• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Sabtu, 26 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

BRIN Eksplorasi Sistem Pengobatan Tradisional di Misool Raja Ampat

by REDAKSI
26 Januari 2026
in Berita Utama
0
BRIN Eksplorasi Sistem Pengobatan Tradisional di Misool Raja Ampat
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

SORONG– Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaksanakan kegiatan eksplorasi terhadap sistem pengobatan tradisional yang dianut oleh masyarakat di Kepulauan Raja Ampat, dengan fokus khusus pada wilayah Misool, Provinsi Papua Barat Daya.

Tim peneliti dalam kegiatan ekplorasi sistem pengobatan tradisional di Misool, Raja Ampat. (Ist)

Ketua Tim Peneliti, Budi Agung Sudarmanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan, mengkaji, dan memahami praktik etnomedisin yang telah berlangsung secara turun-temurun dan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
62
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
130
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30

“Selain itu juga sebagai bagian dari upaya pelestarian pengetahuan lokal serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan tradisional,”tandas Agung dalam relesnya kepada media ini.

Koordinasi yang dilakukan oleh tim peneliti sebelum turun ke lapangan. (Ist)

Dijelaskan bahwa berdasarkan hasil studi sebelumnya yang dipublikasikan oleh Mujahid et al. (2017), terdapat sekitar 989 jenis tumbuhan obat yang digunakan secara tradisional di wilayah tersebut.

“Selain itu, tercatat 791 resep ramuan yang menjadi bagian integral dari sistem pengobatan masyarakat setempat, dan 49 penyehat tradisional aktif yang mempraktikkan sistem pengobatan tersebut,”ungkapnya.

Praktik etnomedisin di wilayah ini dilakukan oleh sepuluh kelompok etnis yang bermukim di Kepulauan Raja Ampat, yaitu Waigeo, Aifat, Aitinyo, Tehit, Ayamru, Inanwatam, Sough, Meyah, Wamesa, dan Wandamen.

Lanjut dikatakan, hasil awal dari eksplorasi ini memberikan gambaran awal mengenai keberadaan praktik pengobatan tradisional di wilayah tersebut dan menjadi dasar penting dalam penyusunan program penelitian lanjutan.

Adapun fokus utama penelitian ini diarahkan pada empat aspek utama yang belum secara lengkap terdokumentasi dan dikaji sebelumnya, yaitu: (a) tipologi penyehat tradisional, (b) metode dan bahan pengobatan yang digunakan, (c) resep ramuan yang dipergunakan, serta (d) pola regenerasi praktik etnomedisin.

“Termasuk mekanisme pemeliharaan dan penggantian alat serta bahan yang digunakan dalam praktik tersebut,”imbuhnya.

Keempat aspek tersebut jelas Agung, menjadi perhatian utama karena belum banyak diulas secara mendalam dalam literatur ilmiah terdahulu, serta belum teridentifikasi secara komprehensif dan kategorisasi yang sistematis.

“Oleh karena itu, kegiatan eksplorasi ini diharapkan dapat melengkapi data yang ada, sekaligus memberikan inovasi dan kebaruan dalam pemahaman mengenai tipologi penyehat tradisional, strategi regenerasi pengetahuan, serta teknik pemulihan alat dan bahan yang digunakan dalam praktik etnomedisin,”tandas Agung.

Gambaran mendalam mengenai aspek-aspek tersebut akan diperoleh melalui metodologi penelitian eksploratif yang komprehensif.

Dikatakakan Agung, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang menyeluruh terkait tipologi penyehat tradisional, metode dan praktik etnomedisin, serta strategi regenerasi pengetahuan yang berlaku di Kepulauan Raja Ampat, khususnya di wilayah Misool.

Tim peneliti  terdiri atas sepuluh orang dengan latar belakang keahlian multidisipliner ini diharapkan mampu mengungkap berbagai aspek praktik etnomedisin di wilayah tersebut selama tahun pertama pelaksanaan penelitian.

