SORONG – Dalam rangka meningkatkan persentase vaksinasi di Kota Sorong yang belum mencapai target, Pemerintah Kota Sorong meminta agar pihak swasta, baik pelaku usaha pusat perbelanjaan, dan perbankan serta BUMN yang ada di Kota Sorong agar dapat mendukung Pemkot dengan mengalihkan program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka untuk membantu capaian 70% vaksinasi.
Hal tersebut dikatakan Asisten Administrasi, Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sorong Thamrin Tajuddin, ST,MM kepada Radar Sorong usai memimpin rapat koordinasi bersama pelaku usaha pusat perbelanjaan, perbankan swasta dan BUMN, yang berlangsung di Aula Samu Siret, Senin (24/1).
Dikatakannya bahwa Selama ini beberapa perusahaan, BUMN dan perbankan mengarahkan program CSR mereka misalnya dengan membangun sebuah taman atau memberikan bantuan alat kesehatan dan lainnya.
“Tapi tahun 2022 ini, kami meminta agar program CSR mereka diarahkan dengan memberikan bantuan sembako,” katanya.
Lanjutnya, bahwa bantuan program CSR dalam bentuk sembako yang diberikan nantinya akan digunakan sebagai stimulus, yang diberikan kepada masyarakat yang melakukan vaksinasi.
“Kami menggagas untuk melihat semua program CSR yang ada di perusahaan agar bisa diarahkan untuk membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di tahun 2022. Karena di Kota Sorong target 70% vaksinasi belum tercapai,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil rapat, ada beberapa perusahaan yang diawal tahun ini masih merencanakan program CSR apa yang akan mereka lakukan.
“Sehingga dalam rapat tadi, kami sepakati menyurat ke perusahaan-perusahaan untuk meminta agar mereka mengarahkan program CSR tahun ini dalam penanganan Covid-19 khususnya meningkatkan target capaian vaksinasi,” tegasnya.
Untuk respon dari pihak BUMN, perbankan, perusahaan dan para pelaku usaha menyambut baik dan mendukung gagasan dari Pemkot tersebut.
“Respon perusahaan sangat baik. Sehingga kami pemerintah diminta untuk menyurat ke perusahaan,” ungkapnya.(zia)














