Maju Pilkada Kota Sorong, Ferdinand Risamasu Akui Kandidat Lain Hebat-Hebat
SORONG-Seperti yang dijadwalkan, setelah mengambil formulir, hari ini (Senin, 22/4), Dr Ferdinand Risamasu, SE M.Sc Agr didampingi tim pendukunga mengembalikan formulir untuk mendaftar sebagai bakal calon Walikota Sorong pada DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sorong .
Dengan diiringi suling tambur yang meriah, kedatangan Nyong Ambon Dr Ferdinand Risamasu dan tim di Sekretariat DPW PKS Provinsi Papua Barat Daya di Jln Pendidikan Km 8 diterima oleh Ketua DPD PKS Kota Sorong, Sularjo, Sekretaris DPW PKS Provinsi Papua Barat Daya, Hermawan, caleg terpilih DPRD Kota Sorong, dan pengurus DPD dan DPW PKS Papua Barat Daya.
Seperti diketahui, hari ini (Senin, 22 April) merupakan batas akhir pendaftaran di PKS. Selain Dr Ferdinand Risamasu, sore harinya bakal calon walikota, Petronela Kambuaya juga mendaftar di PKS.

Saat tiba di Sekretariat DPW PKS, Dr Ferdinand Risamasu tampak begitu bersemangat. Selanjutnya bersama tim pendukungnya, Dr Ferdinand Risamasu pun mengikuti proses pengembalian formulir pendaftaran yang berlangsung dalam suasana yang begitu akrab.
Pengembalian berkas formulir pendaftaran diterima oleh Ketua Tim Seleksi Penjaringan Balon Walikota, Laode Samsir, ST.
Ketua DPD PKS Kota Sorong, Sularjo dalam sambutannya mengatakan, setelah menjalin komunikasi yang kesekian kalinya dengan Dr Ferdinand Risamasu, mudah-mudahan apa yang menjadi hajat dan tujuan besar PKS Kota Sorong semisi dan sevisi yang menjadi tujuan cita-cita bersama.
“Mudah-mudahan gelombang kecil yang ada pada saat hari ini menjadi gelombang yang akan menggulung dari seluruh kekuatan potensi untuk meraih kemenangan,”ujar Sularjo yang disambut aplaus tim pendukung Ferdinand Risamasu.
Sularjo juga mengatakan kepada seluruh tim yang bergembira dengan penuh semangat untuk terus mengawal melalui tahapan-tahapan mendapatkan rekomendasi dari DPP PKS.
“Tahapan saat ini adalah tajapan penjaringan, inilah proses, mekanisme kami PKS,”ujar Sularjo. Ia juga mengakui kalau DPD PKS Kota Sorong secara khusus mengundang Dr Ferdinand Risamasu untuk memberikan support karena PKS menilai Dr Ferdinand Risamasu adalah harapan untuk bisa bergandengan tangan dengan PKS.
“Banyak sekali masukan, banyak referensi-referensi yang sudah berseliweran di telinga kader-kader PKS, mudah-mudahan dengan semangat yang ada pada siang hari ini tetap bergelora, tetap menjiwa jadi kekuatan untuk bisa menang di 2024-2029,”ujar Sularjo

Ketua DPD PKS Kota Sorong Sularjo juga mengaku berbangga hati dan berbesar jiwa kedatangan seorang calon walikota yang nota benenya sudah bekerja lama, bukan orang asing bagi PKS.
Dengan memiliki 4 kursi di DPRD Kota Sorong, Sularjo berharap Dr Ferdinand Risamasu bisa terpilih di 2024-2029 atas dasar rekomendasi atau dukungan dari PKS.
Sementara itu Balon Walikota Sorong Dr Ferdinand Risamasu mengaku sudah jatuh cinta dengan PKS. Pertama datang ke PKS melihat-lihat isi rumah PKS, datang yang kedua kali Ia pun langsung jatuh cinta dengan PKS.
Sebelum memulai sambutannya., Dr Ferdinand Risamasu dengan semangat yang begitu menggelora memimpin yel-yel, Risamasu “ Walikota, Sorong “Kota Bersama” . Yel-yel yang diikuti dengan penuh semangat dari pendukungnya langsung menghidupkan suasana di ruangan Sekretariat DPW PKS.
Dikatakan, PKS adalah partai yang konsisten yang selalu menggaungkan keadilan dan kesejahteraan. Sebagai bakal calon Walikota Sorong, Ferdinand Risamasu merasa sangat klop dengan PKS, sehingga hari ini Ia pun mendaftar , mengikuti proses penjaringan guna mendapatkan rekomendasi dari DPP PKS.
Dikatakan Risamasu sudah berdiskusi banyak dengan PKS tentang visi dan misi baik dari DPP sampai PKS di daerah. “PKS punya visi dan misi yang sama dengan apa yang saya mau lakukan di Kota ini. Kota ini harus berkeadilan, kota ini harus sejahtera. Itulah sebabnya ketika saya melangkah pertama yang saya cari partai yang punya visi dan misi dengan saya. Bukan berarti partai lain tidak bagus.
Selain ke PKS, Ferdinand Risamasu juga mendaftar di Partai Demokrat dan partai lainnya seperti PAN dan PSI.
