SORONG – Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kota Sorong, Hendrikus Momot, SH mengatakan bahwa tinggal 75 hari lagi rakyat Indonesia akan melaksanakan pencoblosan Pemilu tanggal 14 Februari 2024. “Berkaitan dengan itu maka selaku pemerintah daerah kami sampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Sorong, mari kita jaga stabilitas keamanan menjelang Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU dan Bawaslu diawasi oleh pemerintah, TNI, Polri,” ujarnya.
Berkaitan dengan itu Kepala Badan Kesbangpol menghimbau kepada seluruh partai politik (parpol) yang ada di Kota Sorong (18 parpol) yang akan menggerakkan seluruh caleg-caleg yang ada untuk memeriahkan pesta demokrasi Pemilu 2024.

“Untuk tertibnya estetika di kota ini pemerintah telah mengeluarkan surat keputusan tentang tempat-tempat rapat umum dan tempat-tempat pemasangan APK (alat peraga kampanye) yang sudah diberikan pemerintah kepada penyelenggara KPU dan seluruh parpol, sehingga untuk menjaga estetika itu saya himbau untuk seluruh pimpinan parpol mengawasi seluruh caleg-caleg yang ada untuk pemasangan baliho itu sesuai pada rambu-rambu yang sudah ditetapkan pemerintah yang ada di Kota Sorong,” tegasnya.
Sehingga kata Hendrikus Momot, Kota Sorong ini sebagsi ibukota Provinsi Papua Barat Daya dijaga estetikanya dan kerapiannya, supaya orang yang datang ke Sorong ini menjelang pemilu melihat bahwa pesta demokrasi yang dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu itu tertib dan menjaga estetika kota ini dengan baik.
Kepala Badan Kesbangpol juga menyampaikan kepada penyelenggara pemilu yaitu KPU, Bawaslu sampai ke tingkat adhoc, baik PPD, PPS, panwas distrik, panwas kelurahan agar dalam melaksanakan Pemilu ini sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Penyelenggara Pemilu dalam melaksanakan Pemilu tidak berpihak kepada salah satu kontestan Pemilu, tapi semua parpol adalah milik bangsa ini, sehingga calon-calon yang ada diperlakukan sama-sama sewajarnya, tidak bisa memihak ke salah satu, itu sudah menjadi tuntutan dari aturan yang ada di bangsa ini, sehingga kalau kita kerja sesuai aturan maka Pemilu akan berlangsung dengan aman damai dan sukses,” tandasnya.
Sekali lagi harapan dirinya terhadap penyelenggara Pemilu untuk tetap bersama-sama bersinergi dengan semua stakeholders yang ada baik itu pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat, termasuk dengan media massa.(akh)















