SORONG– Kegiatan lomba Jurnalistik tingkat SMA/SMK yang digelar Radar Sorong bekerja sama dengan UPBJJ-Universitas Terbuka Sorong, Sabtu (23/4) di Samu Siret Kantor Wali Kota berlangsung sukses.
Para siswa begitu antusias mengikuti kegiatan lomba ini. Hal ini terbukti dari jumlah peserta yang melebihi target, dimana sebelumnya ditargetkan 100 orang peserta, ternyata jumlah pesrta yang mendaftar hingga hari terakhir mencapai 144 orang yang berasal dari 16 sekolah di Kota dan Kabupaten Sorong.
Dengan penuh semangat, sejak pukul 08.00 WIT para siswa didampingi bapak/ibu gurunya sudah datang untuk registrasi. Hingga waktu yang dijadwalkan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sorong, Mareike Paulina Malak pun membuka kegiatan Lomba Jurnalistik ini.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sorong mendukung sepenuhnya kegiatan lomba jurnalistik ini. Menurut Maritje Paulina Malak, S.Pd MM lomba jurnalistik ini juga melatih pembentukan karakter para siswa.
Dimana dalam menghasilkan produk jurnalistik, butuh kejujuran, sopan serta sifat terpuji lainnya. Karena itu Ia pun berharap dari kegiatan lomba ini, ada media yang meliput bisa melirik siswa untuk direkrut sebagai tenaga jurnalis. “Untuk kedepannya agar kegiatan ini harus diselenggarakan sehingga ada dukungan juga dari Dinas Pendidikan, baik dari pemerintah provinsi. Peserta yang ikut ini kan para siswa peserta didik dari SMA/SMK,” ujarnya.
“Jadi kami sangat mendukung pada prinsipnya. Kami juga nanti setelah ke Manokwari akan sampaikan ke Bapak Kepala Dinas bahwa di Sorong untuk kegiatan seperti ini sudah dilaksanakan oleh pihak Radar Sorong dan dalam hal ini didukung oleh UPBJJ-Universitas Terbuka Sorong,”imbuhnya.
Sementara Wakil Direktur Radar Sorong, Tupono mengatakan kegiatan ini cukup mendadak, dimana tercetus dari silaturahmi dan bincang-bincang bersama Direktur UPBJJ-UT Sorong. Dengan waktu yang cukup singkat, Lomba Jurnalistik yang juga didukung oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kota Sorong akhirnya dapat terlaksana dengan baik.
“Kegiatan ini cukup mendadak jadi mohon maaf kepada sekolah yang baru menerima surat 3 Minggu yang lalu. Alhamdulillah kami juga didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat serta dukungan fasilitas tempat oleh Pemerintah Kota Sorong. Sehingga terlaksana kegiatan pada hari ini,”ujar Tupono. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, minat adik-adik terhadap jurnalistik semakin baik,” sambungnya.
Hal senada diakui Direktur UPBJJ-Universitas Terbuka Sorong Syafriansah, S.Sos M.Si bahwa lomba jurnalistik tingkat SLTA diinisiasi oleh silaturahmi antara Radar Sorong dan pihaknya.
“Kegiatan ini baik untuk mengasah, karena skill jurnalistik dibutuhkan nanti di perguruan tinggi bahkan di perkantoran. Karena menulis merupakan sumber modal utama untuk meningkatkan kompetensi pribadi dan institusi adik-adik,”tandasnya. Syafriansyah juga mengatakan akan mengevaluasi kegiatan Lomba Jurnalistik tingkat SLTA ini. “Kami apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong yang telah support fasilitas dan kepada pimpinan Radar Sorong mudah-mudahan ini tidak sampai hanya tahun ini, kita maunya bertahap berikutnya tiap tahun,” tegasnya. “Kami akan evaluasi tahun ini. Mudah-mudahan di tahun berikutnya misalnya hadiahnya akan dinaikkan nominalnya. Dan pesertanya mungkin akan ditambah lagi,”imbuhnya yang mendapat aplaus dari para peserta.
Kemudian, Ia menambahkan bahwa UPBJJ-Universitas Terbuka Sorong adalah universitas negeri yang didirikan oleh Pemerintah yang mana tujuannya salah satunya untuk didirikan untuk menerapkan sistem pendidikan belajar jarak jauh. “Jadi adik-adik mungkin sudah terbiasa dengan pembelajaran daring, sehingga di UPBJJ-Universitas Terbuka Sorong juga sistem pembelajaran melalui pendidikan jarak jauh,” ujarnya.
Usai rangkaian acara seremoni yang dipandu MC Wahyudi, kegiatan lomba pun diawali dengan pembekalan jurnalistik oleh Rosmini, Pemimpin Redaksi Radar Sorong yang juga sebagai Ketua Panitia dan pemaparan materi lomba yang disampaikan oleh Roman Hadi Saputro, SS. MI.P.
Selama kegiatan lomba berlangsung, para siswa tampak begitu tekun, mereka tampak mengoret-ngoret konsep di lembar kertas yang disediakan panitia. Begitu serius untuk menyelesaikan karya jurnalistik, beberapa siswa sembari mencharge laptopnya pun lesehan, duduk di lantai sambil ngetik-ngetik materi yang dipaparkan pemateri, Roman Hadi Saputro. Yang membuat siswa senang mengikuti lomba ini, selain mendapatkan sertifikat, para peserta juga mendapatkan kartu dari BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan untuk yang menjuarai lomba Jurnalistik ini mendapatkan uang tunai, trophy dan piagam penghargaan sebagai juara.
Penyerahan sertifikat dan kartu BPJS Ketengakerjaan dilakukan secara simbolis dan diterima oleh perwakilan peserta yang ditunjuk panitia. (zia)





























