MANOKWARI – Tepat 12 Oktober 2022, Papua Barat memasuki usia ke 23 tahun. Diusia yang hampir memasuki usia perak (25 tahun, red) masih perlu banyak perubahan-perubahan di Papua Barat.
Peringatan hari ulang tahun (HUT) Papua Barat melaksanakan upacara bendera di halaman kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (12/10). Pj Gubernur Papua Barat, Komien Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw menjadi inspektur upacara (irup) dan pemimpin upacara Karo Pemerintahan dan Otsus Papua Barat, Agustinus Rumbino.
Upacara peringatan dihadiri pegawai di lingkup pemerintah Papua Barat, Forkopimda serta bupati dan walikota.
Paulus Waterpauw mengingatkan untuk menghindari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Saat ini jika melakukan sikap perilaku yang kurang produktif langsung berhadapan dengan hukum.
“Masalah kepekaan hati dan pikiran yang sehat perlu kita tanamkan dalam diri kita masing-masing, marilah kita lebih mencintai masyarakat dan daerah ini dan wujudkan itu melalui karya nyata,” ujarnya.
Ia menyebutkan sejumlah prestasi yang telah tercapai memasuki usia 23 tahun yakni telah melakukan percepatan pembentukan perdasus dan perdasi.
“Kita sudah membentuk perdasus dan perdasi beberapa waktu lalu,” sebutnya. Ia mengungkapkan untuk para organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengaktifkan aplikasi pusat data sisdaken dengan menginput data-data pembangunan yang telah dikerjakan.
“Sudah melakukan kerja sama dengan BPS untuk membangun sebuah pusat data bagi pembangunan di Papua Barat yang disebut sistem data sektoral satu noken,” ungkapnya. (bw)
















