
SORONG-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) melakukan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di KPU Provinsi Papua Barat Daya yang bertempat di Hotel Luxio, Sabtu (13/5).
Plt Ketua KPU Provinsi Papua Barat Daya, Fatmawati mengatakan bahwa dokumen Bacaleg PKS PBD telah diterima, dan dilakukan pemeriksaan.
“Kami sudah terima, dengan melalui pemeriksaan dinyatakan sesuai dan lengkap,” katanya.
Ketua DPW PKS Papua Barat Daya, H.Syaiful Maliki Arief,S.Hut,MSi mengatakan PKS mendaftarkan 35 bakal calon anggota dewan sesuai kuota dengan keterwakilan perempuan 30%.
“Sesuai kuota kursi DPR Provinsi Papua Barat Daya 35 kursi full dengan keterwakilan minimal 30%. Jadi kita sudah memenuhi, karena pembulatannya kemarin pembulatan ke bawah. Tapi sekarang sudah pembulatan ke atas semua,” katanya.
Lanjutnya, contoh di Dapil Raja Ampat sebelumnya keterwakilan perempuan adalah 3 banding 1, tapi sekarang sudah 2 banding 2.”Di semua Dapil juga demikian,” tegasnya.
Syaiful mengatakan untuk target di provinsi Papua Barat Daya yakni 7 kursi atau 1 Fraksi.”Beberapa Dapil yang kita target 2 kursi, kemudian yang lain kita target satu-satu kursi. Mudah-mudahan kita bisa membentuk fraksi mandiri di DPR Provinsi Papua Barat Daya,” harapnya.
Ia menambahkan bahwa setelah terdaftar pihaknya menginstruksikan kepada bakal calon anggota dewan di provinsi untuk turun ke masyarakat.
“Jadi turun ke masyarakat, sehingga masyarakat merasakan kehadiran calon-calon ini. Kemudian para bakal caleg juga merasakan apa yang diperlukan masyarakat,” tegasnya.
“Sehingga betul-betul masyarakat menjatuhkan pilihan, karena memang mereka merasa terwakili oleh anggota dewan itu,” sambungnya.
Syaiful berharap agar bakal calon anggota dewan dari PKS mengutamakan program-program yang nyata. Kemudian narasi-narasi dan janji-janji kampanye real di masyarakat.
“Apa yang dibutuhkan masyarakat, apa yang diperlukan masyarakat 5 tahun ke depan, itu yang diperjuangkan oleh bakal calon anggota dewan dari PKS. Sehingga betul-betul mereka menjadi wakilnya Wakil Rakyat dan pragmatisme yang dikedepankan,” pungkasnya.(zia)












