SORONG – Kementerian Sosial RI menangani Korban kekerasan terhadap Anak di wilayah Papua dengan memberikan pendampingan psikososial, atensi pemulihan fisik dan kesehatan yang berupa bantuan sembako dan nutrisi serta pemberdayaan ekonomi.
Hal tersebut dikatakan Pekerja Sosial Sentra Pangurangi Takalar, Andi Arwijaya kepada media di Kota Sorong, Rabu (31/5).
Dijelaskan bahwa pendampingan kepada korban anak berusia 14 tahun dan saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sorong.
Lanjutnya, Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh Pekerja Sosial dari Kementerian Sosial diketahui korban disekap dan mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh paman korban selama sebulan. Kemudian kondisi psikologi dari korban saat ini masih mengalami depresi dan trauma yang berat.
“Korban kadang tiba-tiba menangis ketika didekati, tatapannya kosong dan cenderung diam ketika diajak berkomunikasi,” katanya.
Andi Arwijaya, Untuk mengembalikan kondisi psikologi korban, Kementerian Sosial membawa korban ke Klinik Ruang Asa Psiko Center yang ada di Sorong untuk diberikan pemeriksaan psikoterapi oleh psikolog hingga kondisi korban kembali tenang dan mampu berinteraksi di lingkungannya.
“Berdasarkan keterangan penyidik perempuan anak Polresta Kota Sorong, Yusran yang menyampaikan bahwa pelaku telah ditangkap dan diproses di Polresta Kota Sorong menunggu berkas untuk dilimpahkan kepada Kejaksaan Negri Kota Sorong,” ujarnya.
Kemudian, dikatakan bahwa Pendampingan yang dilakukan Kemensos RI juga kepada korban anak yang dibawa lari ke Fakfak oleh kerabat korban, serta Korban anak yang dirudapaksa 5 orang.
Selain memberikan pendampingan psikososial, Arwijaya mengatakan Kemensos RI juga memberikan bantuan atensi pemulihan fisik dan kesehatan yang berupa bantuan sembako dan nutrisi serta pemberdayaan ekonomi keluarga berupa bantuan pembelian bahan baku jualan orang tua korban sebagai bantuan berkelanjutan.
“Bantuan pemberdayaan ekonomi ini, kami belikan bahan dagangan orang tua korban. Dimana diharapkan dengan adanya bantuan tersebut bisa berkelanjutan untuk menopang ekonomi dan kebutuhan korban,” ujarnya.
“Dalam pendampingan tersebut, juga hadir Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Sorong,” pungkasnya. (*/zia)















