SORONG -Setelah sempat terhenti selama berbulan-bulan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong akhirnya kembali membuka layanan pencetakan e-KTP pada Senin (20/4/2026). Pembukaan layanan ini langsung disambut antusiasme tinggi dari warga yang telah lama menunggu.
Sejak pagi buta, ratusan warga sudah memadati kantor Disdukcapil. Bahkan, sebagian masyarakat mulai mengantre sejak pukul 06.00 WIT, meski layanan resmi baru dibuka dua jam kemudian. Lonjakan pemohon pun tak terhindarkan.
Kepala Disdukcapil Kota Sorong, Onesimus Assem, mengungkapkan bahwa terhentinya layanan selama 7 hingga 8 bulan terakhir disebabkan keterbatasan ribbon tinta serta kerusakan peralatan. Namun, seluruh kebutuhan kini telah tersedia sehingga pelayanan bisa kembali berjalan.
Untuk mengurai kepadatan, Disdukcapil memberlakukan sistem pembatasan dengan kuota 100 pemohon per hari. Nomor antrean dibagi secara bertahap, sehingga warga diharapkan datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.Selain itu, pelayanan juga dibedakan menjadi dua kategori. Warga umum dilayani langsung di kantor, sementara Orang Asli Papua (OAP) akan mendapatkan layanan jemput bola di tingkat RT/RW dan kelurahan mulai pekan depan.
Onesimus menyebut, beban pelayanan saat ini cukup besar dengan cakupan 804 RT/RW, 41 kelurahan, dan 10 distrik. Diperkirakan sekitar 12.000 keping KTP harus dicetak, termasuk untuk warga yang kehilangan KTP, mengalami kerusakan data, maupun terdampak perubahan administrasi wilayah.
Meski persediaan tinta sudah mencukupi, keterbatasan alat masih menjadi kendala. Dari empat unit alat perekaman sebelumnya, kini hanya dua yang masih berfungsi, salah satunya digunakan untuk pelayanan lapangan.
Onesimus menargetkan seluruh proses pencetakan dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan ke depan. Masyarakat pun diimbau untuk mematuhi jadwal antrean guna menjaga kelancaran pelayanan.(zia)













