• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Senin, 19 Oktober 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Membentengi Remaja dari Pergaulan Bebas

by admin
21 Juni 2022
in Feature
0
Islam Melindungi Generasi dari Serangan LGBT
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Oleh: Tutus Riyanti 

(The Voice of Muslimah Papua Barat)

Melansir dari laman Direktorat SMP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Rabu (16/3/2022), pergaulan bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang. Istilah “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma yang ada. Masalah pergaulan bebas ini sering muncul baik di tengah masyarakat maupun di media massa. Bahkan pada saat ini pergaulan bebas sudah sampai pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Beberapa contoh dari pergaulan bebas adalah seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, tawuran, mengonsumsi narkoba, seks bebas, hingga melakukan tindakan kriminalitas. 

Pada tahun 2007, KPAI pernah melakukan survei. Dari 4.500 remaja yang di survei, 97 persen diantaranya mengaku pernah menonton video porno. Sebanyak 62,7 persen remaja SMP mengaku sudah tidak perawan lagi. Bahkan 21,2 persen remaja SMA mengaku pernah melakukan aborsi. Itu data 15 tahun lalu. Tentu saja sekarang jumlahnya semakin banyak lagi. 

Berita Terkait

28 November 2025
16
Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

12 November 2025
76
Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

10 November 2025
176

Menurut data KPAI pada tahun 2019, jumlah anak yang berhadapan dengan hukum mencapai 1.251 kasus. Dan yang menggunakan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) pada anak remaja mencapai 344 kasus. Menurut data Unicef tahun 2016 lalu juga menunjukkan, bahwa kekerasan yang terjadi pada sesama remaja di Indonesia diperkirakan mencapai 50 persen.  

Penyebab Pergaulan Bebas 

Perlu diketahui, bahwa anak usia remaja melakukan pergaulan bebas pasti ada faktor pemicunya. Terdapat beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab pergaulan bebas di kalangan remaja: 

Pertama, lingkungan keluarga adalah salah satu faktor kunci yang sangat memengaruhi tindakan dan perilaku remaja. Minimnya ilmu agama yang ditanamkan, membuat para remaja tidak paham dengan agamanya sendiri. Apalagi jika kedua orang tua sibuk bekerja, sering bertengkar, tidak mendidik dan tidak melakukan pengawasan secara intens. Akhirnya membuat anak usia remaja kurang mendapatkan perhatian dari kedua orang tua. Mereka akan mencari pelarian di luar rumah, hingga kemudian terjerumus pergaulan bebas. Tanpa menyadari perbuatannya itu benar atau salah.  

Kedua, kondisi lingkungan dan masyarakat juga sangat mempengaruhi karakter dan perilaku remaja. Lingkaran pertemanan yang negatif serta lingkungan yang tidak kondusif, juga bisa mengantarkan para remaja terjerumus dalam pergaulan bebas. Apalagi masyarakat juga terkesan acuh dan tidak peduli apabila ada remaja yang berkelakuan bebas. Bahkan ada yang berpikiran, “yang penting bukan anakku dan bukan keluargaku, terserah mau berbuat apapun dosa tanggung sendiri, jangan ikut campur urusan orang lain, dan lain sebagainya.” 

Ketiga, peredaran arus informasi di internet dan media sosial sangatlah masif dan tidak bisa dikontrol. Remaja bisa mengakses apa pun yang ada di internet. Anak usia remaja mempunyai rasa ingin tahu yang sangat tinggi, sehingga ketika melihat konten yang tidak pantas, mereka akan cenderung meniru dan mengikutinya. Selain itu, masuknya berbagai budaya Barat yang bertentangan dengan nilai agama, membuat para remaja yang masih labil ini semakin terpengaruh dan menjadi pembebek budaya Barat. 

Islam Membentengi Remaja 

Sebagai orang tua, tentu menginginkan anak yang berkepribadian dan berakhlak mulia. Dan kelak ketika orang tua meninggal, maka anak tersebut akan terus mendoakan agar orang tua terbebas dari api neraka. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila manusia itu meninggal dunia, maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakan orang tuanya.” (HR. Abu Hurairah ra). 

Namun sayang, kondisi hari ini pergaulan bebas semakin mengancam anak yang sudah memasuki usia remaja. Untuk itu, Islam mempunyai mekanisme sebagai upaya membentengi remaja dari pergaulan bebas: 

Pertama, dalam Islam keluarga harus menanamkan akidah Islam yang kuat kepada anak sejak dini. Kenalkan anak kepada Allah SWT, Tuhan pencipta manusia, alam semesta dan kehidupan. Ajarkan kepada mereka tentang syariat Islam secara kaffah (menyeluruh). Sehingga akhirnya muncul ketaatan kepada Allah dan punya rasa takut ketika melakukan kemaksiatan. Orang tua juga harus mendidik, mengawasi, serta memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak.  

Kedua, dalam Islam harus ada kepedulian di tengah masyarakat untuk saling mengingatkan. Saling beramar makruf nahyi mungkar. Jika masyarakat saling acuh tidak peduli, maka segala maksiat dan perilaku menyimpang akan semakin berkembang seolah direstui oleh masyarakat. 

Ketiga, dalam Islam negara harus peduli dengan nasib generasi bangsa. Negara harus menutup dan memblokir seluruh akses konten-konten yang tidak pantas tanpa terkecuali, serta harus memfilter budaya Barat yang bertentangan dengan nilai agama. Negara juga harus memberikan hukuman bagi pelaku maksiat dan pergaulan bebas, walau pun pelakunya adalah remaja. Hukuman (sanksi) di dalam Islam ini sejatinya diberikan sebagai penghapus dosa bagi pelakunya, sekaligus sebagai pencegah dan efek jera bagi orang lain agar tidak melakukan hal yang sama. 

Di dalam sistem demokrasi sekular sekarang ini, para remaja akan terus terancam dengan maraknya pergaulan bebas. Padahal, remaja adalah aset bangsa dan penerus generasi. Tentu kita menginginkan generasi yang bisa dibanggakan dan berkualitas. Untuk itulah, saatnya membentengi remaja muslim dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah (menyeluruh).(***) 

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemkot Mulai “Lelang” Jabatan Sekda

Next Post

AHM Oil Terlindungi dari Pemalsuan

Related Posts

Berita Utama

28 November 2025
16
Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong
Ekonomi

Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

12 November 2025
76
Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya
Feature

Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

10 November 2025
176
D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat
Feature

D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat

25 Agustus 2025
1.3k
Apakah bisa Papua Barat Daya Bebas Malaria?
Feature

Apakah bisa Papua Barat Daya Bebas Malaria?

18 Juni 2024
1.4k
Kasus Vina : Fenomena No Viral No Justice
Berita Utama

Kasus Vina : Fenomena No Viral No Justice

24 Mei 2024
1.8k
Next Post
AHM Oil Terlindungi dari Pemalsuan

AHM Oil Terlindungi dari Pemalsuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Kota Sorong ‘Dihantam’ Inflasi, TPID Kumpulkan Stakeholder dan Perlebar Pengawasan di Lapangan

Kota Sorong ‘Dihantam’ Inflasi, TPID Kumpulkan Stakeholder dan Perlebar Pengawasan di Lapangan

17 Oktober 2026
Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Lakukan Pembinaan SPBU di Entrop

Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Lakukan Pembinaan SPBU di Entrop

17 Oktober 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!