Terkait kayakinannya mengantongi rekomendasi dari DPP PKS, Dr Ferdinad Risamasu mengatakan, yang namanya politukus pasti yakin. Bahwa PKS menginginkan yang lebih dari hanya seorang walikota, karena itulah Ia merasa yakin akan ada di dalam PKS.
Dikatakan Ferdinand Risamasu, perahu menuju Pilkada Kota Sorong dibagi-bagi. “Kalau kita mau menyebrang ke Doom ada 8 perahu, sementara yang mau ikut ada 12 orang kan tidak mungkin 1 orang pakai 2 perahu, 3 perahu,cukup 1 perahu supaya semua orang bisa sampai ke Doom,”ujar Ferdinand Risamasu.
“Kita sekarang ini sedang berebutan perahu dan nanti kita lihat, kalau motorismya sudah siap untuk kita jalan, saya ikut dan saya punya karcis untuk saya beli dapat , saya naik perahu ini silakan yang lain pakai perahu yang lain saja,”imbuh Ferdinand Risamasu.
Dua tahun telah mempersiapkan diri dengan tampil di baliho-baliho, billboard , Dr Ferdinand Risamasu mengatakan hari ini, Ia ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa maksud dari baliho-baliho yang tersebar di sekitar masjid-masjid, gereja-gereja di seluruh penjuru Kota Sorong itu adalah bahwa Dr Ferdinand maju sebagai calon walikota Sorong.
Dikatakan Risamasu, Kota Sorong butuh pemimpin untuk keadilan, kota ini butuh pemimpin untuk dikelola bersama-sama.
“Pendaftaran hari ini menunjukkan bahwa ada keinginan dari saya, ada cita-cita besar dari saya untuk bergandengan tangan dengan PKS membangun kota ini agar berkeadilan, membangun kota ini agar lebih sejahtera,”ujarnya.
Datang mendaftar di PKS,. Ferdinand Risamau mengakui tidak membawa massa dalam jumlah yang banyak, tapi nanti jika Tuhan berkenan, saat Ia mendaftar di KPU Kota maka Ia akan menurunkan massa pendukung yang jauh lebih banyak.
Memiliki tagline” Sorong Kota Bersama” bahwa kota ini harus dibangun bersama-sama. Dikatakan Ferdinand Risamasu, Kota Sorong milik semua orang yang tinggal bersama-sama.
Risamasu menegaskan, dirinya tidak pernah mengabaikan aspek afirmasi orang asli Papua . Kita berada di tanah yang diatur oleh UU Otsus, itulah sebabnya kita bersama-sama dengan semua warga nusantara di kota ini dengan tidak mengabaikan afirmasi orang asli Papua.
“Kalau bicara afirmasi kepada orang asli Papua, jangan tanyakan kepada nyong Risamasu, saya besar di kota ini, ini kota saya. Saya kecil sampai besar di kota ini, ini Kota Saya,,”ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut yang jadi pertanyaan, apakah memungkinan non Papua bisa masuk sebagai calon walikota, ditegaskan oleh Ferdinand Risamasu bahwa sampai detik ini tidak ada aturan yang melarang orang non Papua maju sebagai walikota maupun maju se bagai wakil walikota. Kalau gubernur dan wakil gubernur sudah final, tidak boleh orang lain, harus orang asli Papua.
Dalam perkembangan politik menuju Pilkada Kota Sorong, Risamasu juga memuji para kandidat walikota yang sudah mendaftar di partai.
“Saya bersyukur karena PKS membuka pintu lebar-lebar kepada semua anak-anak bangsa yang hebat-hebat di kepala burung Papua. Yang sudah terdaftar 4 calon, ini orang-orang hebat, Dance Sangkek orang hebat, lama di birokrasi, punya pengalaman, Abner Jitmau seorang politikus yang luar biasa, hebat, dan mempunyai sepak terjang yang luar biasa di tanah ini, Gusti Sagrim ini anak yang hebat, yang mempunyai track record yang luar biasa di parlemen, dan saya Ferdinand Risamasu, akademisi yang lama ada di pemeritahan,”urainya.
Dikatakan, jika 4 atau 5 calon (tambah Petronela Kambuaya) maju di konstestasi Pilkada Kota Sorong 27 November mendatang, maka lengkaplah kota ini menjadi percontohan sekolah politik. “Kenapa ? karena kita akan disuguhkan dengan ide, program,kecerdasan yang luar biasa,”tandasnya.
Karena semua yang mencalonkan diri adalah anak-anak yang hebat-hebat yang mempunyai kerinduan untuk membangun Kota Sorong. “Kami semua baku kenal, kami semua baku tahu. Mari kita bergandengan tangan, politik ini adalah bagaimana kita mencapai tujuan, saya tetap menghormati, mari kita saling menghargai, saling menjaga supaya ketika kita berada dalam konstestasi kita tetap menjaga marwah kita sebagai saudara yang punya keinginan membangun Kota Sorong, kota yang kita cintai bersama.
Dikesempatan tersebut, Ferdinand Risamasu juga menjabarkan makna tagline Sorong Kota BERSAMA yakni Bersih, eksotik, Ramah, Sejahtera, Aman, Mandiri dan Amanah.(ros)















