• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Minggu, 23 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Perhutanan Sosial Berikan Akses Masyarakat Mengelola Hutan

by admin
16 Juli 2024
in Berita Utama, Lainnnya, Lintas Papua, Nasional, Nusantara, Sorong Raya
0
Perhutanan Sosial Berikan Akses Masyarakat Mengelola Hutan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu,ST,MSi, bertemu dengan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Drs Alue Dohong,M.Sc,Ph.D. (Istimewa/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

SORONG – Tiga ASN Pemprov Papua Barat Daya yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat 1 angkatan 60 yang dilaksanakan Lembaga Administrasi Negara (LAN), salah satunya yakni Julian Kelly Kambu,ST,MSi yang sehari-harinya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya.

Pelatihan Kepemimpinan Tingkat I bertujuan untuk mengembangkan kompetensi peserta guna memenuhi standar kompetensi manajerial JPT Madya. Kompetensi yang dikembangkan dalam Pelatihan Kepemimpinan Tingkat I merupakan kompetensi kepemimpinan kolaboratif, yaitu kemampuan melakukan pengembangan kapasitas kepemimpinan kolaboratif, kemampuan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam menangani isu kebijakan nasional yang bersifat strategis, serta kemampuan memimpin pencapaian arah kebijakan lintas instansi/sector. Kurikulum yang harus diikuti para peserta pelatihan, salah satu diantaranya yakni Proyek Perubahan, dan untuk Proyek Perubahan ini, Kelly Kambu mengambil tema Pentingnya Pengelolaan Perhutanan Sosial bagi Kesejahteraan Masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
34
40 Sekolah dan Jajaran Dinkes Meriahkan Karnaval Gerak Jalan Kreasi di Kota Sorong

Puluhan Sekolah dan Jajaran Dinkes Meriahkan Karnaval Gerak Jalan Kreasi di Kota Sorong

18 Agustus 2026
31
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
52

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Drs Alue Dohong,M.Sc,Ph.D, mendukung penuh Proyek Perubahan yang diajukan Julian Kelly Kambu, Pentingnya Pengelolaan Perhutanan Sosial bagi Kesejahteraan Masyarakat Indonesia, kolaborasi pemerintah, masyarakat, sector swasta, perguruan tinggi  dan media.

ADVERTISEMENT

“Proyek perubahan ini sangat penting dan strategis karena menyangkut bagaimana pengelolaan perhutanan sosial yang dikolaborasikan dengan semua pihak, dan betul kita tahu bahwa kebijakan perhutanan sosial merupakan salah satu kebijakan penting yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia guna pemberian akses legal mengelola hutan pada masyarakat,” kata Wamen Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Dikatakannya, perhutanan sosial penting artinya, disamping memberikan akses legal kepada masyarakat di dalam atau di sekitar kawasan hutan untuk mengelola hasil hutan non kayu, hutan merupakan sumber kehidupan masyarakat setempat, dan melalui Perhutanan Sosial, masyarkaat menjaga kondisi lingkungan hidup di sekitarnya, termasuk di dalamnya tidak hanya pohon, hutan tetapi juga biodiversity lainnya. Karena itu, kebijakan ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk didalamnya pemberian pendanaan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang mengelola perhutanan sosial.

“Jadi saya berharap dari Kementerian Keuangan bisa mengalokasikan Dana Alokasi Khusus untuk mendukung implementasi perhutanan sosial, khususnya yang ada di Provinsi Papua Barat Daya.  Dan juga kepada Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, serta Bupati dan Walikota di Papua Barat Daya agar bisa mengalokasikan Dana Otsus untuk mendukung implementasi kolaborasi pengelolaan perhutanan sosial,” kata Alue Dohong. “Begitu juga dengan sumber-sumber pendanaan lainnya, karena itu penting bagi masyarakat bahwa mereka diberi akses untuk menjaga, memelihara dan mengelola hutan, tetapi juga penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berdomisili di kawasan hutan,” sambungnya.

Karena itu, Wamen LH berharap agar projek perubahan yang dilakukan Julian Kelly Kambu tidak hanya sebatas persyaratan menyelesaikan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan nasional tingkat 1, tetapi juga betul-betul diimplementasikan di lapangan bagaimana menjalankan pola-pola kolaboratif dalam pengelolaan perhutanan sosial dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, swasta, perguruan tinggi dan media, untuk memberikan contoh bagaimana kebijakan perhutanan sosial ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, bermanfaat bagi lingkungan hidup khususnya untuk menjaga tutupan hutan.

