MANOKWARI – Drs. Dominggus Mandacan secara resmi Nakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat usai dilantik Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Kamis lalu (23/2).
Dominggus Mandacan berkomitmen untuk meningkatkan potensi atlet lokal Papua Barat untuk mengharumkan nama daerah.
“Kita fokus pengembangan bakat atlet asli Papua Barat. Kita tidak akan ambil atlet dari luar Papua Barat,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan KONI Papua Barat memiliki cabang olahraga unggulan seperti tinju. Dirinya berkaca pada PON Papua lalu, yang mana cabor unggulan tidak menorehkan hasil maksimal.
“Ini menjadi pembelajaran yang baik untuk menuju PON Aceh dan Sumatera Utara mendatang,” jelasnya.
Selain itu, KONI Papua Barat akan meningkatkan pembinaan prestasi atlet melalui penjaringan dan penyaringan hingga puslatda.
“Ini untuk menorehkan hasil maksimal pada PON Aceh dan Sumatera Utara,” kata Dominggus.
Ia mengajak untuk meningkatkan kualitas orang asli Papua dalam bidang olahraga prestasi sebagai sumbangsih kepada Papua Barat
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman berharap KONI Papua Barat bisa mengangkat prestasi yang sempat tenggelam.
“Hasil kontingen Papua Barat pada PON 2021 apakah hasil terbaik. Oleh karena itu, pengurus meninjau kembali keunggulan cabang olahraga di Papua Barat sehingga fokus pembinaan cabang olahraga,” ujarnya.
Ia meminta KONI Papua Barat untuk fokus dalam pembinaan atlet di cabor unggulan. Jadikan olahraga menjadi pemersatu masyarakat di Papua Barat.
“Melalui pola pembinaan prestasi terukur, atlet Papua Barat bisa masuk dalam bagian atlet tim nasional,” katanya.
Ia memiliki perhatian khusus untuk mencari bibit-bibit atlet di pelosok Papua Barat sehingga bisa mengharumkan nama Papua Barat. (bw)















