Vaksinasi Warga juga Bagian dari Tugas Kemanusiaan
PERCEPATAN vaksinasi terus diupayakan pemerintah Indonesia dengan melibatkan sejumlah instansi, salah satunya TNI-Polri untuk mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi di seluruh daerah di Indonesia. Seperti halnya di Kota Sorong Provinsi Papua Barat, personel TNI-Polri tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.
Juhra Nasir, Radar Sorong
Di Kota Sorong, percepatan vaksinasi dikonsepkan dalam Gebyar Vaksinasi Presisi Polri dengan menawarkan sejumlah hadiah, dengan hadiah utama berupa 5 unit sepeda motor, kulkas hingga mesin cuci, guna merangsang warga masyarakat Kota Sorong agar mau mengikuti vaksinasi. Selain itu, warga yang melaksanakan vaksinasi juga akan membawa pulang sembako.
Serbuan vaksinasi Polri ini dilaksanakan setiap harinya di 10 tempat berbeda di wilayah Kota Sorong, bahkan seluruh jajaran Polsek di wilayah Polres Sorong Kota dilibatkan untuk merangkul, mensosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Tidak sampai di situ, Polres Sorong Kota menurunkan sejumlah armadanya untuk mengantar-jemput warga bahkan hingga ke pulau-pulau. Pelaksanaan vaksinasi tidak hanya dilaksanakan pada siang hari, melainkan di malam hari juga.
Kapolres Sorong Kota, AKPB Ary Nyoto Setiawan,S.IK,MH mengatakan, Polres Sorong Kota terus membantu Pemerintah agar mencapai target vaksinasi 70 persen di bulan Desember 2021. Masih ada 40-an ribu masyarakat dari total populasi sasaran vaksinasi di Kota Sorong yang harus divaksinasi. ”Berdasarkan matrix, perhari Polres Sorong Kota harus mencapai 1.300-an warga yang tervaksin, namun karena pelaksanaan serbuan vaksinasi presisi mundur, sehingga, sekarang kita harus mencapai sekitar 2.400 warga per harinya,” kata Kapolres Sorong Kota kepada Radar Sorong.
Kota Sorong merupakan salah satu daerah yang akan mendobrak pencapaian vaksinasi di Papua Barat lantaran memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak dibandingkan daerah lainnya. Karena itu, Polres Sorong Kota meminta bantuan Dit Polairud Polda Papua Barat dan Sat Brimob untuk melaksanakan gerai vaksinasi guna meningkatkan capaian vaksinasi di Kota Sorong. ”Dalam sehari kami melaksanakan 10 gerai vaksinasi yang tersebar di setiap sudut Kota Sorong. Personel Polres Sorong Kota terus mencari tempat-tempat masih minimnya vaksinasi terhadap masyarakat,” ujarnya.
Personel Polres Sorong Kota terus berupaya melakukan pendekatan dan sosialiasasi tentang baiknya vaksinasi terhadap kesehatan masyarakat. ”Sejauh ini kendalanya, karena masih banyak warga masyarakat yang percaya dengan berita hoaks sehingga kami pun masih terus memberikan edukasi dan pemahaman. Namun sudah banyak warga yang sadar akan pentingnya vaksinasi sehingga dengan kesadaran sendiri datang untuk divaksin,” jelasnya.
Menanyakan kesulitan pembagian antara tugas pokok menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dengan pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan setiap harinya, orang nomor satu di Polres Sorong Kota ini mengungkapkan keduanya merupakan tanggung jawab Polri. Tugas polisi memang menjaga kamtibmas, tetapi vaksinasi juga merupakan bagian dari tugas karena terpanggil secara kemanusiaan. Sebab, tidak ada bedanya antara menyelamatkan 1 korban begal atau penganiayaan dengan 1 orang yang tidak di vaksin. ”Karena kalau tidak di vaksin juga itu nyawa orang, sehingga harus di vaksin. Jadi artinya kita menyelamatkan nyawa manusia juga,” paparnya.
Kapolres mengatakan dirinya memaksimalkan anggotanya untuk melaksanakan vaksinasi. Sadar akan kekurangan personel, maka dilibatkan personel Polairud dan Brimob. ”Hingga Selasa (14/12) pencapaian vaksinasi sudah 52.8 persen dan semoga cepatlah. Dan sampai saat ini sembako untuk masyatakat usai divaksin masih aman dan ini merupakan dukungan dari Pemerintah Kota Sorong,” tuturnya seraya menambahkan tersedia sekitar 48 ribu sak untuk 45 ribuan warga yang akan divaksin. (***)
















