SORONG – Mantan Wali Kota Sorong dua periode, Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat atas peresmian Provinsi Papua Barat Daya (PBD) dan dilantiknya Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Dr.Drs Muhammad Musa’ad,MSi. Menurut Lambert Jitmau, Pj Gubernur PBD Muhammad Musa’ad merupakan putera terbaik dari tanah Papua.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden dan Kemendagri telah memilih putra terbaik dari Papua, sehingga kita punya kewajiban untuk mendukung beliau selama 1 tahun itu tertera oleh SK yang telah dibacakan pada tanggal pelantikan,” kata Lambert Jitmau kepada Radar Sorong melalui sambungan telpon seluler, Kamis (15/12). “Pemerintah pusat memilih putra terbaik dari tanah Papua yang telah dilantik pada tanggal 9 Desember. Masyarakat Papua Barat Daya tegak lurus untuk melaksanakan amanat undang-undang,” sambungnya.
Lambert yang juga pernah menjabat Ketua Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, mengajak seluruh masyarakat Sorong Raya merapatkan barisan mendukung putra terbaik dari tanah Papua yang menjadi Pj Gubernur PBD. “Masyarakat Sorong Raya harus bersyukur kehadiran Provinsi Papua Barat Daya yang telah diresmikan dan Penjabat Gubernur yang telah dilantik. Beliau tidak asing bagi kita di tanah Papua. Pj Gubernur Papua Barat Daya merupakan Kepala Bappeda Provinsi Induk Papua, apa yang diragukan?, pembangunan di tanah Papua ini tidak terlepas dari peran beliau sebagai Kepala Bappeda yang merencanakan,” jelasnya.
Ditambahkannya, harus ada penjemputan Pj Gubernur PBD karena itu sudah wajib, bukan karena hura-hura atau karena interest pribadi. “Kalau berbicara soal persiapan penjemputan adalah tugas dari protokol oleh pemerintahan yaitu 5 Bupati dan 1 Wali Kota,” ujarnya.
Mengenai tim-tim perjuangan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, menurut Lambert Jitmau, telah berakhir tugasnya setelah PBD terwujud, sehingga semua kembali diserahkan kepada pemerintah. “Saya pikir kita punya tanggung jawab atau tugas sudah berakhir pada tanggal 17 November kemarin, selanjutnya merupakan ranahnya pemerintah, salah satunya terkait penjemputan Pj Gubernur Papua Barat Daya,” pungkasnya. (zia)