“Kolaborasi lintas disiplin ilmu dan kepakaran peneliti dalam tim ekspedisi ini cukup kompleks, yakni ilmu linguistik, sastra, botani, antropologi, hukum, tradisi lisan, dan bahan baku obat,” ujarnya.

Hal tersebut dimaksudkan untuk memperkaya sudut pandang penelitian terkait etnomedisin di wilayah Raja Ampat.

Dalam pelaksanaan pengambilan data di lapangan, BRIN menjalin kolaborasi strategis dengan dosen dari Universitas Cenderawasih dan peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Kediri.

Pengumpulan data lapangan didukung oleh dua petugas lapangan, yaitu Polisi Hutan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya, M. Imron Mustadjab, dan staf dari Badan Pengelola Taman Bumi Geopark Raja Ampat, Sulaiman Joli.

Kedua petugas ini memberikan arahan lokasi riset yang meliputi sejumlah desa di wilayah Misool, seperti Kampung Lilinta, Dabatan, Yellu, Kapatcol, Gamta, Magei, Tomolol, dan Fafanlap.

ADVERTISEMENT

Jika kondisi memungkinkan, tim juga akan melakukan eksplorasi di wilayah Kayeropop dan Salafen.

ADVERTISEMENT

Pengambilan data dilakukan selama kurang lebih 29 hari dengan memperhatikan kondisi cuaca dan lokus riset.

Tim peneliti terang Agung juga mewawancarai pengobat tradisional dan petugas Puskesmas di tiap kampung yang didatangi.

Termasuk mengekplorasi kearifan lokal dalam sistem pengobatan.  Dimana budaya lokal mempengaruhi metode dan cara pandang etnomedisin.

“Kami juga sudah melakukan perizinan ke kepala BBKSDA wilayah Papua Barat Daya serta pemerintah daerah terkait, seperti Polsek, Koramil, dan beberapa Kepala Kampung”, kata Agung menjelaskan.

Selain itu, Agung menambahkan bahwa hasil dari kegiatan eksplorasi ini berpotensi menghasilkan berbagai output ilmiah, termasuk artikel ilmiah, model inovatif, maupun paten terkait metode pengobatan tradisional yang berkembang di wilayah Misool.

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk pengembangan penelitian lanjutan, mengingat masih banyak data terkait etnomedisin di wilayah Papua yang belum tersentuh secara ilmiah dan sistematis.

Ke depan, BRIN berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi dan komunitas guna meningkatkan kualitas dan kapabilitas riset di seluruh wilayah Nusantara, khususnya di tanah Papua. (**/min)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pertamina Lakukan Sidak Lintas Sektoral di 3 SPBU, 8 Kendaraan Diamankan, Tangki Modifikasi hingga Plat Palsu

Next Post

Perkuat Koordinasi dan Sinergitas, Komandan Kodaeral XIV Kunjungi Petrogas

Related Posts

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
62
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
130
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga
Berita Utama

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30
Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua
Berita Utama

Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua

12 September 2026
83
Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya

12 September 2026
43
Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa
Berita Utama

Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa

11 September 2026
164
Next Post
Perkuat Koordinasi dan Sinergitas, Komandan Kodaeral XIV Kunjungi Petrogas

Perkuat Koordinasi dan Sinergitas, Komandan Kodaeral XIV Kunjungi Petrogas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Asian Games 2026 Tayang di MAXStream TV IndiHome Tanpa Biaya Tambahan

Asian Games 2026 Tayang di MAXStream TV IndiHome Tanpa Biaya Tambahan

25 September 2026
Indonesia Pelopori Manta Impact Bond, Skema Pembiayaan Konservasi Pari Manta Pertama di Dunia

Indonesia Pelopori Manta Impact Bond, Skema Pembiayaan Konservasi Pari Manta Pertama di Dunia

25 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!