KAIMANA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengingatkan seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kaimana mengantisipasi ancaman bencana Hidrometeorologi. Karena Indonesia berada pada kategori curah hujan menengah hingga tinggi, dengan sifat hujan di atas normal mendominasi sekitar 69,45%.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaimana, Rickho Hans Litaay, Skep. NS, saat dikonfirmasi terkait peringatan tersebut mengatakan jika pihaknya selalu siap siaga, dalam kondisi keadaan bencana maupun tidak. “Untuk antisipasinya kita sudah siapkan beberapa peralatan, terutama perahu karet untuk antisipasi evakuasi. Kami juga sudah melakukan simulasi pemasangan tenda pengungsian jika terjadi bencana,” jelasnya saat ditemui di Gudang Serbaguna Rehobot, kamis (10/11/2022).
Simulasi dilakukan dengan tujuan jika sewaktu-waktu, terjadi bencana petugas lapangan sudah mampu untuk memasang tenda untuk pengungsi. Riko juga menyebutkan, beberapa titik lokasi genangan air juga telah dilakukan perbaikan dengan membuat drainase. “Kemarin teman-teman di PU sudah coba buat drainase. Dari Sekolah (lokasi genangan air,red) ke sungai yang disebelah sekolah. Diharapkan ke depan teman-teman PU bisa siapkan drainase yang lebih baik, untuk antisipasi terjadi hujan sehingga tidak terjadi genangan air,” jelasnya. (fat)















