SORONG-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya pada 21–22 April 2026. Sebanyak 1.900 personel gabungan TNI-Polri disiagakan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari agenda nasional pemerintah untuk memastikan berbagai program berjalan efektif hingga ke wilayah timur Indonesia.
Sejumlah persiapan terus dimatangkan oleh pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri.
Pangdam XVIII/Kasuari, Christian Kurnianto Tehuteru, menegaskan bahwa seluruh aspek pengamanan telah disiapkan secara menyeluruh.
“Secara internal sudah kita siapkan semuanya. TNI maupun Polri akan mendukung penuh. Hari ini kita lanjutkan dengan rapat koordinasi pengamanan, dilanjutkan dengan gelar dan gladi. Harapannya seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Pangdam mengatakan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dipantau secara intensif. Sinergi antara TNI dan Polri juga diperkuat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama kunjungan berlangsung.
Sebanyak 1.900 personel gabungan disiagakan untuk mengawal seluruh agenda Wakil Presiden. Dalam kunjungan tersebut, Wapres dijadwalkan meninjau tiga lokasi di Raja Ampat serta enam titik di Kota Sorong.
Agenda ini mencerminkan fokus pemerintah terhadap pembangunan daerah, termasuk sektor pariwisata, infrastruktur, dan pelayanan publik.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, memastikan kesiapan daerah dalam menyambut kedatangan Wakil Presiden.“Kami sudah siap menjemput Wakil Presiden. Yang pasti, keamanan selama kunjungan menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Menurutnya, kunjungan kerja ini merupakan bagian dari tanggung jawab Wakil Presiden dalam menjalankan tugas kenegaraan, termasuk meninjau langsung kondisi dan perkembangan di daerah.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat tertutup yang digelar di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (20/4/2026), yang dipimpin langsung oleh Gubernur bersama jajaran Forkopimda serta pimpinan TNI-Polri.
Dengan koordinasi yang solid dan pengamanan berlapis, kunjungan Wakil Presiden diharapkan berlangsung aman, tertib, serta memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan di Papua Barat Daya.(zia)















