• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Minggu, 11 Oktober 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

by REDAKSI
21 Agustus 2026
in Berita Utama
0
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

SORONG – Setelah lima hari melakukan kunjungan lapangan dalam rangka misi revalidasi status UNESCO Global Geopark (UGGp) Raja Ampat, dua evaluator UNESCO menuntaskan seluruh rangkaian penilaian dengan mengunjungi mayoritas geosite dan geotrail baru di Raja Ampat.

Rangkaian revalidasi yang berlangsung di tengah kondisi iklim dan fenomena El Nino tersebut ditutup melalui Closing Ceremony yang digelar di Vega Prime Hotel, Kota Sorong, Jumat (21/8/2026) malam.

Berita Terkait

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis

9 Oktober 2026
46
Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya

Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya

27 September 2026
190
MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
73

Mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dua evaluator UNESCO, Nina Atsuko dari Jepang dan Chen Fang, yang telah melakukan kunjungan lapangan sekaligus pemeriksaan dokumen terkait status UGGp Raja Ampat.

“Terima kasih atas kunjungan lapangan yang dilakukan. Mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kami berharap green card,” kata Yusdi.

Kadis murah senyum ini menjelaskan, revalidasi merupakan proses yang wajib dilakukan setiap empat tahun untuk memastikan pengelolaan sebuah UNESCO Global Geopark tetap berjalan sesuai ketentuan dan pedoman UNESCO.

Raja Ampat sendiri memperoleh status UNESCO Global Geopark pada 2023. Dalam revalidasi pertama ini, evaluator menilai berbagai aspek, mulai dari pelestarian warisan geologi, kinerja badan pengelola, visibilitas geopark, papan informasi, Geopark Information Center, pusat informasi wisata atau TIC, hingga produk-produk promosi.

Selain itu, aspek jejaring dan kerja sama Raja Ampat UNESCO Global Geopark dengan geopark lain di Indonesia maupun dunia juga menjadi bagian dari penilaian.“Selama empat tahun ini apa yang dilakukan oleh Raja Ampat, itu yang mereka evaluasi lagi. Mereka turun ke lapangan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, pengelola di site, berdiskusi dengan pemerintah maupun dunia usaha,” jelasnya.

Menurut Yusdi, kedua evaluator telah memiliki kesimpulan sementara dari hasil kunjungan lapangan. Selanjutnya, mereka akan menyelesaikan pengisian Form A dan B yang menjadi salah satu persyaratan dalam proses evaluasi sebelum laporan disampaikan kepada UNESCO Global Geopark.Hasil akhir revalidasi akan dibahas dalam rangkaian pertemuan jejaring geopark Asia Pasifik dan selanjutnya dalam sidang Dewan UNESCO di Paris pada November 2026.“Kalau green card artinya sudah sesuai dengan kaidah dan pedoman UNESCO Global Geopark. Kita berharap Raja Ampat tetap green card,” ujarnya.

Pria berkacamata ini menilai, semangat masyarakat dan pengelola dalam menjaga warisan geologi Raja Ampat tetap tinggi, meskipun kunjungan lapangan berlangsung dalam kondisi musim ombak dan fenomena El Nino.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh terhadap proses revalidasi tersebut.“Yang paling penting adalah kelestarian alam di Raja Ampat dan Papua Barat Daya. Dan inti dari semua adalah adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada di lokasi-lokasi kegiatan Geopark dan juga Cagar Biosfer. Itu yang utama yang harus menjadi patokan kita semua,” katanya.

Yusdi juga menyebut Raja Ampat memiliki dua status UNESCO, yakni UNESCO Global Geopark dan Cagar Biosfer UNESCO.

Menurutnya, kedua status tersebut menjadi kebanggaan Papua Barat Daya sekaligus harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap status UNESCO Global Geopark Raja Ampat dapat dipertahankan dengan green card, sekaligus semakin memperkuat upaya konservasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan geopark.

