SORONG-Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya melakukan pertemuan dengan 14 Tenaga Kesehatan (nakes) Nusantara yang ditempatkan di Kabupaten Tambrauw.
Hal itu dilakukan memastikan bahwa keamanan ke-14 nakes tersebut dijamin oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam melakukan aktivitas para nakes di Kabupaten Tambrauw tersebut.
Untuk diketahui, bahwa ada salah satu media online membuat berita bahwa kehadiran KNPB di Tambrauw mengancam ke-14 nakes Nusantara tersebut. Sehingga membuat kegaduhan ditengah masyarakat pada umumnya di Provinsi Papua Barat Daya dan khususnya di Kabupaten Tambrauw.
Kadis Kesehatan Dr.Naomi Netty Howay,SKM.M.Kes ketika melakukan jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya di Kampung Baru, Senin (12/6), membatah bahwa berita yang beredar sangat keliru terkait adanya pengancaman terhadap para ke-14 nakes Nusantara yang akhirnya ke Kota Sorong akibat adanya Pelantikan Pengurus Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sektor Tambrauw beberapa waktu lalu.
“Isu atau berita yang beredar tidak benar. Bahkan tidak ada konfirmasi terhadap pemerintah setempat. Para nakes ini mereka tidak diteror atau merasa terancam. Karena memang waktu weekend, sehingga Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw mengajak mereka ke Sorong. Nanti, hari Rabu mereka kembali melaksanakan tugas,” jelasnya.
Kadis Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya mengimbau kepada awak media ketika melakukan peliputan sudah sepatutnya melakukan konfirmasi untuk kebenaran berita yang akan disajikan.
“Saya berharap kedepannya informasi seperti itu harus ada konfirmasi, karena kami punya hak jawab. Karena isu yang tidak benar ini berdampak negatif untuk kita. Misalnya para nakes Nusantara ini nantinya tidak diijinkan turun lagi ke daerah-daerah karena menyangkut keamanan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres AKBP Bendot Dwi Prasetio,S.IK membenarkan bahwa memang di Kabupaten Tambrauw situasi sejak awal hingga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.
“Kami menjamin bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Tambrauw. Hal itu juga dengan akan dilakukan patroli-patroli,” pungkasnya.
Diketahui bahwa Nusantara Sehat bertujuan mewujudkan layanan kesehatan primer yang dapat dijangkau oleh setiap anggota masyarakat, terutama oleh mereka yang berada di wilayah-wilayah terpencil di berbagai pelosok Nusantara.
Tim program Nusantara Sehat ini adalah para tenaga profesional kesehatan dengan latar belakang medis seperti dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi, dan tenaga kefarmasian.(zia)














