SORONG – Seperti halnya dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lainnya di tanah air, setelah tahapan Pemilu 2024 diluncurkan pada 14 Juni lalu, KPU Kota Sorong mulai bekerja maksimal dengan melakukan pelayanan di kantor selama 1x 24 jam.
Ketua KPU Kota Sorong, Roberth B. Yumame, S.Sos mengatakan, sejak dilauncing 14 Juni 2022, tahapan Pemilu hingga hari ‘H’ 2024 mendatang berlagsung selama 20 bulan atau 610 hari. “Dalam tahapan ini, jajaran KPU bekerja maksimal bukan berdasarkan dari jam kerja saja tapi juga berdasarkan hari kalender, sehingga seluruh jajaran KPU baik Komisioner maupun sekretariat akan stay untuk melakukan pelayanan selama 1 x 24 jam,”ujar Roberth Yumame kepada Radar Sorong di ruang kerjanya, Selasa (21/6).
Sesuai dengan Peraturan KPU No 3 Tahun 2022 tentang program, jadwal dan tahapan Pemilu dan Pilkada serentak, jajaran KPU Kota Sorong telah siap ,baik menyangkutan kesiapan kualitas SDM, juga menyangkut tata kelola kelembagaan Pemilu . “Kami jajaran KPU Kota Sorong sudah siap melaksanakan itu. Dan kemarin teman-teman di sekretariat sudah mengikuti pelatihan tata kelola kelembagaan Pemilu yang KPU RI laksanakan di Manokwari,”jelasnya.
“Jadi pada intinya, teman-teman di jajaran KPU khususnya KPU Kota sudah siap melaksanakan tahapan Pemilu Tahun 2024 sesuai dengan PKPU 3 Tahun 2022 tentang program dan jadwal Pemilu,”imbuh Roberth Yumame.
Sebagai kongkrit dari kesiapan yang dilaksanakan oleh KPU Kota Sorong adalah dengan melaksanakan sosialisasi tahapan Pemilu serentak 2024 di lingkup partai politik maupun di lingkup stakeholder lainnya. “Kemarin kita sudah lakukan dengan teman-teman di Partai Hanura pada kegiatan Rapimda, kemudian Jumat besok kita juga akan melaksanakan sosialisasi juga kepada peserta Pemilu lainnya, di masyarakat, pemerintah, TNI Polri, pokoknya stakeholder pada Kamis dan Jumat besok,”imbuh Roberth Yumame.
Selain melancarkan sosialiasi tentang tahapan Pemilu sebagaimana yang diakomodir dalam PKPU Nomor 3 tahun 2022, pihaknya kata Robert Jumame juga akan melakukan audensi dengan para stakeholder di Kota Sorong guna meminta kebersamaan dalam menyukseskan tahapan Pemilu 2024.
Menanyakan untuk Pemilu serentak 2024 mendatang apakah ada perbedaan dengan Pemilu 5 tahun lalu, dikatakan Roberth Yumame, pada prinsipnya tidak ada perbedaan yang signifikan . Hal Ini karena beberapa PKPU yang dilaksanaan masih merujuk pada PKPU sebelumnya. “Mungkin kalau ada perbedaan sedikit saja, misalnya pendaftaran Parpol yang harus didaftarkan di pusat dan kita tugasnya hanya melakukan verifikasi di daerah. Kemudian, ada beberapa parpol kalau tidak salah ada sekitar 75 parpol yang sampai saat ini finalnya kita belum tahu,”urai Roberth Yumame.
Selain itu, perbedaan lainnya, terkait dengan proses-proses rekrutmen adhoc, kalau dulu lanjut Robert Jumame, rekrutmen adhoc bisa melalui usulan-usulan, tapi kini akan dilakukan seleksi secara terbuka. “Sehingga usia dalam penyelenggara pemilu juga jadi pertimbangan kami nanti,”tandasnya. Lebih lanjut menyinggung tentang target partisipasi Pemilu , dikatakan pada Pemilu 5 tahun lalu, KPU Kota Sorong melampaui target yakni mencapai 84 % dari yang ditargetkan sebelumnya sekitar 75. persen. “Untuk target kami pada Pemilu 2024, partisipasi masyarakat ya lebih tinggi dari yang sekarang. Kami targetkan lebih tinggi dari 84 persen. Untuk mewujudkan target tersebut, KPU Kota Sorong genjot melalui program sosialisasi. Kita berharap teman-teman stakeholder khususnya teman-teman pers juga ikut memberikan informasi melalui media agar bisa menjakau masyarakat yang berada di lapisan paling bawah,”tandasnya.
Dengan wilayah Kota Sorong yang mudah dijangkau, Roberth Yumame pun optimis target lebih dari 84 persen bisa tercapai. “Kalau melihat kondisi Kota Sorong, saya pikir hanya 18 Km ya. Yang kita tempuh 1 jam juga bisa keliling Kota Sorong, dari 0 Km sampai 18 Km, pulau terluarnya cuma Pulau Ram dan Sop, saya pikir target kita pasti melampaui,”terangnya.
“Jadi target kita ya minimal lebih tinggi dari 84 persen. Untuk mewujudkan itu kita genjot melalui program sosialisasi. Kita berharap teman-teman stakeholder khususnya teman-teman pers juga ikut memberikan informasi melalui media agar bisa menjangkau masyarakat yang berda di lapisan paling bawah,”imbuh Roberth Yumame, Ketua KPU Kota Sorong. (ros)














