SORONG- Dengan terbentuknya Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Jubir Tim Percepatan PBD, Julian Kelly Kambu ST, MSi menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diusulkan ke Pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya haruslah yang memiliki kompetensi.
“ASN yang akan diusulkan harus punya kompetensi. Jangan usul yang bermasalah dan tidak punya keahlian dalam birokrasi pemerintahan,” tegasnya.
Menurutnya, Papua Barat Daya membutuhkan dan harus dikelola oleh orang-orang yang memiliki jiwa birokrasi dan tidak memiliki kepentingan pribadi.
“Jangan yang ada masalah dan tidak punya jiwa birokrasi, nanti Papua Barat Daya bisa jadi apa kalau dikelola oleh orang-orang seperti ini,” ujar Kelly Kambu yang sehari-hari Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong.
Ia menambahkan ASN yang mengajukan nama-nama mereka untuk pindah ke Papua Barat Daya harus melihat kemampuan diri.
“Mereka harus sadar diri dan punya keahlian pada bidangnya, agar ketika di Papua Barat Daya itu ditempatkan pada bidangnya dan bekerja sesuai tanggung jawab. Jangan hanya datang selfie-selfie (foto-foto) saja di Provinsi Papua Barat Daya,” tegasnya.
Kelly, juga mengatakan dirinya sendiri masih tetap di Papua Barat dan memberikan kesempatan bagi mereka yang akan pindah ke provinsi termuda tersebut.
“Bapa masih di Papua Barat. Silahkan bagi mereka yang berkompeten harus berkontribusi positif di Papua Barat Daya. Harus amanah dan bekerja dan bekerja,” pungkasnya.(zia)












