

SORONG-Ratusan personel gabungan TNI/Polri bersama instansi Pemerintah Kota Sorong melaksanakan apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan di Lapangan Apel Polresta Sorong Kota, guna mengantisipasi cuaca ekstrem di wilayah Kota Sorong, Kamis (15/2).
Apel gelar pasukan dipimpin Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto yang dihadiri Wali Kota Sorong, George Yarangga dan instansi terkait lainnya.
Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto menjelaskan apel gelar pasukan tersebuy melibatkan 200san personel gabungan, diantaranta 130 personel Polresta Sorong Kota dan 70an personel gabungan TNI dan instasi lainnya. Apel gelar pasukan ini, sambung Kapolresta Sorong Kota sebagai bentuk kesiapan personel dalam rangka mengantisipasi bencana.
“Ini sebagai bentuk kesiapan kita dalam menangani bencana alam. Ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kota Sorong untuk melayani masyarakat dalam situasi apapun,”jelas Kapolresta Sorong Kota.
Ditambahkan Kapolresta Sorong Kota bahwa saat ini cuaca di Kota Sorong tidak menentu, yakni hujan ekstrem, banjit bahkan gempa bumi. Oleh sebab itu, sambung Kapolresta Sorong Kota Polresta Sorong kota siap melayani masyarakat Kota Sorong.
“Kami mengimbau agar warga Kota Sorong tetap waspada dan tidak perlu khawatir, kami siap membantu jika terjadi emergency. Masyarakat juga bisa menghubungi call center 110 untuk melaporkan jika ada bencana,”terangnya.
Wali Kota Sorong, George Yarangga mengungkapkan Polresta Sorong Kota bersama Pemerintah daerah selalu bersinergi menangani tugas dan tanggung jawab dalam rangka penanganan bencana alam yang terjadi di Kota Sorong.
“Pemerintah kota melalui Dinas BPBD Kota Sorong terus melakukan berbagai upaya seperti bantuan bahan pokok kepada korban terdampak banjir, dan upaya pencegahan lainnya.
Kami juga memerintahkan Bina Marga untuk memperbaiki daerah yang rawab banjir. Jadi gelar apel pasukan ini, maka TNI/Polri bersama pemerintah selalu bersinergitas dalam menangani upaya di wilayah Kota Sorong.
Ia menghimbau agar masyarakat kebersihan di Kota Sorong dengan membuang sampah pada tempatnya sebagai wujud menjaga Kota Sorong.
Sementara itu, Forcaster BMKG Sorong, Ibnu Subrata Aji, S.Tr.Met menambahkan data curah hujan Kota Sorong lebih dari rata-rata klimatologisnya atau rata-rata 30 tahun. Dimana Bulan Februari 2023 ini curah hujan lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Februari pada tahun-tahun sebelumnya.
“Penyebabnya banyak, salah satunya gabungan dari lokal, ragional dan global. Untuk saat ini terjadi belokan udara, sehingga berpotensi terbentuknya awan konfektif atau awan sibi yang dapat menghasilkan angin puting beliung dan angin kencang dan hujan,”pungkasnya.(juh)















