MANOKWARI – Bupati Manokwari, Hermus Indou, Selasa (28/3) memimpin operasi pasar (sidak) untuk menjaga stok bahan pokok saat Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.
Pantauan media ini, Bupati Manokwari bersama Forkopimda melakukan operasi pasar ke sejumlah toko dan distributor yakni toko Bandang, Hadi Supermarket, toko Omega, Orchid Swalayan dan toko Jaya Mandiri.
Saat melakukan sidak di salah satu distributor ditemukan penjualan daging yang tidak sesuai aturan.
Bupati Manokwari, Hermus Indou menuturkan daging ayam beku yang dijual secara eceran dianggap kurang streril.
“Seharusnya dijual dalam kemasan bukan eceran begini,” tuturnya.
Jika melihat dari sisi kesehatan, kata Hermus sangat membahayakan masyarakat dan pemerintah Manokwari akan memberikan peringatan kepada para pedagang yang masih menjual ayam es dalam bentuk eceran.
“Aturannya tidak boleh dan harus ditarik dari pasaran,” katanya.
Ia menyebutkan hasil operasi pasar akan difinalisasi oleh tim pengendali inflasi daerah dan melahirkan rekomendasi bagi para pelaku ekonomi baik toko maupun distributor dan para pedagang.
“Ini untuk menekan inflasi daerah Manokwari yang masih tinggi,” sebutnya.
Ia menjelaskan operasi pasar (sidak) untuk memastikan ketersediaan stok pangan dalam menghadapi hari raya Idul Fitri.
“Saya pastikan stok pangan kita masih aman dan saya minta jaga stabilitas harga,” jelasnya. (bw)















