Hari Terakhir Pendaftaran , Sekretariat Timsel KPU PBD Buka Sampai Pukul 00.00 WIT

SORONG- Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,  setelah dibuka sejak 10 Februari lalu, pendaftaran calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat Daya (PBD), hari ini,  Selasa, 21 Februari 2023 akan ditutup.

  Untuk hari terakhir pendaftaran pada hari ini, menurut Ketua Tim Seleksi (Timsel) calon anggota KPU Provinsi Papua Barat Daya, Pdt Dr Thomson F. E. Elias, Sekretariat  Timsel yang berlokasi di Jln Rumberpon , samping Hotel Rumberpon Remu Selatan,  buka sampai pukul 00.00 WIT. “Hari ini batas terakhir,  berkas fisik harus diantar ke sektretariat hari ini. Kita buka sampai malam jam 12 malam,”ujar Pdt Dr Thomson di Sekretariat  Timsel , Selasa siang (21/2).

 Hingga Selasa siang, menurut ketua Timsel, berkas fisik pendaftaran yang sudah masuk sekitar 50-an, dipastikan jumlahnya terus bertambah. Hal ini  terlihat di Sekretariat  Timsel, satu persatu, para pelamar terus berdatangan membawa berkas persyaratan.

Ketua Timsel Pdt Dr Thomson mengecek staf administrasi sedang memeriksa berkas pendaftaran salah satu pelamar. (Rosmini/Radar Sorong)

 Seperti diketahui, seleksi calon anggota KPU Provinsi Papua Barat Daya ini merupakan yang pertama kalinya, dan merupakan pertama kali pula pendaftaran peserta dilakukan secara online. Para pelamar harus  mendaftar melalui aplikasi  SIAKBA (sistem informasi anggota KPU dan Badan  Ad Hoc).  Saat ditanya sudah berapa banyak akun yang mendaftar di aplikasi SIAKBA, menurut ketua Timsel, sudah sekitar 220 akun.

  Dari akun yang mendaftar, masih ada yang belum melengkapi persyaratan, seperti surat keterangan kesehatan rohani , surat keterangan tidak pernah dipidana dari Pengadilan Negeri. Karena persyaratan belum lengkap, pendaftaran belum bisa lanjut sampai  mendapatkan kartu tanda peserta.

 Ketua Timsel Pdt Dr Thomson berharap waktu yang masih tersisa beberapa jam ini dimanfaatkan sebaik mungkin , dan setelah persyaratan lengkap tinggal diupload dan secara fisik berkasnya diantar ke Sekretariat Timsel.

 “Kita berharap proses  seleksi berjalan baik, meskipun ini hal baru  tapi harus dilalui demi kebaikan kita di Provinsi PBD ini. Ada yang barangkali bilang ini  (pendaftaran online) agak susah, tapi mau bikin bagaimana, kita harus melalui proses ini, harus melalui proses ini untuk menciptakan pemimpin yang berkualitas di PBD ,”ujar  Dr Thomson yang dalam perbicangan dengan media turut hadir Sekretaris Timsel Dr Bustamin Wahid dan anggota Timsel, Johana Kamesrar  yang akrab disapa kaka Joe.

  Setelah batas akhir pendaftaran pada hari ini,  ketua Timsel yang ditanya  apakah ada perpanjangan waktu pendaftaran seperti yang termuat dijadwal, dikatakan untuk  perpanjangan pendafatran, akan dibuka jika jumlah yang mendaftar tidak mencukupi kuota  yang telah ditetapkan. Tapi jika  jumlah yang mendaftar sudah melebihi kuota maka tidak akan ada perpanjangan waktu pendaftaran.

  “Jadi janganlah berpikir bahwa oh.. masih ada waktu perpapanjangan. Tidak, dia akan diperpanjang kalau  kuota (50) untuk nilai maksimal tidak dicapai,”jelas Thomson yang bersama Johana Kamasrar  5 tahun lalu dipercaya sebagai Timsel calon anggota KPU Kabupaten/Kota  se Sorong Raya , Kaimana dan Fakfak .

 “Kalau sudah 50 lebih yang mendaftar  tidak ada perluang untuk perpanjangan pendaftaran. Kita berharap kiranya semua berjalan normal.  Tidak ada  perpanjangan sehingga semua tahapan berjalan normal sampai  prosesnya selesai,”imbuh Thomson.

  Sesuai tahapannya, setelah pendaftaran, maka Timsel akan melakukan penelitian administrasi.  Dalam penelitian administrasi, Timsel akan melihat  persyaratannya  apakah sudah memenuhi syarat atau tidak, seperti pendidikan, keterlibatan dalam kepemiluan, maupun hal-hal  teknis, seperti berkas pendaftar apakah sudah lengkap, sah atau tidak.  “Karena kadang-kadang  sudah lengkap tapi tidak sah, tidak sah, seperti tidak ada materai , tidak sesuai dengan standar, itu hal-hal  yang harus kita lihat dalam  penilaian.   Contoh saja, dia (pendaftar)  ASN tapi dia tidak punya rekomendasi dari pimpinan, berarti tidak bisa diloloskan,”terang Thomson.

  Yang lulus dalam penelitian administrasi akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, seperti  tes CAT, psikotes, tes kesehatan  dan tes wawancara. Hanya saja untuk  lebih jelas tentang proses tahapan seleksi ini, menurut Thomson, pihaknya masih menunggu arahan langsung dari KPU Pusat.  “Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh ketua KPU kepada kami, bahwa untuk  hal-hal itu tunggu arahan dari pusat. Kami hanya bisa berkoordinasi  dengan pihak-pihak  terkait tapi kami belum bisa mengambil keputusan, kami hanya menunggu arahan langsung dari pusat,”ujar Thomson.

 Sementara itu, anggota Timsel calon anggota KPU Provinsi Papua Barat Daya, Johana Kamesrar berharap dalam seleksi calon anggota KPU PBD ini,  kuota 30 persen untuk perempuan dapat terpenuhi. Diberi waktu hanya 1 bulan, Timsel yang terdiri dari  Pdt Dr Thomson F. E Elias ,  Dr  Bustamin Wahid (Sekretaris), Dr Kris Nugroho, Johanna Kristina Naomi Kamesrar, SE MM  dan Gatot Purnomo dapat bekerja secara  maksimal sehingga  yang dihasilkan pun adalah orang yang benar-benar berkualitas.

 Menyinggung sejumlah incumbent ,  baik dari KPU Provinsi, KPU Kabupaten dan Kota hingga anggota Bawaslu turut serta dalam seleksi KPU Provinsi PBD ini, Dr Thomson mengakui akan adanya persaingan yang ketat, namun semua memiliki kesempatan yang sama.   “Yang menentukan langkah Papua Barat Daya kedepan adalah orang yang berkualitas.  Dan kalau memang mereka pantas ya pantas, dan  seperti CAT, psikotes, kesehatan, Itu kami Timsel tidak punya  kewenangan apa-apa, itu murni dari kemampuan peserta,”ujar Thomson.  (ros)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!