Pemerintah pusat, daerah, swasta, dan juga dunia internasional harus mendukung, karena hutan yang baik seperti yang ada di Papua Barat Daya memberikan kontribusi besar untuk menjaga stabilisasi iklim global. Karena itu, pendanaan-pendanaan iklim global juga diharapkan bisa mendukung implementasi perhutanan sosial dengan pola kolaborasi ini di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu,ST,MSi, bertemu dengan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Drs Alue Dohong,M.Sc,Ph.D. (Istimewa/Radar Sorong)

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu yang ditemui Radar Sorong di ruang kerjanya, Senin (16/7) mengatakan, sebagai salah satu peserta pendidikan kepemimpinan tingkat 1 angkatan ke-60 di Lembaga Administrasi Negara, dalam rangka menyelesaikan salah satu tugas kami sebagai peserta pendidikan, adalah melakukan proyek perubahan dan untuk proyek perubahan ini dirinya mengambil tema Pentingnya Pengelolaan Perhutanan Sosial bagi Kesejahteraan Masyarakat Indonesia.

“Yang melatarbelakangi konsep kami ini, yang pertama tuntutan dunia internasional terkait dengan kawasan hutan harus dijaga. Kita di tanah Papua ini kaya dengan hutan tetapi masyarakat tidak berdaya dan miskin di dalam hutan. Yang kedua, isu perubahan iklim global. Yang ketiga, konflik tenurial hutan, dimana sebelummya kawasan hutan itu masyarakat tidak mempunyai hak akses untuk masuk mengelola hutan, lebih banyak diberikan hak aksesnya kepada para pelaku usaha yang punya modal,” ujarnya.

Kelly mengatakan, melalui kebijakan Perhutanan Sosial, masyarakat bisa mendapatkan hak akses mengelola hutan. Hak yang diperoleh masyarakat melalui Perhutanan Sosial yakni hak akses untuk mengelola Hasil Hutan Bukan Kayu seperti minyak wangi, minyak kayu putih, madu, daun the gaharu, dan masih banyak potensi hasil hutan non kayu lainnya yang bisa dikelola masyarakat dengan menggunakan akses Hak Kelola Hutan. Perhutanan sosial ini juga bisa dimanfaatkan sebagai ekowisata, misalnya sumber air panas, pemantauan burung cenderawasih dan lainnya yang bisa menjadi daya tarik wisatawan lokal, domestic maupun mancanegara berkunjung.

“Pengelolaan hasil hutan non kayu dan pemanfaatan kawasan hutan untuk ekowisata, kiranya ke depan diharapkan masyarakat di kawasan hutan bisa mendapatkan tambahan penghasilan ekonomi sehingga pada gilirannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang memiliki hak akses kelola hutan itu. Kalau masyarakat sejahtera, hutan juga bisa lestari,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Karena itu, ia mengharapkan agar Dana Otsus Papua juga dialokasikan juga untuk membiayai program-program perhutanan sosial, diantaranya memberdayakan masyarakat orang asli Papua (OAP) karena kegiatan perhutanan sosial umumnya didominasi masyarakat asli Papua yang punya wilayah hutan. (ian)

Tags: Alue DohongDiklat Pim 1Dinas Kehutanan Papua Barat DAyaDinas Lingkungan HidupJulian Kelly KambuKelly KambuPapua Barat DayaPerhutanan SosialWakil Menteri Lingkungan Hidup RI
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kepala BPH Migas, Erika Retnowati dan Komite BPH Migas Kunker di RU VII Kasim

Next Post

Ajudan Wakapolres Sorong Ditemukan Tewas Tergantung

Related Posts

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
34
40 Sekolah dan Jajaran Dinkes Meriahkan Karnaval Gerak Jalan Kreasi di Kota Sorong
Lainnnya

Puluhan Sekolah dan Jajaran Dinkes Meriahkan Karnaval Gerak Jalan Kreasi di Kota Sorong

18 Agustus 2026
31
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara
Berita Utama

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
52
Dari Posko NTT,  Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Nasional

Dari Posko NTT,  Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI

16 Agustus 2026
15
Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak
Berita Utama

Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

16 Agustus 2026
882
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
206
Next Post
Ajudan Wakapolres Sorong Ditemukan Tewas Tergantung

Ajudan Wakapolres Sorong Ditemukan Tewas Tergantung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Kapolda PBD Pimpin Sertijab, Sejumlah PJU dan Lima Kapolres Berganti

Kapolda PBD Pimpin Sertijab, Sejumlah PJU dan Lima Kapolres Berganti

22 Agustus 2026
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!