• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 8 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Raja Ampat PPKM Level 2, Wisata Perlahan Bangkit

by admin
25 Oktober 2021
in Berita Utama, Feature
0
Raja Ampat PPKM Level 2, Wisata Perlahan Bangkit

Salah satu Destinasi Wisata di Kabupaten Raja Ampat.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PENDAPATAN daerah Kabupaten Raja Ampat yang berasal dari destinasi wisata sempat menurun akibat pandemi Covid-19 yang meghancurkan setiap lini kehidupan, mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga perekonomian di seluruh dunia, khususnya di Indonesia hingga Kabupaten Raja Ampat. Namun kini di saat Covid sudah melandai, wisata Raja Ampat bangkit kembali.

Oleh Juhra Nasir

Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat terkenal di dunia karena destinasi wisata alam baharinya yang masih sangat alami dan mempesona. Namun, karena wabah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, tidak kecuali Kabupaten Raja Ampat selama hampir 2 tahun mengakibatkan menurunnya pendapatan daerah Kabupaten Raja Ampat lantaran berkurangnya kedatangan wisatawan dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Berita Terkait

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
49
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
24
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
61

Tidak ingin berlarut-larut terperosok, setelah PPKM Raja Ampat turun menjadi level 2, perlahan destinasi wisata alam bahari Kabupaten Raja Ampat kembali dibuka namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut diungkapkan Bupati Kabupaten Raja Ampat melalui Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo. 

ADVERTISEMENT

“Kami baru merangkak perlahan, memang dampak dari pandemi Covid-19 ini tidak hanya dirasakan oleh pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, tetapi juga pariwisata di seluruh dunia,” jelas Yusdi kepada Radar Sorong, Sabtu (23/10) seraya menambahkan prinsipnya, wisata itu jalan-jalan sedangkan pandemi Covid-19 prinsipnya diam di tempat, sehingga tidak ada orang yang jalan-jalan.

Pariwisata di Kabupaten Raja Ampat perlahan bangkit sejak Agustus 2021, lantaran sudah PPKM level 2 meskipun dibuka secara perlahan atau tetap dibatasi (terbatas). Saat ini, destinasi wisata di Raja Ampat mulai dikunjungi wisatawan domestik. “Sebenarnya, sebagian besar pengunjung di Kabupaten Raja Ampat itu wisatawan asing, namun karena kebijakan yang  belum dibuka sehingga wisatawan asing masih belum banyak yang datang ke Raja Ampat,” jelasnya.

Menanyakan terkait, pemasukan dari Pariwsata terhadap Kabupaten Raja Ampat sebelum adanya pandemi Covid-19, Yusdi menerangkan cukup besar bahkan Pariwisata sebagai penggerak perekonomian Kabupaten Raja Ampat, dimana akan ada pendapatan untuk daerah, dan juga pendapatan untuk masyarakat  “Memang geliat wisata itu pasti menggerakkan ekonomi daerah. Tapi, dengan pandemi ini tentunya berkurang pendapatan daerah, apalagi yang paling besar itu dirasakan oleh masyarakat, para pemilik home stay, pemilik objek dan speed boat maupun perhotelan terkena imbas yang luar biasa dikarenakan tidak adanya wisatawan,”ungkapnya.

Pandemi Covid-19 belum berakhir dan masih ada. Meskipun demikian, Kabupaten Raja Ampat perlahan membuka destinasi wisata namun dengan berhati-hati dan memprioritaskan aspek kesehatan yang memang sangat penting di masa pandemi ini. Wisatawan yang datang ke Raja Ampat harus melakukan registrasi online. “Kenapa harus registrasi, agar kita tahu profil dari wisatawan, kemudian yang paling penting wisatawan dari luar daerah Papua datang ke Raja Ampat harus sudah dilakukan tes swab PCR,” tuturnya.

Selain itu, wisatawan yang masuk ke Kabupaten Raja Ampat harus memiliki Aplikasi Peduli Lindungi agar dapat diketahui wisatawan tersebut sudah divaksinasi atau belum. Setiap wisatawan domestik maupun internasional yang datang ke Raja Ampat diharapkan sudah divaksin. “Kami sudah siapkan aplikasi Peduli Lindungi sehingga mereka bisa ketahuan apakah sudah divaksin atau belum, hal ini kita lakukan bertujuan untuk menyaring wisatawan yang masuk ke Raja Ampat,” ungkapnya.

Yusdi mempersilahkan wistawan untuk datangi destinasi wisata Raja Ampat, namun dengan mengikuti persyaratan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Raja Ampat. “Inovasi ini kita buat agar kegiatan perekonomian kembali bergeliat di Kabupaten Raja Ampat. Tapi di satu sisi tetap kami memperhatikan protokol kesehatan, maka dari itu kami berharap semua wisatawan domestik maupun internasional agar juga memperhatikan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya. (***)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pasar Terbesar Manokwari Diamuk ‘Si Jago Merah’

Next Post

Ikaswara Bikin UPZ

Related Posts

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
49
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat
Berita Utama

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
24
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan
Berita Utama

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
61
LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya
Berita Utama

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
639
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang
Berita Utama

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
69
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
53
Next Post
Ikaswara Bikin UPZ

Ikaswara Bikin UPZ

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI

7 September 2026
Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!