Muhammad Musa’ad : Tidak Perlu Takut, Saya Tidak Mungkin Mencalonkan Diri
SORONG – Tim Deklarator Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya merayakan Pesta Rakyat menyambut kedatangan Pj. Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Drs. Muhammad Musa’ad M.Si dan Pj. Sekertaris Daerah Papua Barat Daya Ir. Edison Siagian, di Yohan, Sabtu (17/12).
Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Papua Barat Daya, Dr. Drs. Muhammad Musa’ad.,M.Si menyakinkan masyarakat Provinsi Papua Barat Daya bahwa dirinya tidak mungkin akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Provinsi Papua Barat Daya. “Bapak dan Ibu sekalian tidak usah takut sama saya karena saya bukan tandingannya. Setelah melaksanakan tugas, saya akan kembali menjadi pejabat Staf Ahli di Jakarta kemudian Pj. Sekda PBD, Edison Siagian juga akan kembali ke Jakarta sebagai Direktur di Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya dalam sambutan.
Muhammad Musa’ad mengajak agar seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat daya untuk bertarung nantinya. Sebab dirinya dan Sekda PBD membutuhkan 1.056 pegawai untuk mengisi pemerintahan di Provinsi Papua Barat Daya.”Jadi, pemekaran ini menjadi berkat jangan sampai kita balik menjadi musibah hanya karena pertengkaran kita sampai akhirnya tidak bermanfaat untuk kita di Tanah ini,”ujarnya.
Dia menyampaikan atas nama pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dengan ia memberikan apresiasi penghargaan yang tinggi kepada panitia deklarator yang merancang dan mendesain kegiatan pada hari ini yang luar biasa. “Ini pertanda bahwa kita semua sepakat, kita tidak bisa kerja biasa-biasa saja. Karena tidak ada perubahan kalau kita kerja biasa-biasa saja. Kita harus kerja luar biasa, karena dengan demikian maka kita akan mendapatkan tanda heran yang satu kepada tanda heran yang lain,” tegasnya.
Saat ini, sambung Musa’ad, tahapan baru tengah mempersiapkan suatu provinsi yang dilandasi oleh sistem yang kuat sehingga tidak gampang diombang. Musa’ad menekankan agar masyarakat Papua Barat Daya mempercayainya sebab ia tidak akan berpihak pada siapapun. “Tidak akan ada intervensi dari siapapun. Karena saya diperintah langsung dari Presiden. Kita tegak lurus, saya tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun. Saya fokus bekerja seadil-adilnya dan sebenar-benarnya,”tuturnya
Ia juga mengingatkan bahwa Pemilu 2024 sudah dekat, sehingga harus mempersiapkan calon-calon yang akan duduk di dalam dewan perwakilan rakyat Papua Barat Daya yakni 35 orang ditambah yang diangkat 9 orang totalnya 44 orang. Kemudian, Majelis Raya Papua Barat Daya, 3 kursi di DPR RI dan 4 kursi di DPD RI.
Sementara itu, Wakil Ketua 1 Tim Deklarator Pemekaran PBD, Drs. Adrian Howay mengatakan, karena jatah Provinsi PBD sebanyak 1.056 pegawai, yang mana sudah didistribusikan dari 6 daerah bawahan. “Tapi dari Kami panitia deklarator dan panitia pemekaran Papua Barat Daya mempunyai data semua yang terlibat di dalam pemekaran ini yang statusnya pegawai negeri sipil atau ASN, wajib diakomodir. Karena, saya yakin bahwa panitia pemekaran adalah orang-orang hebat yang mempunya kemampuan visioner melihat bagaimana daerah ini akan maju,”ujarnya.
Ketua Panitia Pesta Rakyat, Yanto Ijie menambahkan pesta rakyat ini menampilkan tarian tradisional dari masing-masing suku baik dari suku asli Papua dan juga suku nusantara yang mendiami Tanah Papua Barat Daya. “Mereka hadir untuk memberikan atau mengeluarkan ekspresi kegembiraan sukacita semangat mereka atas perjuangan Provinsi Papua Barat Daya yang mana kurang lebih 16 tahun diperjuangkan oleh seluruh tim baik itu tim presidium maupun juga tim deklarator,”pungkasnya. (juh)















