SORONG – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong, Ir. Merry M.P mengatakan bahwa, pada bulan April 2022 Kota Sorong mengalami inflasi 1,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,43.
“Pada bulan April 90 Kota/Kabupaten mengalami inflasi. Salah satunya Kota Sorong yakni 1,02 persen,” ujarnya saat press release kemarin (9/5).
Lanjutnya, inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,58 persen dengan IHK sebesar 113,46 dan terendah terjadi di Gunung Sitoli sebesar 0,22 persen dengan IHK sebesar 110,58. Ia menjelaskan bahwa Inflasi terjadi di Kota Sorong karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu transportasi sebesar 4,95 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,21 persen, kelompok kesehatan 2,55 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 2,00 persen. Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,37 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,25 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,25 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,16 persen, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,14 persen.

“Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya pada April 2022 mengalami inflasi sebesar 2 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 108,74 pada Maret 2022 menjadi 110,91 pada April 2022. Dari 4 subkelompok pada kelompok ini, 2 subkelompok mengalami inflasi dan 2 subkelompok tidak mengalami perubahan indeks. Subkelompok yang mengalami inflasi, yaitu subkelompok barang rekreasi lainnya sebesar 2,12 persen dan subkelompok koran, buku dan perlengkapan sekolah sebesar 2,49 persen. Sedangkan subkelompok yang tidak mengalami perubahan indeks adalah subkelompok barang rekreasi tahan lama dan subkelompok layanan rekreasi,” jelasnya.
Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki 0,11 persen.”Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan indeks yaitu kelompok pendidikan,” ujarnya. Sedangkan untuk tingkat inflasi tahun kalender (April 2022) sebesar 0,91 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2022 terhadap April 2021) sebesar 3,59 persen.(zia)












