Sempat Dirawat 16 Jam Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia
AIMAS – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial YS, warga SP4, Kabupaten Sorong, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun usai mengetahui perselingkuhan suaminya. Kabar bunuh diri YS tersebut sontak mengegerkan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Kapolres Sorong, AKBP Yohanes Agustiandaru, SH, S.IK, MH melalui Kapolsek Salawati, Ipda Ezard Pramardhia, S.Tr.K saat dikonfirmasi Radar Sorong, membenarkan kabar tersebut.
Dikatakan Kapolsek Salawati, YS diduga nekat bunuh diri setelah melihat suami sahnya berinisial ES bersama dengan wanita lain (diduga selingkuhan) di dalam sebuah rumah. Wanita tersebut merupakan orang yang dikenal korban telah menjalin hubungan gelap sejak lama dengan suami korban, berinisial ES.
“Kejadian tersebut bermula pada tanggal 28 Agustus 2023. Dimana saat itu, YS yang mengetahui suaminya tidak berada di rumah, mencoba mencari tahu keberadaan suaminya. Setelah YS mencari keberadaan suaminya, diketahuilah bahwa suaminya tersebut berada di dalam rumah seseorang yang memang sudah dicurigai sebagai selingkuhan suaminya selama bertahun-tahun,” ungkap Ipda Ezard.

Lantaran sakit hati mengetahui hal tersebut, YS sempat berbagi cerita kepada kakak kandungnya dan mengaku tak kuat lagi menghadapi tingkah sang suami. YS juga sempat membuat status galau di akun Medsosnya, yang mengarah pada tindakan bunuh diri. Sebelum menenggak racun, YS berpamitan kepada anak semata wayangnya, juga kepada orang tuanya.
Tak kuat lagi menahan sakit hatinya, YS berupaya mengakhiri hidupnya dengan meminum obat pembasmi gulma/rumput, pada hari Rabu, 30 Agustus 2023, sekitar pukul 08.00 WIB.“Karena panas hati, akhirnya YS meminum cairan pembasmi rumput merek Noxone. Kejadian itu akhirnya diketahui suaminya yang baru hendak pergi kerja ke Maybrat. Saat itu suaminya berupaya memasukkan jari tangannya ke dalam mulut YS, dengan harapan racun tersebut dapat dimuntahkan kembali. Karena tak berhasil, anaknya kemudian mencarikan air kelapa dan susu beruang untuk menetralkan racun tersebut. Namun karena YS tak sadarkan diri, akhirnya langsung dilarikan ke Rumah Sakit,” beber Kapolsek Salawati.
“Setibanya di RSUD JP Wanane, korban langsung ditangani tim medis dan telah mendapat pertolongan pertama. YS sempat sadarkan diri dan berinteraksi dengan keluarganya. Namun sayang, setelah mendapatkan perawatan selama 16 jam, kondisinya drop dan dinyatakan meninggal dunia pagi tadi, Kamis 31 Agustus 2023,” terang Kapolsek Salawati.
Dikatakan Kapolsek, saat ini keluarga korban telah menerima kepergian YS. Kasus tersebut juga tidak dilanjutkan proses hukumnya karena tidak ditemukan tindak pidana pada kejadian tersebut, sebab korban YS meninggal akibat keinginannya sendiri. (ayu)













