Ubah Image Zona Merah jadi Kompleks Ramah.
SORONG – Momentum jelang Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1444 H, dimanfaatkan sejumlah pemuda mengatasnamakan pengelola lahan parkir Ramayana Mall Sorong untuk menyerahkan puluhan paket Bapok kepada warga Muslim yang berdomisili di seputaran Klademak Kelurahan Klademak dan Kofkerbu.
Ketua Panitia, Ronal S. Nauw mengatakan, kegiatan pembagian sembako seperti ini merupakan kali kedua. Dimana sebelumnya, kegiatan serupa juga pernah dilakukan kepada janda, duda serta anak kurang mampu.
“Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian kami kepada warga di sekitar lingkungan kita yang memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui kegiatan ini juga kami ingin agar tercipta toleransi serta kerukunan dan kebersamaan antar pemuda masyarakat di kelurahan ini,” ujar Ronal.
Dia menyebutkan, bahwa anggaran yang digunakan untuk belanja paket sembako tersebut merupakan hasil dari retribusi parkir Ramayana Mall selama beberapa hari terakhir. Adapun isi paket Bapok tersebut diantaranya, beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu dan telur.
“Biaya untuk belanja Bapok ini adalah dari hasil retribusi parkir Ramayana Mall. Jadi tidak ada bantuan dari pihak manapun, semuanya murni dari kami selaku pengelola lahan parkir di sini,”terangnya.
Melalui kegiatan penyerahan bantuan tersebut, Ronal berharap warga dapat merasakan manfaat dari keberadaan lahan parkir yang pengelolanya adalah pemuda dari lingkungan itu sendiri. Sayangnya, hingga saat ini, masih terjadi tarik ulur terkait kewenangan penuh pengelolaan lahan parkir tersebut.
Sehingga, seluruh warga Kofkerbu dan Klademak berharap pemerintah bersedia membantu peralihan lahan parkir tersebut agar dapat dikelola penuh oleh warga.
“Mimpi besar kami adalah lahan ini akan sepenuhnya kami kelola. Karena sudah hampir setahun terjadi tarik ukur kewenangan kekuasaan atas lahan ini, bahkan dokumennya sudah kami serahkan ke Polresta. Namun sampai saat ini belum tuntas. Oleh karena ini, kami berharap agar Pemerintah dan Kepolisian bersedia membantu dan memudahkan kami untuk mempertahankan lahan parkir ini,” harapnya.
Menurutnya, meski belum sepenuhnya dikelola masyarakat, namun keberadaan lahan parkir Ramayana Mall sudah menjadi kaki-kaki bagi masyarakat untuk menopang hidup. Sebab, dari sanalah banyak pemuda Kompleks Yohan dan Ramayana mengais rupiah seribu demi seribu melalui retribusi parkir.
“Lahan parkir ini ibarat ladang kehidupan kami, disini lah Tuhan letakkan berkat kami. Namun jujur saja, belum semua pemuda terakomodir, karena pengelolaan lahan ini belum sepenuhnya ada di kami. Karena itulah, kami desak untuk lahan ini agar lebih banyak teman-teman kami bekerja di sini. Ini juga upaya kami untuk merubah image kompleks ini yang dilenal sebagai zona merah menjadi kompleks yang ramah. Tidak ada lagi pemuda pengangguran yang mabok dan melaukan pemalakan di jalan-jalan,” bebernya.
Pada kegiatan tersebut, hadir Staf Ahli Pj Wali Kota Sorong, Abdul Rahman Oeli serta Plt. Wakapolresta Sorong Kota AKBP Mathias Yosia Krey, S.Pd yang turut memberikan wejangan serta pesan-pesan Kamtibmas. (ayu)
















