SORONG – Wali Kota Sorong, Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM membuka acara Musyawarah Besar Perkumpulan Keluarga Besar Fategomi (PKBF) se-Tanah Papua, yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Sorong, Jumat (29/4).
Wali Kota Sorong, Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM mengatakan Organisasi Fategomi merupakan wadah untuk merangkul orang Fategomi untuk membangun masyarakat Fategomi agar lebih kompak.

“Harapannya yang penting mereka kompak dan bersatu. Dengan adanya organisasi ini bisa menyatukan orang Fategomi yang tersebar di tanah Papua ini. Organisasi induk terbentuk jadi kantor induk harus ada berkedudukan di Maybrat,” katanya usai membuka acara tersebut.
Ketua Panitia Musyawarah Besar l Perkumpulan Keluarga Besar Fategomi (PKBF) se-Tanah Papua, Jhon Asmuruf mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan mengusung tema Bersatu Kita Membangun Kembali, dan sub tema mewujudkan kepemimpinan serta membangun kader yang solidaritas dan bersinergi menuju PKBF solid dan mandiri. Acara dilaksanakan selama 2 hari, sejak Jumat (29/4) – Sabtu (30/4).

“Kita melaksanakan musyawarah yang pertama Perkumpulan Keluarga Besar Fategomi. Agenda pertama kita pilih ketua umum di tanah Papua. Lalu kita bentuk ketua-ketua cabang di setiap kabupaten/kota di tanah Papua. Yang kedua kami membahas program yang akan dilaksanakan ketua ikatan ini yang terpilih nanti,” sambungnya.
Lanjutnya, wadah ini mengumpulkan orang Fategomi yang ada di Papua dan Papua Barat maupun di luar tanah Papua. Jadi dari semua yang hadir ini adalah orang-orang Fategomi yang tersebar di Papua dan yang datangnya dari luar Papua.
“Kantor atau sekretariat akan berkantor di Distrik Aitinyo Utara Kabupaten Maybrat, membawahi 12 kampung. Jadi mubes ini, hari ini kami hadirkan 12 kepala kampung, tokoh masyarakat Fategomi. Berikut pun yang datang dari Papua dan Papua Barat,” ujarnya.
Jhon menuturkan, karena acara ini dilaksanakan di Kota Sorong, maka Wali Kota Sorong yang membuka acara mubes karena sebagai tuan rumah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada bapak wali kota yang telah berkenan hadir dan membuka acara ini, serta memberikan bantuan,” ungkapnya.
Ia berharap dengan hadirnya organisasi ini maka dapat menghimpun orang-orang Fategomi semua untuk menyatukan visi misi.
“Jadi wadah ini tidak bisa bicara politik praktis. Wadah ini yang dibahas adalah kesejahteraan masyarakat yang ada di 12 kampung di Fategomi,” tegasnya.(zia)













