AIMAS – Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UMKM Kabupaten Sorong bersama jajaran Polres Sorong melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah ritel, pasar dan pusat perbelanjaan yang ada di wilayah Kabupaten Sorong, Rabu (20/12).
Kegiatan tersebut dilakukan guna memantau perkembangan harga sejumlah bahan pokok menjelang hari raya Natal dan tahun baru. Selain itu, Sidak juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok atau pasokan bahan pokok di lapangan.
Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Sorong, Marthen Luther Panjala mengatakan, tim melakukan pengecekan terhadap beberapa macam stok dan harga bahan pangan. Termasuk beras, gula, minyak goreng, daging dan telur ayam
“Khusus pada Sidak di Pasar Tradisional, kami melakukan pengecekan terhadap komoditas bumbu dapur. Diantaranya bawang merah, bawang putih, cabai dan tomat. Selain itu juga ada daging segar yang biasanya dijual di pasar,” kata Marthen.
Berdasarkan hasil pantauan pada Sidak tersebut, tim mendapati sejumlah komoditas yang sudah mengalami lonjakan harga. Namun presentasenya cukup kecil, masih di bawah 10 persen. Kendati demikian, tim memastikan bahwa kondisi ketersediaan stok masih aman.
“Fluktuasi harga bahan pangan di pasaran bergerak terus, naik turun. Saat ini juga kita lihat sudah ada kenaikan harga sejumlah bahan pangan. Namun kenaikan harganya masih dalam kategori wajar di nawah 10 persen. Atau naik berkisar antara Rp 500 hingga Rp 2.000. Untuk beras, gula, tepung, minyak goreng dan telur stoknya masih cukup tersedia. Beberapa tempat sudah kita pantau dan stoknya aman,” kata Kadis Perindagkop.

Kapolres Sorong, AKBP Yohanes Agustiandaru, SH, S.IM, MH menambahkan, pihaknya selama ini juga telah memiliki tim khusus yang bertugas melakukan monitoring bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam rangka memantau harga dan memastikan ketersediaan stok bahan pokok bagi masyarakat.
Dari hasil pantauan selama ini, Kapolres memastikan bahwa tidak ditemukan indikasi adanya penimbunan sejumlah bahan pokok. Namun, Kapolres menegaskan jika hal tersebut ditemukan apalagi hingga menyebabkan kelangkaan terhadap stok komoditi bahan pokok, maka tentu akan diberikan sanksi tegas kepada para pelaku.
Selain melaksanakan Sidak di sejumlah ritel, guna menekan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten Sorong melalui dinas terkait juga telah beberapa kali melaksanakan operasi pangan pasar murah di beberapa bulan terakhir ini.
“Operasi pasar murah sendiri merupakan upaya mengendalikan inflasi. Kemudian, juga untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, serta untuk menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau yang dapat dengan mudah diperoleh masyarakat,” imbuh Marthen lagi. (ayu)
















