Si dalam pidatonya menyampaikan bahwa, dewasanya isia Kabupaten Sorong harus membuatnya semakin matang dalam segala hal. Oleh karenanya, Bupati dan Wakil Bupati Suka Harjono terus berupaya mewujudkan visinya untuk menjadikan Kabupaten Sorong yang berkelanjutan. “Sesuai visi misi kami mengupayakan pembangunan di segala bidang. Tahun 2018, kami mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan berbasis ekonomi guna peningkatan perekonomian. Tahun 2019, kami masih fokus meningkatkan kualitas kapasitas perekonomian jug,” kata Bupati.
Di tahun 2020, lanjutnya, pemerintah berupaya meningkatan kualitas aksesbilitas, pendidikan dan layanan kesehatan guna meningkatkan daya saing. Hal tersebut dibuktikan dengan pembangunan dasar infrastruktur berupa 39 jembatan dan membuka 1.850 km ruas jalan baru. Apapun fasilitas ruang terbuka publik (RTP) Alun-Alun Aimas.Lanjut di tahun 2021, pemeintah Kabupaten Sorong berupaya mewujudkan harmonisasi pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan dalam rangka meningkatkan kemandirian daerah. Kemudian di tahun 2022, pemerintah fokus mempertahankan stabilitas ekonomi yang guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Semua itu, saya dedikasikan untuk masyarakat Kabupaten Sorong. Kita sambungkan dari satu daerah ke daerah lain. Supaya mereka bisa terkoneksi, kami juga bangun lebih dari 170 BTS untuk memudahkan akses komunikasi dari jarak jauh,” bebernya. Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh OPD dan panitia yang telah memeras keringat untuk melaksanakan kegiatan ini.
“Saya harus akui, ini yang paling meriah sepanjang sejarah. Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai lomba, ada jalan santai, ada festival budaya dan kuliner. Semua agenda tidak ada yang sepi.m, ramai semua. Masyarakat senang, artinya panitia juga hebat. Saya sangat bwrterima kasih,” tutup Bupati.
Di akhir acara tersebut juga dibagikan hadiah bagi pemenang lomba yang merupakan serangkaian kegiatan menyongsong HUT kabupaten. Diantaranya lomba literasi, lomba lari, lomba cipta menu sehat, lomba kejuaraan tenis meja, dan masih banyak lagi. Adapun penyerahan sertifikat tanah serta penyerahan kendaraan dinas 2 unit Toyota rush dan 7 unit Hilux untuk 9 Kepala Distrik. Selain menyerahkan hadiah, Bupati juga menerima penghargaan dari Sanggar Tari Nani Bili berupa piala berukuran super besar. Piala tersebut merupakan apresiasi untuk pemerintah Kabupaten Sorong yang selama ini sudah ikut melestarikan budaya Moi.Tak ingin berbahagia sendiri, Bupati juga menyerahkan penghargaan untuk sang insteri, Nyonya Junita Linda Kamuru yang telah tertib melaporkan administrasi PKK selama ini.
HOTEL AIMAS JADI KADO ISTIMEWA
Bertepatan di hari ulang tahun KE 55 ini, dengan bangga di depan seluruh tamu undangan, Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, SH,M.Si menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Hotel Aimas. “Tepat di usia ke -55 tahun, ini jadi kado istimewa untuk kita semua. Hotel bintang 4 pertama yang ada di Kabupaten Sorong, megah dan dilengkapi fasilitas terbaik. Hotel ini jadi aset kita sekarang,” ujar Bupati.
“Yang bersuka cita hari ini bukan hanya masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sorong, melainkan masyarakat dan pemerintah se-Sorong Raya. Sebab Kabupten ini adalah kabupaten induk yang melahirkan kota dan kabupaten yang ada di Sorong Raya saat ini,” lanjutnya. Pembangunan hotel lima lantai ini menghabiskan dana lebih dari Rp 118 miliar. Bangunan hotel seluas hampir 4,2 hektar ini berdiri diatas bidang lahan seluas 10,4 hektar. Pembangunan hotel mulai digarap sejak tahun 2014 pada masa kepemimpinan Bupati Malak. Namun, sejak 2017 sampai tahun 2021 Aimas Hotel dan Convention Center tetap mendapat perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Sorong saat ini.
Aimas Hotel dilengkapi 190 kamar (189 tipe superior dan 2 kamar deluxe), fasilitas 5 ruang meeting, restaurant, kolam renang, fitness center, mini bar dan spa. Sementara tepat di sisi samping bangunan hotel, terdapat ballroom terpisah yakni Aimas Convention Center (ACC). ACC memiliki luas bangunan lebih dari 4 hektar, ACC diperkirakan mampu menampung kurang lebih 5.000 orang.
Bupati berharap, kehadiran Hotel Aimas dapat membawa berkat untuk masyarakat Kabupaten Sorong. Terutama dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan. Hotel Aimas juga diharapkan dapat dimanfaatkan pitensinya oleh mitra strategis pemerintah, termasuk oleh perusahaan skala besar yang sering melaksanakan kegiatan di Kabupaten Sorong.
Bupati yakin, Hotel Aimas baka menjadi kebanggaan. Sebab belum pernah ada di Tanah Papua, hotel megah dengan ballroom, area parkir serta kolam renang yang luas, kecuaki baru satu-satunya adalah Hotel Aimas. “Potensi dan peluang ini harus dimaksumalkan, apalagi banyak mitra strategis, banyak perusahaan besar yang sering melaksanakan legiatan di sini. Tamu pemerintahan juga harus di tarik ke sini,” kata Bupati.
Bupati juga berharap agar ada maskapai penerbangan yang juga bersedia mempercayakan Aimas Hotel untuk menjadi tempat in charge karyawannya. Kendati demikian, Bupati mengaku pemeintah tidak akan melakukan intervensi terkait hal ini. “Saya kira ini bisa dikerjasamakan antara manajemen hotel dengan maskapai penerbangan. Apalagi lokasinya juga tidak begitu jauh. Cukup 30 menit sampai bandara. Tapi kami tidak lagi mengintervensi, karena semua sudah sepenuhnya dikelola oleh PT Klamono Wisata Aimas,” tambah Bupati.
Chief Executive Officer Hotel Aimas, Ricon Suryanto menambahkan, pihaknya sudah menandatangani kontrak pengelolaan Hotel Aimas untuk 25 tahun ke depan. Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus melakukan persiapan untuk memastikan kondisi hotel dalam keadaan prima ketika resmi dioperasionalkan.
“Ini tadi baru soft opening, diresmikan secara simbolis. Saat ini kami masih melakukan perbaikan apa-apa yang kurang, sambil menunggu tenaga kami memadai. Karena sampai saat ini kami juga masih open recruitment. Nanti baru akan resmi operasional pada 15 Juli 2022,” ungkap Rixon. Meski demikian, Rixon mengaku tepat di hari grand opening tanggal 15 Juli, pihaknya sudah menerima pemesanan sebanyak 60 kamar. Ia membeberkan bajwa harga kamar yang ditawarkan juga tidak terlalu tinggi. Cukup Rp 665.000,- untuk tipe kamar superior dan Rp 1.250 untuk tipe kamar deluxe. (ayu)














