• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Kamis, 24 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Wamendagri : Papua Barat Daya Lebih Siap Terima DOB

by admin
21 November 2022
in Berita Utama, Lainnnya, Lintas Papua, Nasional, Sorong Raya
0
Wamendagri : Papua Barat Daya Lebih Siap Terima DOB

Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo,SH,MH meninjau kantor Pj Gubernur Papua Barat Daya yang berada tak jauh dari gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong. (Fauzia/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pelantikan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Diharapkan Bisa Dilakukan di Awal Desember

SORONG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo,SH,MH ketika melakukan kunjungan kerja ke Ibukota Provinsi Papua Barat Daya di Kota Sorong, bersama Anggota Komisi ll DPR RI Komarudin Watubun dan Wakil Ketua Komite II DPD RI Dr. Filep Wamafma, SH.M.Hum, dalam meninjau persiapan penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong, Senin (21/11) yang dihadiri Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw; Pi Wali Kota Sorong, George Yarangga; Penjabat dan Bupati se-Sorong Raya serta unsur Forkopimda, legislatif, Forum Lintas Suku Papua, Forum Lintas Suku Nusantara, Forum Lintas Agama dan para akademisi, Wamendagri mengatakan kunjungan kerja pihaknya ini ada kaitannya dengan 12 agenda utama kesiapan penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya yang menjadi tugas pengawalan daerah otonomi baru Papua Barat Daya oleh Kementerian Dalam Negeri.

Berita Terkait

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026
3
Sinergi PLN dan DEN: Perkuat Ketahanan Energi dan Keandalan Listrik di Tanah Papua

Sinergi PLN dan DEN: Perkuat Ketahanan Energi dan Keandalan Listrik di Tanah Papua

22 September 2026
6
MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
61

Pertama, peresmian daerah dan pelantikan Penjabat Gubernur yang akan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden paling lama 6 bulan terhitung sejak undang-undang diundangkan.  Kedua, pembentukan perangkat daerah dan manajemen ASN yang wajib dibentuk oleh Pj Gubernur paling lama 3 bulan dan manajemen ASN paling lama 6 bulan terhitung sejak tanggal pelantikan. Ketiga, penyusunan peraturan gubernur tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) provinsi. Penyusunan RKPD dan design RAPBD TA 2022 diperuntukkan untuk November sampai dengan dengan Desember 2022 dan RAPBD 2023.

Keempat, Pj Gubernur Papua Barat Daya mempersiapkan dan bertanggung jawab memfasilitasi pembentukan Majelis Rakyat Papua pada provinsi baru sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kelima, pengisian DPR RI, DPD RI, dan DPR Papua, penetapan pada daerah pemilihan pada pemilihan umum 2024 diatur dalam undang-undang dengan setidak-tidaknya mengeluarkan Perppu atau revisi terhadap undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu.

Keenam, penyerahan aset dan dokumen dilakukan paling lambat 3 tahun terhitung sejak pelantikan Pj gubernur. Ketujuh, penyusunan tata ruang wilayah. Kedelapan, menyiapkan sarana prasarana sementara dan sarana prasarana definitif dilakukan melalui APBN selama 5 tahun mulai tahun anggaran 2023 sampai dengan 2028. Kesembilan, pengalokasian hibah uang terhitung sejak pelantikan PJ gubernur. Ke-sepuluh, cipta kondisi pasca pengundangan. Kesebelas, pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Keduabelas, pembinaan, pengawasan dan evaluasi.

Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo,SH,MH saat memberikan sambutan dalam pertemuan di Gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong, Senin (21/11). (Fauzia/Radar Sorong)

Wamendagri menilai, Papua Barat Daya lebih siap menyambut kehadiran daerah otonom baru (DOB) karena telah menentukan gedung atau kantor Pj Gubernur Papua Barat Daya dan jajaran nantinya untuk melaksanakan pemerintahan. Diantara 22 OPD yang harus disiapkan, yang mana gedung Kantor Bappeda Kota Sorong sementara digunakan sebagai Kantor Pj Gubernur Papua Barat Daya, Kantor Sekda, Kantor 3 Asisten dan 6 Biro beserta Staf Ahli. “Saya lihat kantor-kantor yang tersedia dengan isi meubelair atau furniture luar biasa dan kami rasa Papua Barat Daya jauh lebih siap menerima daerah otonomi yang baru dibandingkan 3 DOB di Papua. Telah kami lakukan pengecekan, 22 kantor OPD dan kantor Pj Gubernur, Sekda serta Asisten dan Biro sudah siap. Nah, kita akan sementara pinjam-pakai dalam rangka proses penyelenggaraan pemerintahan di provinsi yang baru, “ tegas Wamendagri disambut teluk tangan gemuruh dari tamu undangan.

