



Pj Gubernur PBD & PJ Bupati Sorong Ditantang Bikin Nasgor
AIMAS – Ungkapan syukur keluarga besar Management Aimas Hotel & Convention Center (AHCC) Sorong dalam rangka resepsi hari jadinya yang pertama pada hari ini, Rabu (14/6) diwujudkan dengan membagikan 1.001 box nasi goreng kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir di Malak Ballrom.
Sebelumnya, HUT ke-1 Aimas Hotel yang juga bertepatan dengan HUT ke-56 Kabupaten Sorong ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Pj Gubernur PBD, Dr. Muhammad Musa’ad, M.Si dan pemotongan kue ulang tahun oleh Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, S.Sos, MM, M.AP.
Usai memberikan sambutan singkat diteruskan dengan memotong tumpeng dan kue ulang tahun, Pj Gubernur dan Pj Bupati ditantang mengikuti lomba dadakan live cooking membuat goreng ala-ala.
Dengan senang hati, kedua kepala daerah tersebut menerima tantangan dari manajemen hotel dan langsung mulai memasak dihadapan pasang mata masyarakat yang menyaksikan momen tersebut.
Bukan saja media, masyarakat yang hadir pun tak ingin ketinggalan untuk menyaksikan sekaligus mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera ponselnya.
Pj Bupati Sorong mengatakan, dirinya sama sekali tidak canggung saat ditantang memasak. Karena hal tersebut sudah biasa ia lakukan di rumah. Apalagi nasi goreng adalah menu yang sederhana.
“Menu yang kami buat tadi adalah nasi goreng ala JP MOSO SMART (Jangkau Pembangunan Mandiri Sorong yang Sejahtera Modern Aman Religius dan Tangguh) dan nasi goreng ala MM PBD CSP (Muhammad Musa’ad Papua Barat Daya Cerdas Sehat dan Produktif),” ujar Moso.
Dikatakan Moso bahwa dalam perlombaan tersebut, dirinya bersama Pj Gubernur menyelesaikan menu buatannya bersamaan. Hal tersebut, menurut Moso, menandakan bahwa dirinya dan Pj Gubernur sama-sama mahir dan sudah terbiasa melakukannya di rumah.
Senada dengan Moso, Pj Gubernur Musa’ad juga dengan senang hati menerima tantangan tersebut. Menurutnya, nasi goreng adalah menu yang paling praktis dan sering dilakukannya ketika masih menjadi anak kos.
“Ditantang untuk memasak nasi goreng untuk mengingatkan masa kuliah dulu karena nasi goreng adalah menu yang sangat mudah dan praktis bagi anak kos. Hanya saja mungkin saya sudah lama tidak melakukannya lagi dan lama tidak memegang spatula. Tapi akhirnya saya tetap bisa melakukannya,” ungkap Musa’ad.
Menurut Musa’ad, challenge memasak nasi goreng secara live di hadapan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa Aimas Hotel sudah semakin dekat di hati masyarakat.
Oleh karenanya, di momen fisrt anniversary Aimas Hotel, Musa’ad meminta Aimas Hotel & Convention Center tetap menjadi yang terbaik di Tanah Papua. Sebagai bentuk dukungan untuk eksistensi hotel megah tersebut, Musa’ad juga meminta Forkopimda Kabupaten Sorong juga Forkopimda PBD agar dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan di hotel tersebut.
“Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan juga merupakan bentuk dukungan untuk merawat dan menjaga tempat ini. Sebab kita memiliki andil besar untuk membesarkan nama Convention Center termegah satu-satunya di tanah Papua ini,” sebutnya.
Gubernur PBD juga memberikan apreseasi kepada mantan Bupati Sorong yang telah menghadirkan Aimas Convention Centre yang sedemikian besarnya, bahkan terbesar di Tanah Papua.
Sementara itu, dirincikan Chiep Executive Officer Aimas Hotel & Convention Center, Rixon Suryantho dalam paparannya, bahwa Aimas Convention Center tersebut telah diresmikan pada 26 Desember 2015 oleh Dr. Drs. Stepanus Malak, M.Si selaku Bupati Sorong saat itu.
Semetara Aimas Hotel diresmikan terpisah oleh Dr. Johny Kamuru, SH, M.Si pada 14 Juni 2022. Dimana Ballroom termegah di tanah Papua dan hotel bintang empat tersebut berdiri di atas lahan seluas 4.500m2.
Aimas hotel dilengkapi oleh 190 kamar, kolam renang mewah bernuansa klasik sepanjang 52 meter dan 17 meeting room. Serta ballroom utama seluas 2.450m2 yang diperkirakan mampu menampung 5.000 orang. (ayu)
















