PAPUA PEGUNUNGAN – Sebanyak 70 masyarakat Kampung Eronggobak Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan mengungsi ke Pos Eromaga Satgas Mobile Raider 300/BJW karena ketakutan akibat teror dari Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP), Jumat (20/10).
Kaskogabwilhan III Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak membenarkan bahwa masyarakat Eronggobak yang mengungsi tersebut kurang lebih 70 orang, sebagian besar mama-mama hingga anak-anak. Mereka ketakutan karena adanya orang asing yang dicurigai anggota KSTP dari wilayah Kepala air dan Beoga dengan membawa senjata tajam dan busur panah.
“Ada masyarakat Eronggobak yang mengungsi akibat teror dari KSTP, dan ini bisa jadi merupakan kelanjutan dari teror dan penyerangan terhadap 23 Pekerja PT. Gloria Papua Permai yang sedang melaksanakan pembangunan Puskesmas Omukia, Kamp. Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak oleh KSTP Puncak Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (19/10),” jelas Kaskogabwilhan III Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak dalam press rilisnya, Sabtu (21/10).
Kaskogabwilhan III menyampaikan saat ini TNI telah mengantisipasi atas perkembangan situasi tersebut.
“Dansatgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw a.n Letkol Inf Afri Swandi Ritonga telah perintahkan jajaran Pos Satgas melaksanakan Siaga 1. Untuk masyarakat yang mengungsi sementara berada di Saung Pos Eromaga dan Honai yang posisinya berada di depan Pos, berada di luar pos namun masih terjangkau pengawasannya,” ujar Marsma Deni HS.
“Personel Pos Satgas TNI telah menyiapkan makanan guna membantu masyarakat sipil Kampung Eronggobak yang sedang mengungsi tersebut,” tandasnya.
“Hingga saat ini aparat TNI – Polri terus bergerak melakukan pengejaran terhadap KSTP Kepala Air,” pungkasnya. (**/rin)














