SORONG- Lima jam diguyur hujan dengan intensitas sedang, beberapa lokasi pada Ibu Kota Papua Barat Daya, kembali terendam banjir, Jumat (24/2). Hujan sedang yang disertai angin kencang tersebut berlangsung mulai pukul 04.00 WIT dini hari hingga pukul 09.27 WIT.

Pantauan Radar Sorong, paska hujan dengan intensitas sedang mengguyur Kota Sorong selama 5 jam tersebut mengakibatkan gendangan air (banjir) di sejumlah titik yakni ruas jalan utama, jalan Basuki Rahmat depan Hotel Klabra, Km 9, hingga sejumlah titik di jalan Sungai Maruni Km 10 masuk.
Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimetologi dan Geofisika (BMKG) Sorong, volume hujan tertakar di Stasiun Meteorologi Sorong 45,7 mm. Artinya masuk dalam kategori hujan harian sedang. Perlu diketahui, volume hujan harian kisaran 20 hingga 50 MM masuk dalam kategori sedang.
Sedangkan, jika 50 hingga 100 MM masuk dalam kategori hujan lebat. Hingga kini, kondisi cuaca di Kota Sorong khususnya masih terlihat berawan.
Pedagang Mama Papua Km 10, Magdalena Way (50) mengatakan banjir disebabkan karena pengelola pasir sehingga menutup aliran air (drainase).
“Mereka (pengelola pasir) enak tinggal di gunung, saat melakukan galian, endapannya turun ke kami masyarakat bagian bawah ini. Harusnya, pengelola siapkan kolam untuk pembuangan endapan itu, biar tidak turun ke masyarakat yang dibawa gunung ini,”pungkasnya.(juh)















