SORONG- Sebagai tokoh penting yang ikut mendorong perjuangan percepatan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD), yang Bermarkas di Kota Sorong, Mantan Walikota Sorong, Lambertus Jitmau,MM menegaskan bahwa kehadiran Provinsi PBD bukan untuk kepentingannya pribadi atau kelompok tetapi ini sebuah mahakarya yang ingin diwariskan untuk generasi anak cucu kita dimasa yang akan datang.
” Pada saatnya nanti aku akan geser ke alam yang lain, tetapi kenangan yang indah akan selalu dikenang sepanjang masa” ucap Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat itu dalam momentum pelantikan Pengurus DPD Golkar Kabupaten Sorong Selatan (27/12).
Lanjut dianalogikan bahwa perjuangan provinsi PBD dianalogikan sebagai perjuangan ketika Allah mengutus hambanya nabi Musa untuk memimpin bangsa Israel keluar dari pemberontakan di Mesir namun, Nabi Musa tidak sampai membawa Umat Israel masuk ke Kanan, Tanah perjanjian tanah pusaka umat Israel. ” Deklarator Di Asmuruf adalah Musa, Lambert Jitmau adalah Yosua” ucapnya sembari mendapat aplaus dari tamu undangan yang hadir.
Memperjuangkan Provinsi Papua Barat Daya, ada kelompok kelompok orang yang tidak percaya provinsi PBD akan jadi, namun sebagai ketua tim percepatan bersama tim pemekaran (Presedium), tetap optimis dan percaya bahwa pada saatnya akan tiba, PBD dimekarkan menjadi provinsi ke 38 di Nusantara ini. ” Saya Ketemu Bapa Presiden dua kali, dia (Presiden) telpon saya harus ketemu, tidak ada siapa siapa, hanya Tuhan yang mendampingi Saya ketemu Presiden di Istana Bogor” ucapnya.
Saat biacara dihadapan Presiden, dirinya mencucrkan air mata, ” Papua Barat Daya bukan anak tiri untuk bapa, kami juga punya hak yang sama sebagai anak Emas Dimata Bapa. Selanjutnya dalam hitungan Bulan Tahapan Jalan mulai pembahasan di monisi II, Baleg, Harmonisasi dengan Pemerintah, langsung Paripurna. Semua karena Campurtangan Tuhan” Tukasnya.
Sekarang Provinsi PBD hadir, ada yang mengklaim diri sebagai tokoh pejuang, tapi Tuhan disorga tau, siapa pejuang siapa penikmat, siapa yang menentang, seleksi alam dan biarkan waktulah yang akan menjawab sesuai fakta sejarah.
Sebagai pimpinan Partai Golkar di daerah, lanjut Lambert Jitmau, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada DPP Partai Golkar dan seluruh partai yang sudah berkontribusi menghadirkan Provinsi PBD untuk masyarakat Nusantara yang ada di Papua Barat Daya. (ris).