Dikatakan Wamendagri, ketika Pj Gubernur Papua Barat Daya telah dilantik, maka kedepannya pembangunan infrastruktur akan menjadi wewenang dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur. Setelah diundangkan, maka pelantikan diharapkan dilakukan di awal Desember 2022, agar Pj Gubernur dapat memimpin SKPD yang penyusunan APBD di tahun 2023 yang akan datang. “Nanti setelah dibangun infrastruktur itu akan menjadi kewajiban pemerintah pusat. Nanti Pj Gubernur Papua Barat Daya yang dilantik akan bersama-sama Kemendagri, kita akan melakukan pertemuan dengan Bappenas, PUPR, Kementerian Keuangan untuk mempercepat sebelum pelaksanaan Pemilu serentak. Kita siapkan infrastruktur baik kantor Gubernur Papua Barat Daya, kantor OPD, kantor Majelis Rakyat Papua, kantor DPR Provinsi Papua Barat Daya akan dikerjakan sampai dengan 2025 oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa Kemendagri baru saja meresmikan, melantik dan pengangkatan 3 Pj Gubernur di 3 DOB di Provinsi Papua pada tanggal 11 bulan 11 tahun 2022 yang merupakan angka cantik. “Saya bilang kepada Bapak Mendagri Tito Karnavian bahwa ini tanggalnya bagus 11 tambah 11 berarti 22, supaya memiliki semangat yang baru bisa kerja lebih baik agar orang Papua bisa hidup lebih baik di tanahnya sendiri,” tegasnya. “Nah, kita mengucap syukur kalau kemarin proses terjadi Pak Menteri sudah sampaikan kepada saya bahwa kita akan lakukan percepatan peresmian dan pelantikan Pejabat Gubernur Papua Barat Daya. Bapak Menteri akan melaporkan kepada Bapak Presiden calon-calon yang akan menjabat di Papua Barat Daya itu tanggal 23 besok (November), meskipun kita sekarang berjuang untuk bagaimana percepat proses ini diundangkan,” sambungnya.

Ia menambahkan, untuk mengawal proses tersebut akan ada Ketua Pokja I, Pokja II dan Pokja III. “Kemarin di 3 DOB Papua ada Pokja l, ll dan Pokja lll., dan mereka bekerja luar biasa. Nah, nanti di Papua Barat Daya ketuanya adalah Pak Sekretaris OTDA. Saya adalah ketua tim untuk Papua dan Papua Barat, nanti Pokja-pokja yang melaporkan kepada saya. Ya, itu termasuk pada 12 agenda kami,” ungkapnya.

Anggota Komisi ll DPR RI Komarudin Watubun mengingatkan kepada para pemimpin terkait otsus, jangan mengejar kekuasaan sekedar menaruh Garuda di bahu kemudian melakukan korupsi. “Undang-undang Otsus itu DPR melakukan pengawasan. Penyakit besar menghambat pembangunan kita adalah korupsi. Benar uang tidak segalanya tapi segalanya butuh uang. Jadi jangan pemekaran itu menjadi ajang rebut kekuasaan. Kekuasaan politik itu digunakan untuk mensejahterakan masyarakat dan menciptakan keadilan, jangan meneriaki pemerintah pusat tapi kita tidak bekerja dengan betul. Ini pesan saya untuk teman-teman untuk bertarung di 2024,” tegasnya.

Menurutnya, pemekaran merupakan amanat dari undang-undang Otsus, dan ada kalangan yang gagal paham karena kita tidak melakukan sosialisasi dengan baik. “Implementasi yang paling baik, karena menurut para ahli tidak ada negara yang miskin tapi pemimpin yang korupsi. Kita akan kawal dan menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya untuk Provinsi Papua Barat Daya ini agar segera diundangkan,” pungkasnya.

