• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Jumat, 4 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Ribuan Pelayat Antar Jenazah Suster Ella

by admin
23 September 2021
in Berita Utama
0
Ribuan Pelayat Antar Jenazah Suster Ella

Suasana pemakaman Suster Gabirela Meilani di tempat pemakaman umum Kristen Tanan Hitam Kota Jayapura.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

TPU Kristen Tanah Hitam Peristirahatan Terakhir Suster Gabriela Meilani

JAYAPURA – Jenazah Suster Gabriela Meilani (22) yang akrab disapa Suster Ella, tenaga kesehatan yang dibunuh oleh separatis-teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lamek Taplo yang melakukan penyerangan di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua beberapa hari lalu, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Tanah Hitam Distrik Abepura Kota Jayapura Provinsi Papua.

Ribuan warga Toraja serta handaitaulan mengantarkan jenazah Gabriella Meilani ke tempat peristirahatan terakhir, Rabu (22/9) sore. Gabriella Meilani adalah pahlawan kesehatan yang dibantai dengan sadis oleh separatis-teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua.

Berita Terkait

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
15
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
56
LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
631

Jenazah Suster Ella tiba di tempat pemakaman sekitar pukul 16. 40 WIT, sejam lebih lamanya iring-iringan jenazah berada di jalan raya Waena- Abepura.  Padahal jarak rumah duka ke tempat pemakaman bisa ditempuh  dalam waktu 30 menit jika menggunakan kendaraan roda empat. Iring-iringan jenazah juga menjadi tontonan warga sekitar yang kebetulan lewat.

ADVERTISEMENT

Musidi dan Martina Rinding, kedua orang tua Suster Ella yang ikut mengantarkan anak bungsunya itu terlihat masih tenggelam dalam kesedihan. Kedua orang tuanya terus memandang peti jenazah putrinya itu. Setelah tiba, peti mati langsung diletakkan di atas liang kubur, dilanjutkan ibadah penguburan yang diikuti seluruh pelayat.  Tak lama setelah itu, peti diturunkan dan dilanjutkan dengan menaruh karangan bunga dari berbagai pihak yang menyatakan turut berduka cita.

Baca Juga : evakuasi-jenazah-nakes-satu-prajurit-tni-tewas

Tenaga kesehatan di Puskesmas Kiwirok yang dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu sebelumnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Belut, Waena. Jenazah wanita berdarah Toraja-Jawa ini tiba di Kota Jayapura pada Selasa 21 September 2021, setelah berhasil dievakuasi dari Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang ke Makodam/XVII Cenderawasih Kota Jayapura menggunakan helikopter TNI.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, Edie Rante Tasak di rumah duka menegaskan beberapa hal kepada pemerintah Papua termasuk kepada Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang. Salah satunya ia mengatakan bahwa warganya tak tahu menahu dan tak ikut campur urusan politik Papua. “Apalagi yang berkaitan dengan Papua Merdeka, kami tidak terlibat. Kami hanya sipil biasa yang mengabdi kepada tanah ini. Tolong dan salah kalau kami dijadikan tameng dan tumbal untuk niat yang tidak jelas,” katanya dalam sambutan sebelum jenazah diantarkan.

Ia juga mempertanyakan jaminan kesehatan bagi tenaga medis dan juga warga sipil di daerah rawan konflik. “Jika tak ada jaminan keamanan, baiknya petugas di daerah-daerah ditarik saja ke kota.  Kalau ada jaminan kemanan kami bersyukur. Mari kita semua  tetap menjalankan tugas kepada pemerintah asalkan ada jaminan keamanan,” ungkapnya.

Suster Ella lahir di Besum, Kabupaten Jayapura pada 31 Mei 1999. Setelah lulus dari SMA Taruna Bhakti Waena, ia memilih melanjutkan sekolahnya di Poltekes Jayapura Jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Suster Ella Memilih Kiwirok, Karena Belum ada Tenaga Laboratorium di Sana

Menurut Hamid, Ketua DPW Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia  (PATELKI)  Papua, Suster Ella sendiri yang memilih bertugas di Kiwirok Pegunungan Bintang. “Secara sukarela ia ingin bertugas di sana, dia kan lulus dalam  tes kontrak yang diadakan Pemda Yahukimo dan Pegubin Papua. Ia lulus di dua daerah itu dan memilih Kiwirok,” ujar Hamid kepada wartawan.