Sementara itu, General Manager Geopark Raja Ampat yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Klasina Rumbekwan, mengatakan kunjungan lapangan terakhir evaluator dilakukan di Tugu Tuhan Yesus Memberkati di Yembeser, kemudian dilanjutkan ke Yefman sebelum rombongan kembali ke Sorong.Sebelumnya, evaluator telah melakukan penilaian di sejumlah lokasi, terutama wilayah Misool yang menjadi salah satu fokus utama dalam revalidasi tahun ini.

“Yang ditinjau sebenarnya kebanyakan terkait pengelolaan. Bagaimana kita Raja Ampat menjaga dan mengelola selain Geopark, juga bagaimana budaya dan pendidikan. Mereka menilai bagaimana keberadaan Geopark berpengaruh terhadap masyarakat setempat, pendidikan dan budaya,” jelas Klasina.

Ia mengatakan, evaluator tiba di Waisai pada 18 Agustus 2026 dan melakukan pertemuan dengan Bupati Raja Ampat serta jajaran organisasi perangkat daerah. Mereka kemudian mengunjungi Geopark Information Center dan Yayasan Cahaya Anak Papua sebelum melanjutkan perjalanan ke Misool pada 19 Agustus.Klasina berharap seluruh upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama masyarakat dan para mitra dalam menjaga kawasan Geopark dapat memperoleh penilaian positif.“Mereka melihat sendiri bagaimana kami bekerja, bagaimana kami berkolaborasi, bagaimana kami bermitra. Tetapi keputusan akhir sebenarnya bukan di mereka. Keputusan akhirnya akan ada pada sidang Dewan UNESCO pada bulan November,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil sidang tersebut nantinya menentukan apakah status UGGp Raja Ampat tetap berada pada green card, turun menjadi yellow card, atau bahkan red card.“Doakan kami green card,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Raja Ampat sekaligus Sekretaris Geopark Raja Ampat, Hanif Fikri, menambahkan bahwa misi revalidasi kali ini berbeda karena evaluator tidak hanya melihat keberadaan status UNESCO, tetapi juga mengukur peningkatan yang dilakukan selama empat tahun setelah Raja Ampat memperoleh status UGGp.“Apakah ada perbedaan antara sementara kita baru menjadi UNESCO dengan mempertahankan di misi revalidasi pertama. Jadi proses ini untuk menguji, untuk melihat, untuk mengukur apakah kita hanya berada pada status saja atau memang ada upaya-upaya yang selalu dilakukan dalam empat tahun berjalan kita memangku status tersebut,” jelas Hanif.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, evaluator UNESCO asal Jepang, Nina Atsuko, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah daerah, masyarakat lokal, kelompok dan komunitas, NGO, serta seluruh pihak yang mereka temui selama berada di Raja Ampat.Menurut Nina, kunjungan lapangan tersebut memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan baru bagi dirinya dan rekannya, Chen Fang.

Namun, Nina menegaskan hasil revalidasi belum dapat disampaikan saat ini karena masih harus melalui proses penyusunan laporan dan pembahasan di tingkat UNESCO.“Kami belum dapat menyampaikan hasil kunjungan kali ini, karena yang kami lakukan nanti adalah merampungkan laporan kepada dewan UNESCO dan hasilnya akan diberikan pada pertemuan bulan November di Perancis,” jelasnya.(zia)

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Previous Post

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong

Next Post

Kapolda PBD Pimpin Sertijab, Sejumlah PJU dan Lima Kapolres Berganti

Related Posts

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis
Berita Utama

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis

9 Oktober 2026
46
Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya
Berita Utama

Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya

27 September 2026
190
MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
73
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
137
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga
Berita Utama

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
33
Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua
Berita Utama

Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua

12 September 2026
84
Next Post
Kapolda PBD Pimpin Sertijab, Sejumlah PJU dan Lima Kapolres Berganti

Kapolda PBD Pimpin Sertijab, Sejumlah PJU dan Lima Kapolres Berganti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Tim Penanggulangan  Kebakaran Kodaeral XIV Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Warmon

Tim Penanggulangan Kebakaran Kodaeral XIV Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Warmon

10 Oktober 2026
Team Resmob Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Tujuh HP di Asrama SMP Al-Izzah

Team Resmob Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Tujuh HP di Asrama SMP Al-Izzah

10 Oktober 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!