Wakil Ketua Komite II DPD RI Dr. Filep Wamafma, SH.M.Hum mengatakan bahwa Papua maju maka indikatornya adalah orang Papua. “Kita bersyukur bahwa Presiden Jokowi sangat peduli dengan Papua dalam mempercepat pembangunan. Mari kita respon cepat Pak Presiden kita mudah-mudahan Papua Barat Daya turut serta dalam pemilu 2024. Kita hitung untuk DPD itu ada 24 anggota DPD dari orang asli Papua,” katanya.

Di hari Otsus ke 21 tahun ini,  Filep Wamafma menilai Otsus ini sebagai solusi mempercepat laju pertumbuhan di daerah kita. Otsus juga untuk memproteksi hak-hak dasar orang asli Papua. “Ini yang harus diingat, Otsus ada karena orang asli Papua. Otsus ada untuk mengafirmasi orang asli Papua. Jangan sampai orang bilang Otsus gagal, yang gagal itu bukan undang-undangnya, maaf, tapi orang yang mengelolanya. Undang-undangnya sudah bagus, sempurna, tapi orang-orang yang mengelola undang-undang itu yang belum sempurna. Mari kita dukung betul kebijakan negara dalam membentuk provinsi kita dan menciptakan otonomi khusus di daerah kita masing-masing, mudah-mudahan kita bersatu,” imbuhnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw,MSi, menegaskan bahwa sejak awal pemerintah Provinsi Papua Barat mendukung penuh hadirnya daerah otonomi baru di Papua Barat yakni Provinsi Papua Barat Daya yang telah ditetapkan menjadi undang-undang beberapa hari lalu, dengan memberikan dana hibah nantinya. “Anggaran juga sudah kita rencanakan dari Provinsi Papua Barat Rp 5 Miliar di tahun 2022 untuk mendukung operasional Papua Barat Daya. Nah, untuk 2023 dari APBN dan Papua Barat kami rencanakan anggaran untuk membantu teman-teman di Papua Barat Daya. Kami Pemerintah Provinsi Papua Barat menyampaikan selamat dan mudah-mudahan dengan lahirnya PBD dapat menambah gas, kecepatan, dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Kami provinsi induk siap mendukung dan membackup,” tegasnya. (zia)

Tags: Jhon Wempi WetipoKota SorongLintas PapuaPapua baratPapua Barat DayaPenjabat gubernurPj GubernurWamendagri
ADVERTISEMENT
Previous Post

Korban Kebakaran : Terima Kasih KKMBone

Next Post

Ketua KKSS Kota Sorong : Pj Gubernur PBD harus OAP

Related Posts

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis
Lintas Papua

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026
3
Sinergi PLN dan DEN: Perkuat Ketahanan Energi dan Keandalan Listrik di Tanah Papua
Lintas Papua

Sinergi PLN dan DEN: Perkuat Ketahanan Energi dan Keandalan Listrik di Tanah Papua

22 September 2026
6
MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
61
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
130
Bappenas Gandeng Pers yang BEJO’S Sebagai Mitra Strategis dalam Pembangunan Nasional
Nasional

Bappenas Gandeng Pers yang BEJO’S Sebagai Mitra Strategis dalam Pembangunan Nasional

16 September 2026
13
Kafilah Papua Barat Daya Full Semangat, Rofiul Amri : Alhamdulillah Semua Kompak, Tempat Lomba Nyaman
Nasional

Kafilah Papua Barat Daya Full Semangat, Rofiul Amri : Alhamdulillah Semua Kompak, Tempat Lomba Nyaman

14 September 2026
127
Next Post
Ketua KKSS Kota Sorong  : Pj Gubernur PBD harus OAP

Ketua KKSS Kota Sorong : Pj Gubernur PBD harus OAP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Rapimprov KADIN PBD Bahas Investasi, Pariwisata, Hilirisasi hingga Penguatan UMKM

Rapimprov KADIN PBD Bahas Investasi, Pariwisata, Hilirisasi hingga Penguatan UMKM

24 September 2026
Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

23 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!