MANOKWARI – Sejumlah rumah di Kabupaten Pegunungan Arfak rusak parah tertimpa pohon akibat terpaan angin puting beliung pada Rabu (15/2) siang kemarin.
Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir membenarkan kejadian tersebut di Distrik Sururey Kabupaten Pegunungan Arfak.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, 20 rumah di lima kampung mengalami kerusakan,” ujarnya, Kamis (16/2).
Ia menjelaskan kerusakan lainnya, Dirinya belum mendapatkan data terbaru. Namun dari kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.
“Kejadian puting beliung tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Ia menuturkan BPBD Papua Barat langsung mengambil tindakan langkah cepat penanganan di wilayah yang terkena hantaman puting beliung.
“Kami sudah lakukan koordinasi dengan BPBD Pegunungan Arfak untuk lakukan penanganan,” tuturnya
.
BPBD Kabupaten Pegunungan Arfak, telah melaporkan secara kontinu untuk berkoordinasi membangun langkah tanggal darurat.
Ia mengungkapkan dalam Inpres nomor 5 tahun 2015, jika terjadi bencana, kabupaten kota menjadi pihak pertama yang melakukan tanggal darurat.
“Instruksi ini harus dijalankan, kalau tidak ada bantuan segera melapor ke provinsi,” tutupnya. (bw)















