• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Kamis, 24 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Wabup Manokwari Minta Tidak Ada Politisasi Dalam Kajian Sekolah Berbasis Asrama

by admin
28 Desember 2022
in Berita Utama
0
Wabup Manokwari Minta Tidak Ada Politisasi Dalam  Kajian Sekolah Berbasis Asrama

Ketua Tim Kajian Sekolah Berpola Asrama, Dr Yusuf Sawaki S.Pd MA.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

MANOKWARI – Tim kajian dari Universitas Papua sedang melakukan pengkajian sekolah berbasis asrama pertama yang pengelolaannya oleh pemerintah bukan yayasan ataupun lembaga keagamaan.
Ketua Tim Kajian Sekolah Berpola Asrama, Dr. Yusuf Sawaki, S.Pd MA mengatakan sekolah berbasis asrama pada intinya semua aktivitas berada dalam asrama pada durasi tahun ajaran.

“Di Manokwari, sudah ada sekolah berbasis asrama seperti SMA dan SMP Katolik Villanova, Pondok Pesantren namun itu dikelola oleh Yayasan. Yang menjadi kajian kami saat ini adalah sekolah berbasis asrama yang pengelolanya dari pemerintah dan itu belum pernah ada hingga kini di Manokwari,” ujarnya, Rabu (28/12).

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
60
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
127
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30

Ia menyebutkan bahwa pemerintah Manokwari berusaha merancang sebuah konsep sekolah berbasis asrama yang nantinya akan menjadi sekolah negeri berpola asrama.

“Ini merupakan sebuah strategi yang memang sudah lama. Sebelumnya memang ada pemikiran bahwa penggabungan sekolah berbasis asrama dengan sekolah-sekolah yang telah ada terutama SMP,” sebutnya.

Ia menuturkan pada awal pembicaraan ada SMP Negeri 2 Manokwari yang rencananya akan menjadi sekolah berbasis asrama, namun banyak pertimbangan seperti menunggu 3 tahun karena harus meluluskan siswa yang sebelumnya dan itu akan memakan banyak waktu.

“Dan susah diukur tingkat keberhasilannya,” tuturnya singkat.
Dirinya menyebutkan bahwa target asrama yang menjadi usulan oleh tim kajian ada dua yakni asrama putra dan putri dengan jumlah peserta didik tahun pertama sebanyak 40 siswa dan tahun kedua serta ketiga bisa berkembang.

“Kajian yang kita lakukan ini tingkat SMP karena siswanya masih bisa terbentuk sebuah karakter dan mendidik perilaku dan sebagainya,” ucapnya.

Menurutnya, standarisasi sekolah berbasis asrama tetap berbasis kurikulum nasional tetapi juga mengembangkan standar lokal atau muatan lokal untuk kemampuan siswa misalnya berkebun, seni budaya Papua dan sebagainya.
Ia menyebutkan bahwa siapa yang masuk bersekolah, tergantung dari pemerintah daerah.

“Saya mendengar bahwa nantinya akan diprioritaskan untuk putra putri orang asli Papua. Sebab pendanaan pembangunan dari dana otonomi khusus,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo meminta agar tidak ada politisasi dalam pengkajian bahkan nantinya pembangunan sekolah berbasis asrama.

“Kita tahu bahwa ini sudah mulai masuk tahun-tahun politik, jadi jangan di politisasi,” ujarnya.

Ia menyebutkan tujuan sekolah berpola asrama untuk meningkatkan sumber daya manusia terlebih khusus putra putri papua, guna mengimbangi laju pembangunan maupun pertumbuhan teknologi.

“Dengan ini siswa bisa keluar dari belenggu sosial, adat istiadat, kebiasaan, cara dan sikap yang bisa menghambat pertumbuhan karakter,” sebutnya.

Ia mengungkapkan agar pendirian sekolah berpola asrama bisa menjawab kebutuhan masyarakat maka perlu adanya kajian yang nantinya menjadi pedoman dalam pelaksanaan.

“Karakter siswa yang terbentuk akan menjadi modal dasar pembangunan sumber daya manusia orang asli Papua,” pungkasnya. (bw)

ADVERTISEMENT
Previous Post

PBD Ibarat Nabi Musa Pimpin Banga Israel

Next Post

11 Coolbox berisi Miras Disita di Km. Kalabia

Related Posts

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
60
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
127
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga
Berita Utama

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30
Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua
Berita Utama

Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua

12 September 2026
83
Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya

12 September 2026
43
Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa
Berita Utama

Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa

11 September 2026
164
Next Post
11 Coolbox berisi Miras Disita di Km. Kalabia

11 Coolbox berisi Miras Disita di Km. Kalabia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

23 September 2026
Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!