10 Club Berlaga di Piala Super Saf’com

Aguste C. R. Sagrim, ST : Diperkuat Pemain Liga, Club Datangkan Pemain Gila- Gilaan

SORONG- Turnamen Super Saf’com ke XI tahun 2024 resmi bergulir , Minggu (12/5) di Wombik Stadium Km 16 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Iven Bergensi yang rutin digelar setiap tahun ini, diikuti 8 club terbaik Sorong raya yang lolos 8 besar turnamen Saf’com XVI 2023 dan 2 tim  tamu dari luar Sorong. Adapun 10 team yang berlaga di Piala Super Saf’com yaitu, PS Maladum, Putra Doom FC, Papua Brother FC, GMO FC. PS Putra Yohan, PS Setda Kabupaten Sorong, Majaf Sorsel FC, Twenty Four FC, Soren FC dan Alumi Jayapura Sorong Raya FC.

 Presiden Saf’com Aguste C. R. Sagrim, ST mengatakan, piala Super Saf’com levelnya satu tingkat diatas Piala Saf’com. Dengan demikian team-team (24 team) yang berlaga di piala Saf’com, hanya delapan team yang lolos ke delapan besar yang berhak atas tiket untuk berlaga di piala Super Saf’com sedangkan 2 team lainnya  adalah team tamu yang diundang  oleh manajemen Saf’com.

 Seiring waktu, kata Sagrim, turnamen Saf’com dan super Saf’com, telah menjelma menjadi iven bergensi yang menyedot perhatian publik sepak bola Sorong raya bahkan seantero tanah Papua. Betapa tidak, lapangan hockey jadi saksi bisu bahwa ajang ini telah melahirkan talenta- talenta muda Papua yang terdistribusi di club club liga bahkan sukses mengharumkan NKRI di kancah sepak bola internasional.

” Kita pasti tahu, turnamen ini telah mendapat pengakuan di masyarakat pecinta sepakbola bahwa turnamen Saf’com-Super Saf’com merupakan turnamen lokal bergensi dan terbaik di tanah Papua,”ujar Guti Sagrim yang juga  Ketua Komisi C DPR Kota Sorong. Ditambahkan,  bergensinya turnamen Saf’com-Super Saf’com  bukan karena manajemen dan pengorganisasian iven yang baik, tetapi semua karena dukungan pemerintah, masyarakat dan juga manajemen manajemen club sepak bola lokal yang tersebar di Sorong Raya..

Bergensinya piala Super Saf’com, lanjut politisi Partai Nasdem itu bahwa bisa di ukur dari keikutsertaan club club local yang berani mendatangkan pemain liga hanya untuk membuktikan bahwa merekalah yang terbaik . “Kami  (manajemen Saf’com) hanya menyediakan wadah atau sarana, Jadi yang dikejar dalam setiap laga adalah prestis, bukan hadiah, hadiah piala super Saf’com tidak sebanding dengan pengeluaran club,”tandasnya.

 Ia kemudian mengatakan, club  mendatangkan pemain ini gila gilaan, seperti  Papua Brothers  mendatangkan para pemain liga semua bahkan ada pemain asing, Putra Doom mendatangkan pemain asing, PS Maladum juga datangkan pemain liga bahkan ada dari pemain timnas. Diakunya bahwa dalam mempersiapkan piala super safcom sedikit terkendala karena cuaca yang tidak bersahabat. Namun patut bersyukur karena di tiga hari terakhir ini cuaca cukup bersahabat sehingga timnya memaksimalkan perbaikan stadion dan bisa digunakan.

  Turnamen ini sendiri menggunakan  sistim setengah kompetisi dan memperebutkan tiket final untuk mencari juara satu dan dua masing masing masing akan mendapat dana pembinaan Rp 30 juta dan Rp 20 juta. Pada laga pertama, Minggu  (12/5) di partai pertama GMO FC vs Putra Doom FC dan dimenangkan oleh  Putra Doom dengan skor 0-1 untuk Putra Dom. Sedangkan di laga Kedua PS Putra Yohan vs PS Maladum hasil Imbang (0-0) . (ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!