AIMAS – Sudah cukup lama sejak melepas jabatan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga di akhir tahun 2020 lalu, Musa Lazarus Malagam, S.Sos, M.Si, salah satu putra daerah Moi yang namanya cukup besar di Kabupaten Sorong, rupanya tengah aktif dalam kegiatan peribadatan dari kampung ke kampung.
Sosok yang dikenal sederhana dan apa adanya ini lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan sanak saudaranya. Sesekali, Malagam juga duduk dan membangun diskusi kecil bersama masyarakat di kampung.
Belum lama ini, Malagam didampingi isteri, Sarlota Mobalen, SP terlihat mengikuti ibadah bersama masyarakat di Kampung Kalasuat. Terkait kehadirannya, Malagam mengaku bahwa ibadah di kampung sudah menjadi agenda rutinnya belakangan ini.
“Banyak yang bisa dilakukan, selain ibadah yang dipersembahkan untuk Tuhan, sekaligus kami bisa mempererat tali silaturahmi antar sesama putra dan putri asli Moi,” ujar Malagam.
Saat disinggung terkait rencana politiknya pada 2024 mendatang, Malagam tak banyak berkomentar. Menurutnya, masih terlalu dini untuk membahas persoalan politik.
Malagam menegaskan, sementara ini pihaknya masih konsisten dengan agenda rutinnya bersama keluarga. Serta untuk lebih mendekatkan diri dan berserah kepada Tuhan.
Kendati demikian, dirinya juga tidak menampik jika sudah tiba momennya dan ada dukungan dari masyarakat, maka itu semua adalah kehendak Tuhan.
“Politik masih lama, jangan terlalu dini dibahas. Saya tidak tahu bagaimana ke depannya, yang jelas kalau momennya tiba dan masyarakat menginginkan, pasti Tuhan buka jalan,” sebutnya.
Namun di lain sisi, tak sedikit masyarakat yang sebenarnya sudah sejak lama mendambakan sosok Malagam untuk memimpin Kabupaten Sorong. Sebab putra asli Moi yang kesehariannya bertugas di pemerintahan Kabupaten Sorong bersama istri, merupakan sosok yang dituakan dan sangat dihormati dipersekutuan suku Moi. (ayu)














