MANOKWARI – Kedutaan Besar (Dubes) Norwegia untuk Indonesia mengunjungi Papua Barat untuk melihat potensi kopi dan coklat di Pegunungan Arfak dan Manokwari Selatan, Senin (20/2).
Kedatangan Dubes tersebut disambut langsung oleh Pj Sekda Papua Barat, Dance Sangkek beserta Forkopimda Papua Barat.
Dubes Norwegia, Rut Kruger Giverin mengatakan mengatakan potensi pertanian di Papua Barat terutama coklat dan kopi sangat penting untuk dikembangkan terutama bagi masyarakat.
“Kita punya beberapa proyek untuk pengembangan potensi pertanian sebab itu bisa berguna bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Norwegia, lanjut Giverin mendukung proyek strategis yakni pengembangan ekowisata dan kehutanan hingga kesehatan.
Selain itu juga, kedatangan di Papua Barat hendak menjumpai Pj Gubernur, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw M.Si untuk menanyakan langsung yang berkaitan dengan kondisi serta tantangan pembangunan lokal berkelanjutan.
“Selama dua hari di Papua Barat, kita akan bertemu dengan pak Gubernur menanyakan kondisi dan tantangan pengembangan masyarakat lokal,” bebernya.
Pengembangan pertanian coklat dan kopi di Papua Barat mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi.
Pelbagai upaya dilakukan agar kedua komoditi tersebut bisa berkembang guna kesejahteraan masyarakat.
Dubes Norwegia, Rut Kruger memberikan apresiasi kondisi hutan dan alam Papua Barat. Ia beranggapan sangat tepat dengan adanya investasi ekowisata di Papua Barat.
“Kondisi alam yang seperti ini, sangat tepat pemerintah Norwegia untuk berinvestasi dan terus bisa menjalin kerja sama,” pungkasnya. (bw)














