SORONG- Dua Panti asuhan di Kota Sorong mendapatkan bantuan sembako tepat di hari Ulang Tahun Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang ke 18 Tahun, Rabu (21/12). Puluhan sembako tersebut diantar langsung ke masing-masing panti asuhan oleh anggota DPC Peradi Sorong.
Pantauan Media ini, puluhan anggota DPC Peradi Sorong turut serta dalam kegiatan anjangsana di dua panti asuhan yakni Panti Asuhan Emeyodere dan Panti Asuhan Bukit Hermon.
DPC Peradi Sorong datang dengan membawa puluhan sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, air minum, minuman kaleng, supermie hingga makanan balita dan sebagainya.
Ketua DPC Peradi Sorong yang diwakili oleh Bayu Purnama, SH.,MH menjelaskan, HUT Peradi yang ke 18 tahun ini, sebagai momentum DPC Peradi Sorong dalam berbagi sedikit rezeki yang dimiliki.
“Terima kasih atas sambutannya dari pihak Yayasan, mohon berkenan menerima bantuan kami. Semoga sedikit bantuan ini bisa menjadi pintu berkah ke pintu berkah yang lainnya.,”jelasnya.
Sementara itu Pembina Yayasan Emeyodere, Ismail berharap agar bantuan yang diberikan oleh DPC Peradi Sorong ini membawa berkah dan memperat hubungan persaudaraan maupun antar manusia.
“Sebagai pendiri yayasan, saya berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Kami tidak dapat balas, kami hanya berdoa semoga Peradi Sorong diberikan keberkahan, keluarga diberikah kehidupan yang sehat walafiat. Dan, Allah berikan jalan kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai pengacara,”tuturnya.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Bukit Hermon, Merry mengatakan semoga tali silaturahmi tetap berjalan antara Yayasan dan DPC Peradi Sorong. Dan, jika Yayasan mendapatkan masalah, kiranya DPC Peradi berkenan membantu.
“Pemberian ini sangat berarti bagi kami. Kiranya Tuhan membalas apa yang telah dibuat untuk kami. Perlu diketahui, kami memiliki 81 anak asuh yang tersebar di 2 panti yakni Panti di Kota Sorong dan di Katapop, Kabupaten Sorong. Selain itu, kami juga memiliki anak-anak yang sudah dewasa dan bekerja bahkan kuliah,”ungkapnya.
Usai berbagi kasih, dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng sebagai bentuk perayaan penambahan usia Peradi ke 18 tahun.(juh)















