
SORONG – Bayi berusia tiga bulan Phiten Welerubun, penderita hidrosefalus dan jantung bocor, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Setelah sempat dirawat di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong, Phiten kini dirujuk ke RS Prof. Dr. R.D. Kandou Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Dalam rangka mendukung proses pengobatan tersebut, Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth, S.KM., M.AP., menyerahkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp20 juta kepada ibu kandung bayi, Deviana Tiba, Jumat (19/9) di Kantor Dinkes Kota Sorong.
“Pasien dirujuk ke RS Prof. Dr. Kandou Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Bantuan ini diberikan guna mendukung kelancaran proses keberangkatan, serta pengobatan selama berada di rumah sakit,” kata Plt.Kadinkes didampingi sekretaris Dinkes Kota Sorong Mia Ohoitimur dan Kabid Keuangan dan Aset Dinkes Kota Sorong, Jamima.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sorong siap memberikan pendampingan tambahan jika dibutuhkan.
“Apabila dalam proses rujukan maupun selama masa pengobatan masih diperlukan dukungan, Pemkot Sorong melalui Dinkes akan tetap membantu hingga pengobatan selesai,” jelasnya.
Dengan dukungan tersebut, keluarga besar Phiten berharap proses pengobatan di Manado berjalan lancar hingga sang bayi bisa pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Ibunda bayi, Deviana Tiba, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Saya merasa lega. Saya berharap anak saya bisa segera sembuh dan kembali bersama keluarga seperti biasanya,” ucapnya dengan haru.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh paman bayi, Nando Welerubun.
“Kondisi bayi sudah cukup baik, dan rumah sakit juga sudah memberikan surat rujukan. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Sorong, khususnya Dinkes, atas bantuan yang sangat bermanfaat ini,” katanya.(zia)











