SORONG-Tak terasa lima (5) hari sudah umat Islam menjalankan Ibadah Puasa di bulan suci Ramadan 1443 Hijriah. Dan, selama 5 hari pula sepanjang jalan protokol maupun lingkungan di wilayah Kota Sorong, deretan penjual takjil terparkir dan menawarkan berbagai jajanan menggugah selera.
Jajanan takjil yang disuguhkan berasal dari makanan khas yang ada di Nusantara. Namun, dari rata-rata para penjual takjil, pasti menghidangkan Pisang Ijo di lapak. Salah satunya penjual Pisang Ijo di samping Masjid Raya Al-Akbar Sorong, Risma yang menata Pisang Ijo di atas mejanya.
Takjil yang dijual Risma bukan hanya Pisang Ijo, namun ada Barongko hingga minuman Es Melon. Risma menjajakan takjilnya sejak pukul 15.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT atau menjelang buka puasa. Harga yang ditawarkan pun sangat pas di kantong masyarakat.
Saat diwawancarai, Risma menjelaskan ia sudah lima hari berjualan Pisang Ijo di samping Masjid Raya Al-Akbar Sorong. Dimana per porsi dihargai Rp 10.000 ribu saja plus tempat. Selain itu, pisang yang digunakan merupakan Pisang masak yang manis. Dan, lapisan ijonya tebal serta ukuran Pisang Ijo yang sesuai dengan harga.
“Alhamdulillah, animo masyarakat juga sangat Baik. Pisang Ijo ini, saya jual hanya saat bulan Suci Ramadan saja ,”jelasnya kepada Radar Sorong, Kamis (7/4). Tak hanya Pisang Ijo, Risma juga menjual Barongko (makanan khas Bugis Pinrang) seharga Rp 5.000 dan Es Melon dengan harga Rp 10 ribu pada gelas plastik berukuran besar.(juh)











