


SORONG- Acara buka puasa bersama Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE , Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN ) Sorong , Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sorong dan Gabungan Majelis Taklim (GMT) Kabupaten Sorong di Aula Kampus IAIN Sorong, Minggu sore (16/4) tumpah ruah dihadiri ratusan umat muslim.
Undangan yang umumnya dari kalangan ibu-ibu majelis taklim, organisasi wanita, perwakilan warga muslim begitu antusias mengikuti acara ini. Begitu banyaknya warga yang datang, sampai kursi yang disediakan panitia semua terisi penuh hingga sebagian ada yang berdiri di belakang dan kanan kiri gedung.
Di panggung kehormatan, selain Bupati AFU( Abdul Faris Umlati) beserta istri Fauzia Helga Tampubolon Umlati, juga hadir Wakil Rektor I IAIN Sorong Dr Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd, Ketua MUI Kabupaten Sorong, KH Ahad Sakka, M.Pd dan KH Ahmad Sutejo yang menyampaikan siraman rohani pengantar berbuka puasa.
Melihat begitu antusiasnya warga yang datang pada acara berbuka puasa bersama ini, Bupati AFU mengatakan hal ini menunjukkan kalau dirinya dari hari ke hari kian diterima oleh masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya. Ia pun sangat senang melihat besarnya dukungan masyarakat tersebut . Acara buka puasa bersama ini, intinya sebagai sosialisasi, silaturahmi Bupati AFU dengan masyarakat di wilayah Kabupaten Sorong.
“Sebagai saudara dalam satu iman, saya yakin dan percaya, acara ini berlangsung dengan khidmat, dan tentu dengan kesadaran yang penuh dari kita karena kita tahu bahwa kita ada dalam satu kerangka iman, Islam, sehingga kita bisa melangkah hadir di sini,”ujar Faris Umlati.
Selanjutnya Faris Umlati pun mengungkapkan agenda besarnya untuk maju sebagai calon gubernur (01) di Provinsi Papua Barat Daya pada Pilgub 2024 mendatang. “Jika diperkenankan, diridhoi oleh Allah SWT saya juga mau maju untuk mencalonkan diri jadi Gubernur di Provinsi Papua Barat Daya. Kalau itu, sekali lagi didukung oleh bapak/ibu, saudara/i sekalian, karena apa pun kekuatan saya tanpa dukungan bapak/ibu kami pun tidak ada arti apa-apa,”tandas bupati Raja Ampat 2 periode ini.
Lebih lanjut, AFU mengatakan, menjadi kerinduan kita bahwa sudah saatnya kita juga mengangkat muka kita, kita tidak harus banyak tidur, tidak harus banyak diam , karena diam dan tidur itu satu keputusan kita, yang tentunya akan menjadi suatu hasil atau konsekwensi kita untuk masa depan Provinsi PBD di waktu-waktu yang akan datang.
“Oleh karena itu secara pribadi, terima kasih atas kehadiran bapak/ibu sekalian.
Saya tidak berkampanye di sini, tapi seadainya, Allah meridhoi, bapak/ibu, saudara-saudara mendukung, Insya Allah kami pun siap maju di Provinsi Papua Barat Daya,”imbuhnya yang disambut tepuk tangan gemuruh para undangan.
Kepada Radar Sorong yang menemuinya usai acara, Faris Umlati menegaskan, prosenstae umat Islam di Kabupaten Sorong dan Provinsi PBD umumnya secara fakta cukup memberikan kontribusi suara dalam berbagai even maupu dalam mendukung penyelenggaran pemerintahan di PBD.
“Kami optimis dan optimis itu bukan hanya kosong belaka tapi optimis itu berdasarkan fakta di lapanganm. Dan yang paling terpenting adalah optimisme bahwa Allah kasi jalan, tidak ada hal yang tidak mungkin,”tandasnya.
Tidak hanya membidik suara dari kalangan muslim, menurut AFU, Ia juga berbaur dengan masyarakat lainnya. “ Cuma karena ini suasananya lagi bulan puasa, habis ini pun kami juga berbaur dengan masyarakat lain. Bukan hanya di kalangan umat Islam. Secara fakta, pengalaman, kan sudah terjawab, dan masyarakat pun tahu bahwa kami ada diantara mereka (non muslim),”ujarnya.
Yang pasti, tegas AFU, dirinya hadir untuk semua kelompok, untuk semua agama. “Kami hadir untuk mereka dan mereka juga hadir untuk kami,”tandasnya. Sementara itu Ketua MUI Kabupaten Sorong Ahad Sakka dalam sambutannya mengungkapkan kekagumannya kepada sosok Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati.
“Secara organisasi, MUI tidak berpolitik dan saya tidak berpolitk, ini hajat kita orang banyak, dan saya sebagai seorang tokoh yang harus memberikan dorongan kepada umat, demi kebaikan masa depan kita,karena bagaimana pun amanat itu ada pada saya. Jadi saya memberikan dorongan, semangat, bagaimana agar kita sebagai umat Islam dapat menyatu ,”terang Ahad Sakka.
Ketua GMT Kabupaten Sorong, Sarbanun Tilolango,S.Sos mengungkapkan, hanya 2 jam Ia mampu menghadirkan 600 orang, ibu-ibu majelis taklim di wilayah Kabupaten . Dan Ia pun berharap gubernur Papua Barat Daya mendatang dapat membantu segala persoalan umat muslim di Provinsi Papua Barat Daya. Acara buka puasa bersama ini juga dihadiri Ketua MUI Kota Sorong, Ust Abdul Manan Fakaubun, S.Sos, ketua-ketua organisasi wanita, majelis taklim dan tamun undangan lainnya.(ros)
