Menurutnya, Suster Ella  adalah satu-satunya tenaga laboratorium di Kiwirok. Ia mengikuti kontrak pada Juni 2021 dan seharusnya berakhir pada Setember 2021. Kontrak kerja sendiri untuk tenaga medis diperbarui setiap enam bulan sekali. “Jadi belum ada di sana tenaga di laboratorium, kecuali suster Ella ini, dia juga  kontraknya selesai September ini, tapi dia dipanggil duluan,” katanya.

Hamid berpendapat, pembantaian terhadap tenaga medis pastinya akan mempengaruhi psikologi tenaga medis di Papua terutama di daerah pedalaman.  “Jika tak ada jaminan keamanan ini akan menjadi hal yang sangat sensitif. Tenaga laboratium di daerah pedalaman sendiri sangat kurang, jarang ada orang seperti Suster Ella yang mau bertugas di sana, kebanyakan di kota,” ujar Hamid. 

Suster Gabriela merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang. Suster Gabriela menjadi korban kekejaman KKB Lamek Taplo yang terjadi pada Senin (13/9). Jenazah Suster Gabriela ditemukan 3 hari setelah kejadian. Jasadnya ditemukan di kedalaman jurang 300 meter dengan kecuraman 90 derajat.

Baca Juga : jenazah-gabriela-2-jam-dievakuasi-dari-jurang/

Personel TNI Polri baru bisa mengevakuasi jenazah Suster Gabriela pada Jumat (15/9) karena terkendala cuaca dan keamanan di daerah itu yang masih terjadi penembakan yang dilakukan oleh KKB Lamek Taplo. Setelah dievakuasi dari kedalaman jurang, jenazah Suster Gabriela yang merupakan anak bungsu dari dua bersaudara, baru bisa dibawa ke Jayapura pada Selasa (21/9) karena terkendala cuaca dan keamanan.

ADVERTISEMENT

Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kota Jayapura, Nobertus Banga  mengapresiasi kerja keras TNI-Polri dalam mengevakuasi jenazah Suster Gabriela dari Kiwirok, meskipun dibarengi dengan kontak tembak yang membuat gugur satu personel TNI saat proses evakuasi tersebut. “Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan berulang kali kami sampaikan bahwa IKT mengutuk keras tindakan para pelaku yang tak memiliki hati nurani dan tak berperikemanusiaan,” kata Nobertus Banga, Rabu (22/9).

Meski begitu, ia tetap mengajak semua orang di Papua untuk hidup berdampingan dalam damai. Mengenai urusan politik, baik itu berkaitan dengan Papua merdeka ataupun tidak, tak pernah ada kaitannya dengan tenaga medis. “Mereka (tenaga medis) tidak tahu menahu. Mereka hanya ingin merawat masyarakat saja, kawan ataupun lawan,” imbuhnya.(al)

Tags: Lintas PapuaNakes GabriellaPenyerangan Nakes di Papua
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kick-Off PON XX Papua Dimulai

Next Post

PON XX, Jangan Ragu ke Papua

Related Posts

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat
Berita Utama

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
15
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan
Berita Utama

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
56
LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya
Berita Utama

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
631
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang
Berita Utama

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
58
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
53
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara
Berita Utama

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
67
Next Post
PON XX, Jangan Ragu ke Papua

PON XX, Jangan Ragu ke Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Telkomsel Perkuat Layanan Pelanggan di Maluku-Papua, 26 GraPARI Jadi Ruang Interaksi pada HPN 2026

Telkomsel Perkuat Layanan Pelanggan di Maluku-Papua, 26 GraPARI Jadi Ruang Interaksi pada HPN 2026

4 September 2026
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!