SORONG- Ketua Keluarga Besar Alumni (KAMI) Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (Uncen), M Yasin Djamaludin, SH MH mendukung sepenuhnya Komjen (Purn) Paulus Waterpauw sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat, yang dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada 12 Mei 2022 lalu.
Karena Penjabat Gubernur Papua Barat telah memiliki asas legalitas formal, Ketua KAMI Fakultas Hukum Uncen Jayapura pun menyerukan kepada seluruh pengurus dan anggotanya untuk mendukung Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.
“Saya minta semua Alumni Fakultas Hukum Uncen Jayapura yang berada di Papua Barat baik yang eksekutif, legislatif dan diluar pemerintahan untuk memberikan dukungan penuh kepada Penjabat Gubernur Papua Barat yang telah ditunjuk oleh Mendagri, karena penetapannya sudah sesuai Undang-Undang,”tandas Yasin Djamaludin, lawyer senior yang juga Ketua DPC PERADI Sorong.
Dengan memiliki segudang pengalaman sebagai Mantan Kapolda Papua dan sejumlah jabatan penting lainnya, Yasin Djamaludin menilai, leadership yang dimiliki Kaka Besar Paulus Waterpauw tak diragukan lagi, sehingga Ia menilai PW alias Paulus Waterpauw akan mampu menyelesaikan segala tugasnya sebagai orang pertama di Papua Barat, termasuk tugas menyiapkan proses Pilkada,Pilgub 2024 mendatang.
Lebih lanjut dikatakan oleh Yasin bahwa Alumni FH Uncen yang berjumlah sekitar 1.500 orang tersebar di 2 kota dan 13 kabupaten di Papua Barat harus menjadi agen dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.
“Kepada Penjabat Gubernur Papua Barat kami berharap bekerja sesuai tupoksi sebagai PJ (penjabat) dan berdiri untuk semua masyarakat di Papua Barat,”tandas Yasin Djamaluddin yang belum lama ini memimpin Raker Alumni FH Uncen di Jayapura.
Sebagai langkah awal memimpin Papua Barat, menurut Yasin, Paulus Waterpauw harus melakukan konsolidasi internal dengan semua perangkat pemerintahan daerah eksekutif dan legislatif agar program kerja yang akan dilaksanakan dapat berjalan secara berkesinambungan.
Dengan memiliki anggota yang cukup banyak di Papua Barat, Yasin yang disinggung tentang sikap politik di tahun 2024 mengatakan,”no comment” seraya bercanda mengatakan “Belanda masih jauh” . (ros)















